Jurnal Hati

Senin, 15 April 2019

SPOTS untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Saya dan suami sedang merintis usaha penjualan emping. Ada dua varian rasa yang kami sediakan, yaitu emping manis dan manis pedas. Usaha yang dilakukan memang belum dilakoni sepenuh hati. Suami masih jadi pengabdi perbankan, sementara berdagang sepertinya bukan bakat saya. 

Selama ini penjualan masih stagnan. Ada beberapa pesanan dari reseller serta penjualan langsung dari teman-teman suami. Menjelang bulan Ramadhan dan Syawal, kami sudah harus bersiap untuk menyediakan stok dan beberapa camilan lain seperti peyek dan kacang telor. Biasanya mulai Ramadhan hari ke sepuluh penjualan camilan sudah mulai ramai.

Suami sebenarnya ingin membuat toko camilan di rumah. Meski rumah kami tak berada di pinggir jalan. Namun dengan teknologi informasi dan kehadiran GO-Jek di kota kecil kami sangat memungkinkan kami berjualan via online. Kami bisa promosi via media sosial, sementara jika ingin segera membeli camilan di tempat kami bisa memesan via Go-FOOD. Pengantaran jarak tertentu pun bisa kami kirim via go-send. Mudah bukan?


Untuk memudahkan transaksi, sekarang ini sudah ada aplikasi kasir yang bernama SPOTS. SPOTS ini merupakan perangkat multifungsi dari GOJEK untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (UMKM). Ini merupakan satu inovasi terbaru yang dibutuhkan wirausaha.


SPOTS adalah sistem Point Of Sale yang dilengkapi berbagai fitur. Hal ini tentunya sangat membantu operasional usaha untuk jenis apapun. Keterbatasan dalam mengelola pesanan online maupun offline, akses menerima pembayaran non tunai, hingga merekap transaksi akan teratasi dengan aplikasi kasir ini. Selama ini yang kita tahu mengenai mesin kasir berukuran besar. Dengan kemunculan piranti mesin kasir GOJEK ini akan menghapus persepsi dalam kepala kita.

Menggunakan SPOTS akan menghemat waktu dan beaya. Cukup dengan aktivasi Rp. 290.000,- siapapun bisa menjalankan usaha yang diinginkan. 

Ragam Fitur dalam satu mesin Kasir

Dengan Aplikasi POS yang ada dalam mesin ini, wirausaha UMKM maupun kuliner dapat melakukan pengelolaan pesanan dalam satu aplikasi kasir saja. 

1. Mengatur pesanan
Dengan aplikasi ini kita bisa mengisi secara manual atau tinggal impor dari GO-FOOD, mengatur jumlah, foto, harga sampai ke metode pembayaran, apakah via tunai, debit, atau metode pembayaran cashless lainnya.
2. Menerima pesanan GO-FOOD
Ini berlaku untuk partner GO-FOOD yang sudah terdaftar. Pelaku usaha akan mendapatkan notifikasi real time setiap kali mendapatkan pesanan.
3. Menerima pembayaran Go-Pay
Customer dapat membayar hanya dengan scan kode QR. Dana pun sudah langsung masuk ke akun Go-Pay. 
4. Mencatat berbagai tipe pembayaran
Pelaku usaha dapat mengetahui dan mencatat tipe pembayaran seperti apakah yang biasa dilakukan oleh customer. 
5. Mencetak resi secara instan
Mesin ini dilengkapi dengan printer sehingga tak memerlukan piranti tambahan untuk mencetak setiap transaksi yang masuk.
6. Mendapatkan laporan harian
Pelaku usaha bisa mengawasi perkembangan omzet melalui rekap total penjualan yang bisa dipantau melalui aplikasi ini atau email yang akan dikirimkan setiap hari.


Bagaimana sih caranya mendapatkan mesin kasir Gojek ini?

1. Pendaftaran
Proses pertama adalah dengan melakukan pendaftaran ke sales marketing resmi yang ada di kota anda. 
2. Proses Survei
Setelah pengajuan data online diterima, lokasi usaha akan disurvei sekaligus pengambilan dokumen pendukung yang dibutuhkan seperti foto pemilik usaha beserta foto E-KTP nya. 
3. Pembayaran
Setelah survei dan pengambilan dokumen pendukung selesai, tinggal melakukan pembayaran sejumlah Rp. 290.000,-. Mesin aplikasi kasir SPOTS pun bisa dibawa pulang. Karena semuanya sudah terintegrasi, tentunya pengguna aplikasi mesin ini tak perlu khawatir dengan cara penggunaannya. Latihan menggunakan mesin ini akan dipandu oleh marketing SPOTS sendiri. 

Saya sih tertarik banget menggunakan mesin aplikasi kasir ini ini jika toko camilan kami telah tersedia. Bagaimana dengan anda? Untuk lebih jelasnya silakan kunjungi www.spots.co.id ya?





