Jurnal Hati Irfa Hudaya

Senin, 22 November 2021

Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Prestasi Anak


Saat SMP, si Kakak termasuk anak underachiever. Prestasi belajarnya sering kali berada di level tiga terbawah. Saya geregetan banget menghadapi Kakak saat itu. Memberikan motivasi belajar nggak ada kurangnya. Memberikan fasilitas untuk les di luar sekolah pun saya berikan. Namun tetap saja saat lulus SMP nilai Ujian Nasionalnya berada di urutan 20 terbawah paralel.

Akhirnya, si Kakak tidak bisa bersekolah di tempat yang diinginkan karena saat itu nilai UN masih menjadi acuan. Ia bersekolah di tempat yang jauh dari rumah dengan prestasi sekolah yang biasa-biasa saja. Saat kelas 10 nggak kurang-kurangnya saya memberikan motivasi supaya kejadian di masa SMP tak terulang lagi.

Sampai satu kejadian besar terjadi dan melibatkan Kakak. Saya pun dipanggil oleh pihak sekolah untuk menyelesaikan masalah dan mencari solusi. Awalnya saya denial dengan keadaan ini. merasa diri saya adalah ibu yang gagal, nggak bisa mendidik anak dengan baik.

Saya pun mencari solusi. Salah satunya saya menemui psikolog. Ternyata bukan hanya Kakak yang harus diperbaiki kondisinya. Ternyata saya juga. Semua hal yang terjadi bersumber pada hambatan emosi yang terjadi di antara saya dan Kakak. Dan itu tidak saya sadari. Saya merasa komunikasi saya dengan Kakak berjalan baik. Saya mengira Kakak terbuka dengan saya. Ternyata hubungan saya dan Kakak tak semulus yang saya kira.

Banyak rahasia yang tersimpan dalam diri Kakak yang saya tak tahu. Banyak sikap dan perilaku saya yang menyakiti hati Kakak tanpa saya sadari. Apalagi lisan saya yang terkadang kurang terkontrol. Pelan-pelan saya dan Kakak pun sama-sama memperbaiki diri.

Sejak kejadian itu hubungan saya dan Kakak jauh lebih baik. Kakak menjadi lebih terbuka meski saya harus banyak berusaha. Sebagai orang tua saya juga harus lebih pintar mengerem mulut supaya tak terlontar kata-kata yang membuat Kakak menjauh dari saya. Berusaha untuk menjaga kondisi. Hingga pelan-pelan Kakak mulai berprestasi.

Nilai akademiknya melesat jauh. Selama enam semester berada di SMA ia tak lepas dari peringkat 10 besar. Ia pun memiliki prestasi non akademik yang membuat sekolahnya memenangkan kejuaraan di tingkat kabupaten. Tak berhenti di situ saja. Ia pun berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Tak hanya nilai akademiknya yang berkembang. Ia menjadi pribadi yang dewasa. Jauh melebihi ekspektasi saya. Buat saya itu sebuah anugerah yang tak terkira.

Ternyata mendorong anak untuk berprestasi tak hanya melalui fasilitas yang disediakan ataupun sekadar memotivasi. Ada hal-hal lain di luar itu yang bisa mendorong anak untuk berprestasi. Salah satunya komunikasi yang efektif.

Selain komunikasi yang positif orang tua juga perlu memastikan bahwa anak tercukupi nutrisinya dengan baik sehingga badan anak pun sehat dan terjaga staminanya. Begitu juga dengan imun tubuhnya yang harus terjaga apalagi dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Mendampingi anak belajar pun menjadi faktor bagi orang tua dalam mendorong anak-anak berprestasi. Saat anak-anak merasa kesulitan ia tahu bahwa orang tuanya bisa diandalkan. Jikalau tak menemukan jawaban yang benar, setidaknya ada diskusi antara anak dan orang tua sehingga anak tidak merasa diabaikan.

Saya tak ingin kecolongan yang kedua kali. Terhadap Adek saya lebih bisa mengontrol sikap. Apalagi Adek laki-laki. Mau tak mau saya harus lebih banyak belajar lagi supaya anak-anak nyaman dan merasa aman dekat orang tuanya.

Dalam pembelajaran di masa pandemi ini mau tak mau segala fasilitas pembelajaran harus disiapkan. Mulai dari telepon seluler maupun laptop harus tersedia. Meski tak harus mahal, namun dua peralatan itu memang sangat dibutuhkan saat ini. Dan saya pun bersiap hunting pembelajaran online untuk Adek karena ia merasa belum cukup mendapatkan pembelajaran dari sekolah yang terbatas.