Kamis, 28 Maret 2019

Powerbank HIPPO Outlander2 Compact Penuhi Daya Cadangan Smartphone Seharian

Berapa lama biasanya kamu beraktivitas menggunakan smartphone dalam satu hari? Di zaman sekarang, apalagi untuk yang punya mobilitas tinggi pastilah smartphone tak lepas dari genggaman. Untuk itu butuh powerbank yang bisa memenuhi daya cadangan baterai smartphone tanpa harus tergantung dengan sumber daya listrik. 

Demi memenuhi kebutuhan akan daya cadangan untuk baterai smartphone maka HIPPO Powerbank hadir dengan produk-produk powerbank berkualitas, salah satunya adalah HIPPO Outlander2 Compact.


​Powerbank HIPPO Outlander2 Compact Penuhi Daya Cadangan Smartphone Seharian

HIPPO Outlander2 Compact merupakan powerbank keluaran terbaru HIPPO powerbank yang memiliki ukuran 96 x 62 x 22.5mm dan berat hanya 191gram, namun memiliki kapasitas daya 10.000mAh yang mampu memenuhi cadangan daya baterai smartphone pengguna selama satu hari. 



Tampil dengan desain lebih elegan, yang dilengkapi lengkungan di sisinya membuat HIPPO Outlander2 Compact ini nyaman digenggam dan tidak mudah slip atau terlepas dari genggaman. Warna yang tersedia untuk powerbank ini adalah hitam, warna netral yang sanggup mencegah powerbank tak terlihat kotor mesti sering digunakan dan dibawa ke mana pun. 

Mengusung misi "Simplify People's Life," powerban HIPPO Outlander2 Compact selalu berusaha seluruh produk keluarannya aman dan nyaman saat digunakan siapa pun. Dengan cara ini, HIPPO Powerbank berharap ada lebih banyak orang dimudahkan hidupnya dan lebih memilih menggunakan powerbank HIPPO yang kualitasnya telah teruji.

Apakah Anda sering melakukan pengisian daya powerbank sesaat sebelum tidur dan baru mencabutnya dari kabel charging saat bangun tidur?

Kebanyakan powerbank jika diperlakukan dengan cara salah dalam proses pengisian daya maka keawetan powerbank tak bertahan lama. Berbeda dengan powerbank HIPPO Outlander2 Compact yang awet karena telah dilengkapi Overcharge Protection, Over Discharge Protection, Overheat Protection, Overcurrent Protection, Overpower Protection, Short Circuit Protection, dan perlindungan dari overvoltage. 

Sisa daya yang tersedia pada powerbank HIPPO Outlander2 Compact, selama masa penggunaan, bisa dilihat pada 4 titik LED indikator, yang akan berwarna biru selama proses pengisian daya. 

Untuk baterai, HIPPO Powerbank menyematkan baterai generasi ketiga, Compact Polymer. Jenis baterai Compact Polymer ini merupakan jenis baterai generasi ketiga. Berbeda dengan jenis baterai yang digunakan pada generasi pertama yang masih berjenis baterai Li-Ion dan jenis baterai Li-PO atau Li-Polymer pada generasi kedua. 

"Port USB yang disematkan pada HIPPO Outlander2 Compact dilengkapi 2 USB port output. Port pertama adalah USB Type-C yang berfungsi sebagai output dan input. Sedangkan Port kedua adalah USB Type-A. Dengan port USB Type-C yang memiliki dua fungsi tadi maka powerbank HIPPO Outlander2 Compact bisa digunakan untuk charging 2 smartphone secara bersamaan," kata Yosia Nitiatmadja, Marketing Communication Manager of HIPPO Group -

Perlu diketahui, input dan output jack power hanya menggunakan daya 5 volt dengan maksimal transfer 2.1 ampere. 

Powerbank HIPPO Outlander2 Compact juga telah dilengkapi dengan fitur Smart Detect Charging 4x Faster dan Flight Friendly. Smart Detect Charging 4x Faster memungkinkan HIPPO Outlander2 Compact keluaran HIPPO Powerbank melakukan charging atau pengisian daya 4 kali lebih cepat dari powerbank lain. Untuk fitur flight friendly berarti powerbank ini sangat aman untuk dibawa bepergian dengan pesawat terbang. 

Tertarik dengan HIPPO Outlander2 Compact? Sudah bisa didapatkan di toko-toko yang menjual aksesoris smartphone, juga di berbagai toko online mulai 28 Maret 2019.

Senin, 25 Maret 2019

Honor 8A untuk kamu yang suka musik


Assalamualaikum Temans,
Pernah ngerasa nyesel beli smartphone nggak? Kalau pernah berarti kita ‘tos’ deh. Waktu itu lagi pengen sok romantis, ngadoin suami smartphone baru. Spesifikasinya sih kayaknya oke. Harga ya terjangkaulah buat kantong. Nggak tahunya smartphone yang ternyata nggak terlalu smart itu cuma bertahan setahun doang lantas mati total. Kesel kan ya? Ngerasa zonk nggak sih? 

Mau dibenerin juga males. Biaya ngebenerinnya tambahin dikit udah jadi smartphone baru meskipun low end. Ya mendingkan beli ponsel second aja dulu, yang penting bisa untuk komunikasi. Nabung dulu kali ya, biar bisa beli ponsel yang dipinginin suami. Lagian kalau buat suami fungsi paling pentingnya adalah komunikasi dan hiburan. Jadi nggak butuh macem-macem juga spec nya.

Pas pengen nyari info tentang smartphone yang sesuai sama kebutuhan, ternyata ada info menarik yang dibagi sama temen. Tanggal 26-28 Maret 2019 Honor memberikan kejutan untuk para konsumen dengan penawaran diskon besar-besaran. Program ini bertajuk Super Brand Day in Shopee. Promo yang akan digelar tiga hari berturut-turut ini berlaku untuk seluruh smartphone dan asesoris seperti smartwatch dan headset HONOR.



Nanti di puncak acara di tanggal 28 Maret 2019 Honor akan obral diskon sampai 60%. Selain itu Honor juga menawarkan voucher belanja dan program cashback untuk pembeli. Untuk konsumen dengan jumlah pembelian paling banyak akan mendapatkan hadiah menarik di akhr program. Wah ... seru ya?

Promo ini juga berlaku loh buat dua produk Honor yang diluncurkan akhir Februari lalu. Selain Honor 10 Lite yang mumpuni dan layak banget digunakan oleh influencer atau vlogger yang sangat tergantung pada kinerja smartphone, mereka juga mengeluarkan Honor 8A yang memiliki suara keren. Dengan struktur dual suspensi yang berpadu dengan speaker SmartPA berdaya tinggi dan rongga suara yang besar menghasilkan peningkatan suara sampai 30% dibandingkan dengan speaker generasi sebelumnya. Wah ... bisa puas banget nih kalau dengerin musik atau nonton film sambil leyeh-leyeh. Didukung kinerja batere hingga 3020 mAH, bisalah kita dengerin musik sepanjang hari kalau batere awet begini. 

Untuk urusan desain, smartphone ini memiliki desain water drop di layarnya. Honor 8A mengadopsi layar dew drop 6,0 inch. Meski layar cukup besar namun Honor 8A sudah dilengkapi dengan uji sertifikasi kenyamanan mata dari TUV Rheinland untuk menghindarkan mata dari paparan cahaya jangka panjang. Berarti nyaman untuk dipakai dalam waktu yang cukup lama bukan? Ada dua pilihan warna yang bisa dipilih yaitu midnight black dan sapphire blue. 

Dengan harga 1.899.000 kita bisa bawa pulang Honor 8A. Cukup terjangkau bukan? Mau orang dewasa maupun remaja, sepertinya pas deh dengan smartphone yang satu ini. Honor 8A menggunakan EMUI 9.0 berbasis android 9.0 Pie yang meningkatkan algoritma manajemen aplikasi latar belakang oleh AI untuk menjamin operasi yang lancar bahkan setelah periode penggunaan yang lama. Dibekali RAM 3GB dan penyimpanan internal 32GB dan 64GB smartphone keren ini mempunyai slot SIM ganda dan slot Micro SD yang bisa mengekspansi penyimpanan sampai 512 GB. Bisa menyimpan berapa lagu, MV atau film itu? 

Meski Honor 8A ini memanjakan telinga penggunanya, tetap saja membekali kamera yang cukup baik untuk mengabadikan momen. Dengan kamera depan 8 MP dan satu kamera belakang 13 MP dengan LED flash dan auto fokus ternyata mampu menghasilkan efek bokeh (background blur). Menarik bukan? 

Smartphone ini layak dimiliki oleh kaum milenial maupun generasi sebelumnya. Bagi remaja seperti Kakak akan lebih seru ketika hangout bareng temen diiringi dengan musik favorit dari Honor 8A. Sementara bagi suami yang merupakan bagian dari generasi baby boomers pun tetap elegan mengantongi smartphone ini. komunikasi jalan, mendokumentasikan sesuatu pun oke. Untuk hiburan di kala suntuk karena jauh dari keluarga pun siap. Bisa juga untuk menemani saat lembur kantor di akhir bulan. 

Well, tunggu apa lagi? Jangan sampai ketinggalan informasi di Honor Super Brand Day tiga hari ke depan ya? 

Selasa, 05 Maret 2019

Empat Tahun Komunitas Gandjel Rel : Bekerjasama dengan hati


Assalamualaikum temans, 

Komunitas Gandjel Rel sudah berusia empat tahun. Memang, kalau diukur dari perkembangan usia anak, komunitas ini masih balita. Namun untuk ukuran sebuah komunitas dan sampai sekarang masih eksis, perlulah diacungi empat jempol. Apalagi anggota aktif pun semakin banyak. 