Pembelajaran Online

Saat ini pembelajaran online begitu banyak pilihan. Satu sama lain memiliki kelebihan dan kekurangan. Saya yakin semua yang ditawarkan bagus. Tinggal preferensi anak yang menentukan bimbingan belajar online yang mana yang nyaman menurutnya.

Beberapa waktu lalu saya membuka website salah satu bimbingan belajar online. Namanya Kelas Pintar. Kelas Pintar menggunakan pendekatan personal melalui metode penyampaian materi yang disesuaikan dengan karakter anak. Anak yang memiliki pola pembelajaran visual, audio maupun kinestetik terakomodasi semuanya.

Yang jarang ditemukan di pembelajaran online lain Kelas Pintar ini mengintegrasikan murid, guru dan orang tua. Bimbingan belajar online ini berfokus untuk menguatkan dan mensinergikan peran guru, sekolah dan orang tua dalam proses pembelajaran siswa dalam sebuah platform.

Platform ini merekam proses belajar siswa untuk digunakan sebagai bahan analisa bagi guru, orang tua dan sekolah dalam memahami karakter, potensi, dan kesulitan siswa dalam belajar.

Ada berbagai solusi yang ditawarkan bagi anak. Ia bisa masuk kelas reguler. Ia pun bisa bertanya pada guru di Kelas Pintar. Dengan mudahnya ia bisa mengakses ribuan soal untuk pembelajaran. Ia pun bisa belajar menggunakan android TV jika sudah berlangganan paket soal.

Untuk guru pun ada solusi untuk kemudahan belajar mengajar. Ada paket untuk penjelasan materi menyeluruh dalam bentuk audio visual, video animasi dan e-book. Ini akan memudahkan guru dalam mencari bahan ajar untuk murid-muridnya di masa pandemi.

Semoga kita dimudahkan dalam mendampingi anak-anak supaya bisa lebih berprestasi ya?

Minggu, 07 November 2021

Mempersiapkan Anak Memasuki Dunia Kerja
aplikasi siap kerja



Setiap anak pasti akan tumbuh dan dewasa. Tak selamanya akan selalu berada di sisi orang tuanya. Dan tugas orang tua mempersiapkan anak untuk memiliki karakter tangguh sehingga saat dewasanya nanti ia akan menjadi anak yang mandiri dan tangguh. Mandiri secara finansial dan kuat secara mental. Ia juga harus memiliki kemampuan bertahan dan daya saing yang akan menjadi bekal hidupnya kelak.

Apa saja sih yang harus dipersiapkan oleh orang tua untuk melatih anaknya mempersiapkan masa depannya?

1. Pantang menyerah
Seringkali orang tua memiliki pendapat bahwa si anak harus memiliki kehidupan yang bahagia dengan fasilitas yang serba ada. Orang tua tak ingin si anak mengalami susahnya orang tua di masa lalu saat ingin memiliki sesuatu begitu sulit. Padahal sesuatu yang mudah didapat tidak akan mendidik anak memiliki jiwa pantang menyerah. Sesuatu yang selalu tersedia akan menjadikan anak manja dan hanya bisa merengek saat ingin memiliki sesuatu.

2. Sederhana
Pernah melihat anak yang selalu memiliki barang dengan kualitas terbaik dan dengan mudahnya akan berganti karena bosan?
Hal itu dikarenakan orangtua memanjakan anak dan tak mengenalkan gaya hidup sederhana. Sederhana bukan berarti harus sama dengan orang lain yang tak memiliki apa-apa. Namun bisa berperilaku yang sesuai dengan kebutuhan utamanya. Jika anak dikenalkan dengan pola hidup sederhana maka ia pun terdidik menjadi anak yang hemat dan tidak boros karena mampu menyisihkan yang ia miliki untuk ditabung.

3. Kemandirian
Sebelum mereka memasuki fase mandiri secara finansial, anak harus dilatih melakukan apapun sendiri. Mulai dari kebutuhan fisiknya secara bertahap dan mandiri secara pemikiran. Anak tak harus selalu menuruti saran orang tua. Namun ia memiliki pilihan dan tentunya setiap pilihan ada resiko yang harus ditanggung.

4. Mulai dari nol
Memulai itu tak ujug-ujug berada di tengah. Semuanya dimulai dari bawah. Hal yang sama ditanamkan pada anak bahwa menjadi pemimpin itu harus merasakan menjadi bawahan. Untuk mencapai puncak seseorang itu harus merangkak dari bawah. Ia juga harus dikenalkan dengan kegagalan. Karena setiap fase kegagalan akan membentuk karakter gigih. Mulai kenalkan anak dengan pekerjaan yang simpel dengan menggunakan otot sampai pekerjaan yang harus memeras otak.

5. Menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan spiritual dan emosional.
Anak yang pintarnya luar biasa akan timpang saat tak dibekali dengan agama dan akhlak atau budi pekerti. Anak yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual tentunya akan memantik kecerdasan lain yaitu kecerdasan emosional. Anak yang dibekali tiga kecerdasan tersebut akan memiliki value di dirinya. Ia akan mengedepankan integritas dan kejujuran di dirinya. Tak hanya mengejar ambisi semata. Ia juga mampu mengendalikan emosi sehingga menjadi pribadi yang kuat tak mudah patah oleh emosi negatif.

6. Ilmu dan praktek
Setiap orang tua pasti memiliki ilmu dan kehidupan yang luar biasa. Saat anak siap menerima, maka transferlah keilmuan orang tua dan kenalkan anak dengan apa yang bisa ia praktekkan. Jika orang tua sendiri tak memiliki ilmu yang cukup, maka kenalkan anak untuk bisa mendapatkan ilmu dan praktek dari mana saja. Apalagi di era digital seperti saat ini begitu banyak start up. Kursus online ada dimana-mana. Tak harus yang berbayar. Kursus online gratis bisa ditemukan di banyak tempat sekarang.


Berkenalan dengan Aplikasi QuBisa

kursus online gratis


Saat ini saya memiliki anak yang sudah memasuki bangku kuliah. Karena pandemi, perkuliahan pun masih dilakukan secara online. Apakah itu merupakan cara belajar efektif dengan pembelajaran online saja?
Kalau saya yang merupakan generasi X ya merasa bahwa pembelajaran tatap muka itu ya perlu banget. Apalagi perkuliahan yang mengharuskan mahasiswa berpraktek contohnya saja fotografi.

Berbeda dengan pendapat anak saya yang merupakan generasi Z. Menurutnya sekarang tuh belajar gak ribet. Semua bisa dipelajari melalui online. Lagi pula untuk meningkatkan kemampuan tuh nggak hanya melalui perkuliahan saja. Mahasiswa perlu upskilling dan reskilling sehingga mampu mengenali potensi yang ada dalam dirinya. Proses itu akan membuat mahasiswa lebih maju dan berkembang karena sudah menyiapkan diri lebih dini untuk menghadapi dunia kerja nantinya.

Lantas Saya pun dikenalkan pada sebuah aplikasi belajar online. Menurutnya ini adalah sebuah aplikasi siap kerja yang memberikan banyak pandangan positif. Karena ia tahu saya bermain sosial media ia pun menyarankan saya untuk membuka aplikasi tersebut dan memilih kelas online cara meningkatkan personal branding.
Aplikasi tersebut adalah QuBisa.



Tentang QuBisa

QuBisa merupakan platform untuk pendidikan dan pembelajaran. Sekarang ini semua orang ingin mendapatkan informasi yang cepat dan praktis termasuk di dunia pendidikan. Dan QuBisa hadir untuk memberikan wadah bagi mereka yang ingin update pengetahuan dan meningkatkan kemampuan dengan berbagai kursus dan kelas yang bisa dinikmati banyak orang.

QuBisa memberikan tempat bagi lulusan baru atau profesional muda untuk upskilling dan reskilling supaya menjadi orang yang kompeten dan kompetitif. Dengan pendidikan dan pelatihan yang diberikan oleh QuBisa diharapkan pengguna aplikasi siap kerja ini menemukan Road Map karier sesuai pasion mereka.

Belajar Gak Ribet kok pakai aplikasi QuBisa. Coba deh buka di jelajah QuBisa

aplikasi siap kerja



Ketrampilan Sukses Milenial (KSM)
Program ini akan membantu pengguna menguasai kemampuan personal dan berbagai bidang karir yang dibagi berbagai kategori yaitu Kemampuan dasar, Agilitas, Kepemimpinan, Inovasi, dan Pengembangan diri

Ketrampilan Digital Milenial (KDM)
Ketrampilan Digital Milenial ini akan membantu pengguna menguasai topik digital terkini dari pemula sampai ahli yang terbagi dalam beberapa kategori yaitu Perkembangan Digital, Produktivitas Digital, Analisis Data Digital, Komunikasi dan Kolaborasi Digital, Keamanan Informasi Digital, dan Publikasi Konten Digital.