Komunitas blogger yang beranggotakan para ibu dan calon ibu ini awal mulanya didirikan oleh beberapa blogger yang tinggal di Semarang, Uniek Kaswarganti, Dewi Rieka, Rahmi Aziza, Wuri Nugraeni, dan si embak kantoran Lestarie pada 22 Februari 2015 ini anggotanya tak hanya mereka yang tinggal di kota Semarang. Namun beberapa anggota tinggal di luar Semarang seperti Pekalongan, Demak, Kudus, dan juga Temanggung. Eh... Magelang juga ada hehehe... 

Nah, 23 Februari 2019, Komunitas Gandjel Rel merayakan selebrasi usia empat tahunnya. Waktu diinfoin tentang acara ini dalam hati saya sudah niat banget mau ikutan. Tiga kali acara perayaan ultah Gandjel Rel saya nggak bisa ikut. Kebetulan pas ada kepentingan juga ketemu sama bumer. Jadilah saya berangkat dari Muntilan selesai shalat Subuh. Supaya bisa ngejar waktu, si Kakak pun saya minta anter ke Magelang. dari terminal Magelang saya naik bis trayek Purwokerto – Semarang. Turunnya di pintu tol Gayam. Suami sudah stand by di sana. 

Rencana sih mau berangkat gasik biar bisa ngobrol lamaan. Qodarullah bumer lagi butuh banyak waktu sama menantunya. Ya wis, dari rumah mertua pun saya berangkat diantar suami di RM Pringsewu yang berada di kawasan Kota Lama. Sudah banyak banget anggota Gandjel Rel yang datang. Rencana buat foto-foto pun buyar sudah. Malah kelupaan, keasyikan mengikuti acara yang penuh hadiah dan buah tangan. 

Acara dibuka oleh si MC yang humoris, Mbak Hartari. Mbak Hartari ini casingnya serius. Nggak tahunya kalau ngebawain acara bikin suasana jadi cair, seru dan penuh tawa. Acara semakin seru saat Agus Mulyadi, pimpinan redaksi Mojok.co ini sharing mengenai tips menulis “Menulis Sekitarmu Sebisamu.” 

Untuk membuat sebuah tulisan yang menarik, ide tulisan itu bisa berasal dari mana saja. Berada di jalan, membaca tulisan orang lain, serta kegelisahan dari diri pribadi pun bisa menjadi ide menarik yang mungkin tak terpikirkan oleh orang lain. 

Salah satu alasan seseorang membaca tulisan seorang penulis adalah karena kepiawaian memilih diksi. Setiap penulis mempunyai kemampuan memilih diksi sesuai dengan karakternya. Untuk memperbanyak diksi seorang penulis harus banyak membaca. 

Setiap penulis selalu memiliki ciri khas. Begitu juga dengan Agus Mulyadi yang akrab dipanggil Gus Mul. Ia selalu menyelipkan idiom dan kalimat berbahasa jawa dalam setiap tulisannya. Ciri khas seorang penulis lah yang menjadi pembeda tulisannya. Dari ciri khas inilah biasanya pembaca menunggu karya si penulis. 

Cara pandang juga menentukan menarik tidaknya sebuah tulisan. Sudut pandang yang sudah jamak dipakai orang akan kurang menarik perhatian pembaca. Cobalah saat menulis membuat sudut pandang yang berbeda. Sebuah cara pandang yang antimainstream namun bisa diterima oleh pembaca tentunya akan mendapatkan perhatian. 

Quote atau kutipan menjadi salah satu kunci untuk menarik perhatian pembaca. Pembaca cenderung mengingat kutipan dibanding konten tulisan itu sendiri. Jadi jika ingin menulis awali atau akhiri konten kita dengan sebuah kutipan. 



Restoran Pringsewu 


Acara Komunitas Gandjel Rel ini semakin wow karena dukungan dari Restoran Pringsewu. Jujur aja, saya baru pertama kali menikmati suasana Restoran Pringsewu yang bernuansa vintage ini. Sayang sekali saya tak bisa berlama-lama karena harus segera pulang ke Muntilan. Kayaknya wajib diulang nih. Next bolehlah ke Pringsewu lagi ngajak suamik. 

Restoran ini dulunya adalah sebuah kantor pusat milik NV Kian Gwan, milik raja gula terkaya Indonesia saat itu Oei Tiong Ham. Sebuah bangunan peninggalan sejarah ini meski digunakan untuk tempat kuliner tak lantas banyak berubah interior dan fasadnya. Hanya terlihat penambahan hiasan dan pembaharuan cat saja. 

Bangunan ini terdapat dua lantai. Menariknya di lantai atas ada balkon dimana pengunjung bisa menikmati suasana luar restoran. Mungkin kalau berkunjung di malam hari temaram lampu bisa menambah suasana romantis ya? 


Ada program baru yang diluncurkan oleh Restoran Pringsewu yaitu Teraz Oie Tiong Ham. Pengunjung bisa hang out di tempat ini mulai jam 15.00.

Cr : Tanti Mechta

Tempatnya terletak di bagian luar samping kanan pintu masuk. Ada hiasan pot dan lampu gantung di sana. Nah ... kan, jadi mupeng menikmati malam hari di kota lama? 

Ada pepatah yang mengatakan jika kamu berkumpul dengan penjual minyak wangi, maka kamu akan kecipratan wanginya. So, bersama komunitas Gandjel Rel kita berkarya bersama, bekerjasama dengan hati, dan berkumpul untuk bermanfaat bagi orang lain. 


Keep Spirit to write, Keep on pray. 








Jumat, 01 Maret 2019

Honor 10 Lite, Alternatif Gadget Untuk Remaja


Assalamualaikum temans, 

Sebagai orang tua terkadang kita bingung saat memberikan gadget untuk anak yang sudah mulai remaja. Kalau kita sih pengennya ya gadget standar yang penting bisa untuk komunikasi, foto dan sedikit hiburan. Namun remaja kita ini sudah mempunyai standar pilihan saat menginginkan sebuah gadget. Dan sering kali kita pening saat mendengar harga gadget dengan permintaan spesifikasi tertentu. Mereka mempunyai merk favorit, yang biasanya dimiliki oleh sebagian teman mereka meski terkadang over price dengan spesifikasi yang dimiliki standar sekali. 

Sebenarnya mudah bagi kita untuk menentukan pilihan gadget bagi remaja. Fungsi gadget tak hanya sekadar untuk komunikasi dan swa foto. Fungsi hiburan lebih dominan karena kotak ajaib dalam rumah sudah mulai ditinggalkan oleh remaja. Bagi remaja laki-laki game online menjadi pilihan wajib hiburan bagi mereka setelah seharian penat berkutat dengan buku dan pelajaran. Sementara bagi remaja perempuan film, music video, dan social media menjadi bagian penting dari keseharian mereka. 

Apa sih yang biasanya diminati oleh remaja kita saat menginginkan gadget? 

Kecepatan 
Kecepatan menjadi hal yang tak bisa ditawar. Remaja yang aktif ditambah mereka yang mempunyai semangat tinggi dalam melakukan apapun membuat mereka sebal jika mempunyai gadget dengan pacuan standar. Browsing, streaming, upload dan download menjadi kegiatan keseharian mereka. Saat ini banyak guru yang mempergunakan media internet sebagai pembelajaran bagi remaja. Hal ini membuat remaja membutuhkan gadget dengan penggunaan maksimal. 

Penyimpanan yang besar. 
Bagi remaja laki-laki memori yang besar mewakili dari keinginan bermain berbagai game online. Beberapa game online membutuhkan kapasitas besar penyimpanannya. Sementara untuk remaja putri daripada nonton di youtube menghabiskan banyak kuota maka satu-satunya pilihan ya mengunduh file film atau MV yang cukup besar. Selain itu banyak pula dari remaja putri yang menyukai nge-vlog kemudian diunggah di channel youtube. Tentu saja untuk rendering file juga membutuhkan kapasitas yang besar dalam gadget yang dimiliki. 

Kamera dengan resolusi yang cukup bagus. 
Jika remaja putra kurang menyukai selfie, maka sebagian besar remaja putri selfie merupakan kebutuhan wajib. Selain itu kebutuhan kamera untuk merekam kegiatan atau membuat video tugas-tugas sekolah pun cukup besar. Kamera yang menghasilkan gambar yang tajam dan bisa digunakan di segala situasi pun menjadi kebutuhan bagi remaja. 

Suara yang mantap 
Telinga pun butuh dimanjakan. Entah untuk menambah keseruan bermain game online, nonton film atau MV, serta kebutuhan dalam membuat tugas menjadikan suara yang mantap merupakan pilihan penting bagi remaja saat menggunakan gadget. 

Desain yang keren. 
Siapa yang nggak suka desain gadget yang keren dan elegan? Jangankan remaja, orang dewasa pun takkan menolak memiliki gadget yang desainnya apik. Desain keren dan ergonomis pun termasuk menjadi pertimbangan bagi remaja saat menentukan gadget. 


Bagi remaja, gadget menginterpretasikan kepercayaan diri mereka. semakin tinggi spesifikasinya maka kepercayaan diri menggunakan gadget di depan teman-temannya semakin bertambah. Kekaguman dari teman pun sering kali menjadi hal penting bagi remaja karena merasa dihargai. Sementara bagi orang tua terkadang merasa berat untuk memberikan gadget dengan spesifikasi yang diminati tersebut. Ya gimana, biasanya spesifikasi yang diminta termasuk dalam kategori gadget high end sih. 

Akan terapi tak usah khawatir. Ada produk baru yang memiliki spesifikasi keren dengan harga yang terjangkau baru saja diluncurkan. Produk tersebut bernama Honor 10 Lite. 