Assesment
Dengan Asesment dari QuBisa pengguna bisa mengukur seberapa kekuatan pemahaman terhadap ketrampilan digital dan ketrampilan sukses milenial saat ini.

belajar gak ribet
hasil asessment saya



Goes to Kampus
QuBisa bersama pusat karir yang berada di berbagai perguruan tinggi bekerjasama dalam mempersiapkan mahasiswa yang kompetitif dan siap menghadapi masa depan. Diharapkan mereka bisa meningkatkan kompetensi di lingkungan kerja yang makin menantang ini.

Microlearning
Salah satu cara belajar efektif secara online adalah dengan menggunakan microlearning. Instrukturnya adalah para ahli di bidangnya. Didukung dengan visualisasi yang menarik tentunya membuat para peserta merasa senang dan fokus pada apa yang disampaikan.

Tak hanya terkait dengan karir dan pekerjaan misalnya cara meningkatkan personal branding. Namun hal-hal terkait dengan keluarga dan relationship pun tersedia. Bagaimana menjadi orang tua yang baik, komunikasi efektif dengan pasangan, dan masih banyak hal lain yang terkait dengan hubungan antar manusia.

Pengguna Aplikasi QuBisa bisa memaksimalkan belajar dengan kelas terpopuler, Kelas siap kerja, kelas pengembangan karir, kursus, webinar, juga sertifikasi. Meski nggak semua produknya kursus online gratis. Kalau toh berbayar juga nggak nyekik leher kok. Masih sangat terjangkau kalau menurut saya.


Cara menggunakan Aplikasi QuBisa
1. Mudah banget kok kalau kalian ingin menggunakan Aplikasi QuBisa ini.
2. Unduh Aplikasi di app store atau Play Store
3. Jika belum memiliki akun daftar dahulu di aplikasi QuBisa.
4. Jika sudah memiliki akun bisa langsung login dan langsung tampil halaman muka aplikasi ini
5. Pilih kelas yang diinginkan dan klik daftar
6. Banyak pilihan kelas yang bisa diikuti baik gratis maupun berbayar

Buat orang yang menuju setengah baya seperti saya aplikasi ini termasuk mudah digunakan. Tak harus melalui proses yang ribet sehingga saya pun cukup nyaman menggunakannya. Video yang dipergunakan di setiap kelas pun tak harus panjang-panjang sehingga tak membosankan. Cukup asyik mendengar dan melihat video pembelajaran ini.


Pengalaman mengikuti kelas di Aplikasi QuBisa

Saya memilih mengikuti Kelas Optimasi Whatsapp Bisnis untuk jualan online dengan instruktur Michael Pranajaya, founder Matrix Asia Consulting. Selama 10 tahun beliau aktif di dunia training & Development.

cara belajar efektif



Ada 12 video yang bisa kita lihat dan dipelajari untuk mengoptimalkan aplikasi yang biasa digunakan untuk berkomunikasi. Video itu membahas tentang bagaimana dunia menggunakan sosial media. Jika ingin serius menggunakan WA bisnis maka harus mengenali berbagai macam fitur yang tak dimiliki oleh WA biasa. Dalam video tersebut pun diajari waktu terbaik untuk mengunggah jualan menggunakan WA bisnis. Selain itu juga diajari waktu waktu terbaik jika ingin menggunakan facebook.

Michael mengenalkan fungsi e-catalog dan memberikan contoh bagaimana menggunakan e-catalog pada aplikasi WA bisnis. Bahkan tutorialnya pun ada. Menurut saya sih meskipun simpel tapi bermanfaat banget. Apalagi bagi saya yang memiliki rencana membuat usaha online.

Dari sini saya pun belajar bahwa hal kecil pun perlu kita pelajari karena hal besar berawal dari sesuatu yang kecil ataupun simpel.


Yang diperoleh saat menggunakan QuBisa

aplikasi siap kerja



Buat saya upskilling dan reskilling melalui Aplikasi QuBisa begitu nyata. Bahkan bagi saya yang mendekati usia matang pun masih merasa perlu mendapatkan ilmu karena belajar itu sepanjang hayat. Belajar tak harus berpindah tempat itu sungguh memudahkan. Dan ternyata saya menikmati itu.

Kita bisa memilih apa yang kita butuhkan melalui aplikasi belajar online ini. Seandainya tak memiliki dana berlebih bisa kok memilih yang gratis. Pilihannya pun cukup banyak. Dengan Aplikasi QuBisa saya mendapatkan ilmu dan wawasan baru. Bahkan keterampilan yang mungkin selama ini saya remehkan meski saya tak memahami. Saya seperti memiliki berbagai gelas kosong saat belajar bersama instruktur yang memberikan pemahaman dengan jelas dan mudah dipahami.

Saya perlu berterima kasih. Di usia seperti sekarang ternyata masih bisa belajar berbagai macam pengembangan diri dan keterampilan melalui aplikasi. Banyak orang di usia saya yang sudah malas untuk belajar karena merasa sudah cukup. Dan semangat untuk belajar adalah sebuah rahmat bagi saya.

For Your Information, ada kompetisi blog yang bertema “Memulai Karir Lebih Percaya Diri bersdama Aplikasi Siap Kerja QuBisa.” Ada total hadiah sebanyak 10 juta rupiah untuk para pemenang. Jangan sampai kelewatan ya? Deadline nya sampai tanggal 10 Desember 2021. Masih lama sih, tapi jangan ditunda-tunda. Ntar kelewat lagi.

qubisa



#AplikasiSiapKerja

#AplikasiBelajarOnline

#BelajarGakRibet

#BlogCompetitionQuBisa

#AkuBisaKamuBisa

Kamis, 14 Oktober 2021

Mitigasi Iklim : Berawal dari hal-hal yang kecil



Assalamualaikum temans

Sebagai remaja 90 an dan saat ini sudah memiliki anak usia muda, saya pun harus mampu mengimbangi pemikiran dan pengetahuan mereka. Kalau toh tak bisa sejajar, setidaknya saya nggak kudet-kudet amat dengan apa yang sedang ngehype. Kalau toh saya nggak bisa ikutan Lalisa dance challenge, setidaknya saya tahu kalau kurama hewan sahabat Naruto telah meninggal dan jadi trending topic di twitter. Saya juga tahu kalau Naruto sudah punya anak. Jadi nggak cuma mengenal Naruto dengan ikat kepala ijo saat anak-anak saya masih duduk di bangku SD.

Menjadi seorang ibu dengan dua anak usia 17 dan 15 tahun, saya kudu banyak diskusi dengan mereka. Nggak selalu memberikan nasihat. Namun lebih banyak menyediakan telinga dan menggali pemahaman. Bukan lagi dogma dan doktrin karena akan selalu mendapatkan bantahan atau pertanyaan kritis. Mereka sudah memiliki mindset dan pendapat yang pastinya berbeda satu sama lain.

Obrolan kami di rumah random banget. Mulai hal-hal receh yang mengundang gelak tawa namun juga isu-isu yang berkembang di masyarakat di dalam negeri atau di dunia. Contohnya politik di dalam negeri atau perubahan iklim dunia.

Mereka terpikir bahwa dunia sudah menua. Sudah seharusnya manusia memperlakukan dunia dengan hati-hati. Hal-hal yang bisa dilakukan sendiri atau dalam kelompok kecil dalam mitigasi iklim. Karena mereka meyakini bahwa hal besar itu berawal dari hal kecil. Wih ... #MudaMudiBumi ini sepertinya sudah memahami apa yang harus dilakukan ya?


Mitigasi iklim ala anak-anak saya

Kita semua tahu bahwa tiga negara penyumbang emisi gas rumah kaca adalah Amerika Serikat, Cina dan Indonesia. Sayangnya perubahan iklim ini tak banyak disadari oleh masyarakat baik di negeri kita sendiri atau masyarakat dunia. Berbagai macam usaha untuk mengurangi resiko terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca telah banyak dicoba oleh pemerintah maupun kelompok pecinta lingkungan. Melakukan yang terbaik .

Sebenarnya ada hal-hal nyata yang bisa dilakukan. Tak hanya sekedar slogan semata. Hal-hal nyata itu di mulai dari rumah. Sepertinya it is #TimeforActionIndonesia.

Apa aja sih yang dilakukan oleh anak-anak saya sebagai implementasi dari slogan yang sering digaungkan oleh banyak orang yaitu #UntukmuBumiku?


Menggunakan alat yang bisa dipakai ulang

Sedari mereka bersekolah di PAUD saya membiasakan mereka untuk tidak jajan di luar. Selalu membawa jajanan dan minuman dari rumah. Ternyata hal itu terbawa hingga sekarang. Anak saya yang kuliah sering membawa botol minum kemanapun pergi. Dan si bungsu membawa botol minum serta makan siang dari rumah sebelum adanya pandemi. Dengan membawa alat makan yang bisa dipakai berulang kali tentunya mengurangi sampah non organik yang sulit diurai oleh tanah.


Menghemat listrik.

Ini adalah hal kecil yang sering terlupakan. Sepertinya hal kecil ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat umum. Ada beberapa hal yang kami lakukan saat berada di rumah. Contohnya mematikan lampu saat matahari sudab muncul. Mencabut charger HP atau laptop saat tak dipakai.


Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor terutama untuk bepergian jarak pendek. 

Kami biasa berjalan kaki. Selain menghemat bahan bakar dan mengurangi polusi. Dengan jalan kaki kami bisa berolahraga kardio untuk menyehatkan jantung.


Selain hal-hal kecil yang bisa kita lakukan di rumah ada lagi nggak sih supaya mitigasi iklim berjalan dengan baik? Ya ada dong. Bisa kok mempersiapkan anak-anak muda ini untuk berperan dalam mitigasi iklim.


Mengajak anak muda untuk agribisnis.

Tak banyak kita temui anak muda yang belajar tentang pertanian, perikanan maupun peternakan. Anak-anak muda saat ini lebih tertarik untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan teknologi. Padahal agribisnis kalau ditekuni juga bisa memberikan penghidupan yang layak selama menekuninya.

Sebuah angin segar kala menemui anak-anak muda saat ini berbisnis tanaman hias. Aglonema sedang naik daun sementara itu permintaan tanaman anggrek pun masih stabil di daerah saya.


Pengelolaan bank sampah

Tentang bank sampah ini sudah banyak yang melakoninya. Di daerah saya bank sampah dikelola oleh ibu-ibu di sebuah kampung. Meski punya berbagai kesibukan namun di tempat itu pengelolaan sampah dilakukan.


Membuat rumah yang banyak bukaan sehingga cahaya mudah masuk

Jika saya masih punya kesempatan untuk membangun rumah kembali, pengen banget saya membuat rumah dengan dapur dan ruang makan di tempat terbuka. Ada taman kecil yang berfungsi sebagai pemanis dan memberikan oksigen yang lebih banyak bagi pengguna rumah. Kebayang nih, indahnya rumah dengan banyak bukaan. Paling nggak bisa hemat listrik karena cahaya mudah masuk sehingga tak harus memberikan penerangan tambahan di siang hari.


Kalau kata anak saya, "Saya bersumpah akan menjaga bumi ini mulai dari hal-hal yang kecil. "

Itu bukan hal yang gampang dilakuin juga lho. Karena nggak semua orang bisa ngelakuin yang dilakukan oleh anak-anak saya juga. Kita nggak bisa mengharapkan orang lain bersikap sama seperti yang kita inginkan. Yang bisa kita kerjakan adalah memulai dari diri sendiri.

Yuk ... Jaga bumi ini dimulai dari yang paling mudah.



















Sabtu, 25 September 2021

Manfaat serta perbedaan Vitamin D2 dan D3
Vitamin D3



Beberapa hari lalu saya harus ke dokter karena ada radang sendi di tangan. Namanya ibu rumah tangga ya repot kalau sampai ada masalah di sendi tangan. Sekitar seminggu saya nggak bisa ngapa-ngapain.

Saat ke dokter saya diberikan obat anti radang, anti nyeri dan vitamin tulang. Bayangan saya vitamin untuk tulang pastinya vitamin D. Ternyata dokter meresepkan suplemen kalsium untuk saya.

Menurut satu artikel yang saya baca kalsium dan vitamin D itu sama-sama menjaga kesehatan tulang. Dan saya baru tahu jika Vitamin D itu bermacam-macam ya? Yuk kita kenali apa saja sih Vitamin D ini.

Vitamin D adalah vitamin yang diperlukan untuk menguatkan gigi dan tulang. Vitamin D adalah jenis vitamin yang larut dalam lemak.

Bentuk vitamin D itu ada dua, yaitu vitamin D2 (ergokalsiferol) dan D3(kolekalsiferol)


Perbedaan

Letak perbedaan Vitamin D2 dan D3 adalah sumber makanan yang berbeda. Vitamin D2 berasal dari tanaman. Sementara itu Vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari. Vitamin D3 juga dapat ditemui dari hewan.


Cara kerja dan efektifitas.

Vitamin D3 terbentuk secara lebih alami di dalam tubuh. Manfaat Vitamin D3 dapat meningkatkan kalsifediol (vitamin D yang ada didalam tubuh) daripada vitamin D2. Setiap satu dosis vitamin D3 hampir dua kali lebih efektif meningkatkan kadar kalsifediol daripada vitamin D2. Kadar kalsifediol yang tinggi menandakan bahwa simpanan zat gizi tubuh tercukupi. Ketika berjemur di pagi hari, tubuh mengolah vitamin D secara alami dan kebanyakan berbentuk vitamin D3. Vitamin D3 lebih efektif membantu tubuh menyerap mineral kalsium lebih cepat. Vitamin D3 juga dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular, depresi, hingga kanker kulit.