Honor 10 Lite 



Dilengkapi dengan Kirin 710, RAM 4GB dan ROM 64GB Honor 10 Lite menjanjikan kecepatan yang diinginkan oleh pengguna. Untuk mengunggah maupun mengunduh file tentunya bisa lebih cepat. Apalagi untuk gaming. Honor 10 Lite sudah didukung oleh GPU turbo dan baterai 3400 mAH. Berapa lama coba pengguna bisa gaming dalam satu hari? 

Sementara itu Honor 10 Lite dibekali dengan kamera 13 MP dan kamera depan 24 MP. Remaja yang membutuhkan gadget untuk membuat konten ataupun sekedar selfie pun terakomodir dengan sangat baik. Gadget ini didukung oleh pengenalan AI 8 skenario dengan beberapa opsi pencahayaan. Selain itu kamera depan memiliki kompensasi teknologi fusi cahaya 4-in-1. Kecanggihan kamera ini pun menghasilkan gambar yang lebih jelas, detil dan indah saat pengambilan siang hari maupun malam hari. bahkan saat minim cahaya sekalipun. 

Honor 10 Lite memiliki desain dan warna yang unik. Di lihat dari cover belakangnya yang menghasilkan efek visual yang keren, ternyata dibuat dari delapan lapisan bahan yang berkilauan. Ada dua pilihan warna unik, yaitu sky blue dan midnight black classic. Tak ketinggalan Honor 10 Lite dibekali beberapa sensor. Finger sensor, proximity sensor, ambient light sensor, digital compas dan gravity sensor membuat gadget ini makin mudah digunakan.


Dengan Rp. 3.299.000, Honor 10 Lite bisa dibawa pulang dan akan segera dijual melalui toko online maupun offline. Dengan spesifikasi yang sudah disebutkan di atas, worthed banget kan jika kamera ini dihadiahkan untuk remaja yang aktif dan dinamis?  

Namun jangan lupa, tetap kontrol penggunaan gadget bagi remaja ya?



Rabu, 26 Desember 2018

Workshop Content Creator Sahabat Keluarga: Menyerap ilmu dari pakarnya

Assalamualaikum temans, 

Ketika tawaran mengikuti kegiatan Sahabat Keluarga di sebuah grup FB, sebenarnya saya tertarik untuk mendaftar. Hanya saja ketika salah satu syarat adalah bersama anak usia dibawah 12 tahun saya pun mundur teratur. Ya kan anak ragil saya usia sudah menjelang 13 tahun, sudah ABG, laki-laki pula. Mana mau dia diminta duduk manis mendengarkan dongeng bercampur dengan bocah-bocah usia tujuh tahunan. 

Namun yang namanya rejeki itu selalu ada jalan untuk menyambangi. Mak Injul salah satu founder Kumpulan Emak Blogger nyolek saya, nawarin ikut kegiatan ini. Dalam hati saya kegirangan. Saya pernah mengikuti acara yang diadakan oleh Sahabat Keluarga dari Kemendikbud di Jakarta Oktober lalu. Materi keren begitu juga dengan narasumbernya saat itu membuat saya ingin terlibat di setiap acara yang diadakan oleh Sahabat Keluarga. Ngobrol dengan anak-anak dan melakukan bargaining position, akhirnya exit permit saya pun turun dari anak-anak dan suami. Beres. 

Semakin excited deh saya membaca undangan yang terkirim beberapa hari sebelum acara. Narasumbernya ada Gola Gong cuy. Siapa sih di zaman saya remaja tak mengenal cerpen-cerpennya yang selalu muncul di majalah Hai, Aneka Yess, Anita Cemerlang, maupun Mode. Yakin 1000% kalau saya rugi sampai melewatkan acara ini. 

Pelajaran ringan namun berharga 



Hari pertama adalah pembukaan program workshop untuk blogger dan pegiat pendidikan. Semestinya acara dibuka jam 20.00. Namun Dr. Soekirman, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tertunda lebih dari satu jam kedatangannya karena pesawat yang mengalami penundaan penerbangan. Namun waktu kami tak terbuang percuma. Sambung rasa yang dimajukan itu ternyata memberikan saya banyak informasi. 

Di berbagai daerah telah diupayakan pelibatan keluarga dalam menjalankan sebuah pendidikan. Namun ini bukan hal yang mudah karena tak semua orang tua memahami bahwa pendidikan tak hanya menjadi tanggung jawab satuan pendidikan dan dinas terkait. Tak kurang-kurangnya praktik baik dalam dunia pendidikan ini disosialisasikan oleh pemerintah bekerjasama dengan stake holder kepada masyarakat. Contohnya saja di Sleman. Penerapan jam belajar masyarakat dari pukul 19.00-21.00 sudah ditetapkan dalam peraturan gubernur. Karena sudah disahkan oleh gubernur maka pengaturan jam belajar wajib dilaksanakan. Penerapan jam belajar tersebut mampu mengurangi tindak kriminal remaja, atau setidaknya mengendalikan anak-anak di hari-hari mereka bersekolah. 