Manfaat vitamin D

1. Mengobati dan mencegah penyakit rakitis dan osteomalacia. Rakitis adalah kelainan pertumbuhan tulang pada anak-anak, sedangkan osteomalacia adalah kelainan pada tulang yang membuat tulang menjadi lunak dan mudah patah.

2. Mencegah osteoporosis. vitamin D3 dapat mengurangi resiko patah tulang.

3. Mencegah perburukan gangguan ginjal. Penyakit ginjal dapat membuat fungsi ginjal dalam menghasilkan vitamin D terganggu. Untuk menambah vitamin D dalam tubuh, penderita gangguan ginjal disarankan untuk mencukupi vitamin D3 dari makanan atau suplemen

4. Mengobati gangguan kelenjar paratiroid. Kelenjar ini bergungsi mengatur kadar kalsium di dalam tubuh. Saat hormon ini dihasilkan, tubuh menghasilkan lebih banyak vitamin D untuk menyerap kalsium lebih banyak. Jika fungsi kelenjar paratiroid terganggu, maka jumlah vitamin D dan kalsium dalam tubuh akan berkurang


Asupan vitamin D yang disarankan

Kebutuhan vitamin D bagi pria maupun wanita adalah 15 mikrogram atau setara dengan 600 IU. Sedangkan lansia disarankan untuk mencukupi vitamin D sebanyak 20 mikrogram atau 800 IU.

Jumlah ini bisa dipenuhi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D. Apabila ingin mengonsumsi suplemen vitamin D3, dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis gizi untuk menyesuaikan kondisi kesehatan.


Sumber makanan vitamin D

Sumber makanan vitamin D2 berasal dari tanaman contohnya jamur yang terkena sinar uv (jamur shitake) dan makanan yang diperkaya dengan vitamin ini.

Sebenarnya sumber vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari langsung. Namun Vitamin D3 juga dapat dijumpai di makanan yang berasal dari hewan, seperti salmon, tuna, dan tongkol, minyak ikan dan minyak hati , telur, susu dan olahannya, seperti keju dan yoghurt.

Semuanya sudah tersedia di bumi ini. Namun sayangnya ada banyak orang yang tidak bisa mendapatkan vitamin D secara alami. Contohnya saja seseorang yang menderita penyakit lupus atau orang-orang yang bekerja di dalam ruangan sehingga sangat minim mendapatkan vitamin D3. Jika sudah berkonsultasi dengan dokter tentang asupan vitamin D3, bisa beli ke toko obat terdekat ataupun toko obat online

Jumat, 17 September 2021

Review Scarlett Whitening Brightly Ever After Series
Brightly Ever After Series



Assalamualaikum temans,

Sampai usia 45 tahun, saya termasuk orang yang jarang ngerawat wajah, apalagi di salon. Saya males aja antri lama dan bayar mahal untuk satu kali perawatan. Jelang lima puluh tahun gini merasa ada banyak hal yang perlu dipikirin selain ngerawat wajah dengan biaya jutaan sekadar memperhalus wajah.

Kebetulan saya tuh punya kulit wajah yang nggak terlalu bermasalah. Normal cenderung kering. Kalau pas musim kemarau kulit wajah saya cenderung kasar dan kulit mengelupas. Biasanya sih saya olesi minyak zaitun aja untuk melembabkan wajah.


Tapi gara-gara pakai skincare nya Scarlett Whittening saya jadi makin penasaran dengan produk lainnya. Saat itu saya pernah nyobain Body Wash, Body Scrub dan Hand And Body Lotionnya Scarlett Whittening. Kalau mau baca review nya bisa klik Di Sini ya?

Karena nggak bermasalah di kulit saya pun jadi pengen nyobain lagi nih pakai facecarenya. Saya memilih Scarlett Brightly Ever After Series karena kondisi kulit saya yang jarang banget jerawatan.

Kemasannya keren abis. Paket berbentuk kotak warna ungu ini bahannya kuat, jadi nggak khawatir produk di dalemnya penyok-penyok. Waktu unboxing kotak ini, produknya juga dibungkus pakai bubble wrap. Sama sekali nggak ada yang rusak saat pengiriman.


Scarlett Brightly Ever After Series terdiri dari lima buah produk. Nah lima produk ini akan saya review satu-satu deh


Scarlett Brightening Facial Wash




Kemasan

Scarlett Brightening Facial Wash ini bentuknya ramping banget. Botol transparan berukuran 100 ml ini memiliki flip top sebagai tutupnya. Jadi kemasan ini mudah dibuka tutup. Flipnya pun kuat, jadi nggak khawatir akan patah. Kemasan ini mudah dibawa kemana-mana.