Tindakan keren lain seperti pemerintah Kulonprogo mengenai pelarangan iklan rokok secara terbuka patut diapresiasi. Semua pemangku kebijakan akan saling terkait dalam menjauhkan anak dari tembakau. Dari sisi agama, terutama agama Islam lewat MUI telah mengeluarkan fatwa haram tentang rokok, BNN sudah memberikan peringatan bahwa rokok adalah pintu gerbang bagi anak untuk mengenal narkoba. 

Untuk itulah blogger dilibatkan dalam kegiatan workshop pendidikan keluarga ini. Blogger begitu dekat dengan dunia remaja yang digital minded. Untuk itu blogger pun diajak untuk menjadi content creator, memberikan edukasi bagi orang tua maupun anak muda yang kemungkinan sulit dijangkau oleh pemerintah. 

Bermain peran 

Cr : Fuji Rahman Nugroho

Memulai workshop di hari kedua dalam rangkaian kegiatan ini memberikan keyakinan bahwa saya akan menikmati kegiatan ini tanpa kantuk. Tokoh literasi yang satu ini pasti memberikan keseruan dalam memberikan materi. Layaknya saya membaca Balada si Roy yang membuat adrenalin saya terpacu. 

Gola Gong dan Balada Si Roy tak bisa dipisahkan. Saat saya membaca Balada si Roy, bayangan saya tentang Gola Gong saat itu adalah laki-laki gahar semacho si Roy. Namun yang saya temui jauh dari bayangan saya. akan tetapi semua kisah yang ia ceritakan mengharubiru perasaan. Membuat saya merasa malu karena kesempurnaan fisik yang saya miliki tak sekuku hitamnya apa yang telah Kang Heri Hendrayana Harris lakukan terkait dengan gerakan literasi. 

Benar-benar menyenangkan. Kami peserta workshop content creator diminta untuk berkelompok dan membuat simulasi keluarga. Ada ayah, ibu, anak, pembantu dan sopir. Dalam simulasi itu juga diminta untuk setiap keluarga memiliki masalah yang harus dipecahkan. 

Saya pun menjadi bagian dari keluarga Bambang. Kami memiliki satu anak yang kami manjakan dengan berbagai fasilitas dan materi. Tentu saja hal ini menjadi kendala bagi keluarga untuk menjadikan anak kami mempunyai karakter yang baik. Benar saja, saat permainan komunikasi menyampaikan pesan, terjadi distraksi di keluarga kami sehingga pesan yang sampai tak sesuai dengan pesan awal. 

Kemudian setiap keluarga diminta untuk simulasi jalan bareng ke Transmart yang berada di depan hotel. Mencoba mengasah kepekaan setiap anggota keluarga pada apa yang dilihat di sana. Sayangnya keluarga Bambang pulangnya pun jalan sendiri-sendiri. Saya salut dengan keluarga Pak Joy yang kompak jalan bareng sampai pulang ke hotel. 

Menulis Esai 



Menurut Gola Gong, untuk memahami apa itu esai bukan berarti dengan menghafalkan definisinya. Esai merupakan pendapat pribadi, tentu saja terkait dengan subjektivitas penulis itu sendiri. Esai merupakan sebuah gagasan baru. Ibaratnya sebuah jendela, penulislah yang membuka sehingga memberikan pemahaman baru bagi pembaca. 

Esai berasal dari keberagaman ide. Ibarat kata esai adalah kuliner, maka tergantung selera lidah masing-masing. Begitu juga dengan esai. Setiap penulis bebas memilih topik dan mengeluarkan pendapatnya. Meski begitu dalam tulisan sebuah esai tak hanya mengeluarkan pendapat saja. Namun esai juga memberikan solusi tanpa harus menyakiti pihak lain. 

Apa bedanya dengan feature? 

Esai memberikan rasa dan emosi dalam setiap tulisannya. Sementara feature memberikan pemaparan sebuah gagasan namun tak boleh melibatkan emosi di dalamnya. 

Bagaimana kita menggali ide untuk membuat sebuah esai? 

Ide ada dimana saja. Bahkan ide sering kali berada di depan mata kita. Dalam rumah kita sendiri. Misalnya kegelisahan kita terhadap anak-anak yang mendapatkan media exposure sedemikian kuatnya. Bagaimana anak-anak kita tetap happy dengan berbagai macam tayangan yang ada di semua media baik media massa ataupun media digital. Namun sebagai orang tua kita juga merasa aman mereka takkan terpapar tayangan sampah. 

Jangan lupa dengan 5 W + 1 H untuk menggali ide. Fakta dan data pasti diperlukan untuk menggali ide lantas menuliskannya. Tentu saja ide itu bisa dibuktikan sehingga kevalidannya dalam tingkatan shahih. 

Tingkatkan kepekaan mata kita. Mata adalah kamera. Arahkan kamera kita pada obyek yang kita sukai. Pilih angle terbagus menurut kita. karena sejatinya kita tak bisa memotret semua yang ada di depan kita. 

Proses menulis Esai 

1. Persiapan menulis. 

Untuk mempersiapkan data kita perlu untuk riset lapangan dan pustaka. Riset lapangan untuk melakukan survey dan observasi. Kita juga bisa melakukan wawancara di lokasi tempat kita melakukan survey untuk mendapatkan data. Jangan lupakan riset pustaka. Berbagai fasilitas pustaka mudah kita dapatkan. Kita bisa mengakses internet ataupun media massa dan buku. Hal ini berfungsi untuk mencari rujukan dan menguatkan tulisan. 

2. Menulis 

Setelah semua bahan terkumpul kita bisa membuat outline. Berdasarkan tema dan topik yang kita tentukan, data yang didapatkan, kita bisa memulai memilah dan memilih apa saja yang harus kita tuliskan. Outline berfungsi untuk membatasi tulisan kita. Maksud membatasi adalah supaya tulisan tak melebar dan keluar dari ide asal. Outline akan membantu kita menulis dengan rapi dan sistematis. 

3. Revisi 

Setiap tulisan perlu kita endapkan. Setelah kita berperan sebagai penulis, maka ini saatnya kita berperan sebagai pembaca. Tak ada karya bagus yang tak melewati revisi. Semua karya yang baik pasti melalui sebuah penyuntingan. 



How to make a movie 

Cr: Fuji Rahman Nugroho


Setelah bersama Kang Gola Gong, kami pun diajak ke Tebing Breksi. Bukan hanya untuk berwisata, namun di tempat ini pun kami mendapatkan materi. Kali ini kami diajak untuk membuat film pendek dengan narasumber Mas Iqbal dari film maker muslim. 
Cr : Fuji Rahman Nugroho

Sebelumnya saya pernah menonton karya dari film maker muslim yang bertitel Cinta Subuh. Sudah beberapa tahun lalu sih. Anak-anak saya yang sudah mulai beranjak remaja pun pernah menonton film pendek ini. Nggak nyangka aja, ternyata film itu berbudget Rp. 200,000,- doang. 

Di Tebing Breksi kami dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok diwajibkan membuat sebuah video satu menit dengan tema kebebasan. Saya satu kelompok dengan Mak Lusi, Mak Ety dan Mak Dian. 

Ketika kelompok lain sudah menentukan kerangka cerita, kelompok kami masih saja kebingungan meski sudah brainstorming dengan Mas Iqbal. Dengan modal 20 menit kami harus sudah selesai mengambil gambar. Kami berempat berjalan menuju Tebing Breksi pun masih belum mempunyai ide cerita. 

Obrolan ringan antar emak ini ternyata mencetuskan ide bagaimana membuat sesuatu yang kontras dengan Tebing Breksi yang terlihat gahar. Saya pun dipilih teman-teman untuk menjadi talent. Kalau menurut Mak Lusi sih karena warna feminin melekat di saya yang waktu itu memakai jilbab dan rok berwarna pink. Iya lho, kayaknya saya paling meriah deh dibanding teman-teman yang lain. Di luar warna pink yang saya pakai, ada manset warna kuning, tas warna merah, tak ketinggalan sepatu kets warna biru toska. Ajib ya ootd saya? ^_^ 



Dan soooooo hepi bekerja sama dengan emak-emak keren ini. Mak Ety yang gigih mengambil gambar, ngikutin saya yang kegirangan naik turun bebatuan dan tebing. Beliau juga yang melakukan editing video. Mak Lusi yang bikin narasi kece dan editing video jugak. Tak lupa Mak Dian yang mengisi voice over. Suaranya adem benerrr ... kayak ubin masjid. 

Membuat karya film itu nggak sesimpel yang dibayangkan orang. Kita harus tahu siapa segmen yang dituju. Dari segmen yang dituju itu kita pun harus memilih pesan apa yang ingin disampaikan. Dan seperti umumnya sebuah film, pesan yang disampaikan harus terasa ringan, netral, dan tidak menggurui. 

Cr: Fuji Rahman Nugroho

Tiga hari dua malam begitu sarat dengan ilmu. Sebagai blogger saya harus mulai belajar membuat konten dalam bentuk video. Ada sebagian orang yang tak menyukai membaca. Mereka lebih menyukai gerak gambar visual sebagai sumber literasinya. Itu tidak salah. Mungkin karena pembiasaan saja. Dan ini adalah kesempatan bagi saya dan blogger lainnya untuk menebar manfaat lewat konten yang kita buat. 

Pengen deh bisa bikin channel video blog tentang parenting remaja. Ide saya sih memindahkan obrolan ringan saya dengan anak-anak yang biasanya di meja makan dan tempat tidur ke sebuah konten. Sayangnya anak-anak masih belum mau diajak bekerja sama. Dikiranya simboknya merasa kurang eksis sehingga pengen ikutan ngevlog. Ealah .... 

Semoga bermanfaat ya sharing saya kali ini. Keep spirit to write ya temans