Sementara itu kemasan dusnya pun girly banget. Nuansa ungu dan pink mempercantik tampilan kemasan dusnya. Tertulis keterangan kandungan yang ada di dalam facial wash tersebut. Ada keterangan tentang manfaat, cara pemakaian serta bahan-bahan yang digunakan. Tak lupa juga dengan barcode untuk mengecek keaslian produk, produsen, serta nomor BPOM


Tekstur dan wewangian Produk

Scarlett Brightening Facial Wash bertekstur gel bening. Kalau dituangkan di tangan tidak langsung keluar seperti cairan. Namun tak harus memencet kemasannya karena nggak terlalu kental juga. Ada beads halus berwarna pink. Selain itu ada rose petal yang membuat tekstur facial wash ini dari luar terlihat cantik.




Ketika digunakan untuk membasuh wajah, busa Scarlett Brightening Facial Wash busanya tak terlalu banyak. Wanginya mengingatkan saya pada Romansa Body Scrub, serangkaian perawatan wajah dari Scarlett Whitening juga.


Manfaat Scarlett Brightening Facial Wash

Di dalam Scarlett Brightening Facial Wash ini terdapat beberapa bahan aktif yang memiliki banyak manfaat untuk kulit wajah. Glutathione mampu meningkatkan kelembaban dan elastisitas, melindungi dari radikal bebas, serta mencerahkan kulit diluar fungsinya sebagai pembersih wajah. Ada pula kandungan Vitamin E dan Aloe Vera yang melembabkan, membantu mengatasi peradangan dan menenangkan kulit. Aloe Vera juga mampu menghaluskan kulit wajah. Sementara itu kandungan Rose petals bermanfaat untuk menyegarkan kulit wajah.


Saya memakai Scarlett Brightening Facial Wash setiap bangun dan menjelang tidur. Yang saya rasakan setelah menggunakan Scarlett Brightening Facial Wash kulit wajah terasa segar, tidak kering ataupun terasa ketarik.



Brightly Essence Toner for brightening




Tadinya saya mikir paling kayak toner produk lain yang memiliki fungsi mengangkat kotoran di wajah setelah dibersihkan. Ternyata Brightly Essence Toner dari Scarlett Whitening tuh emang beda dari yang lain. Yuk, kita obrolin gimana produknya.


Kemasan

Kemasan dari Brightly Essence Toner tuh unik. Botol ini bentuknya pump, tapi ada tutupnya. Jadi produknya kelihatan rapi. Dengan botol bentuk pump ini akan memudahkan penggunanya saat menggunakan produk tanpa khawatir akan berlebihan dalam menuangkan produknya.

Di botolnya terdapat sebuah tulisan “SCARLETT” yang tercetak dengan huruf emboss di depan dan belakang botol.

Di botol 100 ml ini terdapat label nuansa pink. Tertulis bahan baku dan cara pemakaian. Ada juga barcode untuk mengecek keaslian produk.

Buat kalian para penyayang binatang bisa bernapas lega deh. Ada logo Not tested animal di kemasan produk ini. Itu memberikan kepastian bahwa produk ini tidak diujicobakan pada binatang. Satu point bagus untuk Scarlett Whitening.


Tekstur dan wewangian produk

Saya tuh amaze dengan produk-produk dari Scarlett Whitening. Karena memakai botol transparan, makanya kelihatan tampilan tekstur yang tidak dimiliki oleh produk lain. Salah satunya ya Brightly Essence Toner ini.

Toner ini nggak secair toner yang lain. Lebih pekat meski nggak kental juga. Ada bead-bead warna pink di dalamnya. Girly nya itu dapet banget.



Saat dipakai Brightly Essence Toner ini mudah menyerap. Ada sensasi semriwing kuat sehingga wajah terasa dingin dan segar jika memakainya. Meski mudah menyerap tak lantas membuat wajah terasa kering. Wajah jadi terasa lembab saat memakainya.

Wewangiannya pun lembut banget. Kayak membaui wangi bunga mawar asli. Segar dan original.


Kandungan dan manfaat Brightly Essence Toner

Di dalam Brightly Essence Toner ini ada berbagai kandungan bahan yang memiliki banyak manfaat. Seperti produk yang lain, produk ini pun mengandung Glutathione yang berfungsi mencerahkan kulit. Lalu ada

Natural Vitamin C yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi kolagen. Witch Hazel Extract berfungsi untuk membantu meredakan peradangan dan

mengencangkan pori-pori. Sementara itu Jeju Propolis Extract meregenerasi kulit untuk membantu membuat tekstur kulit lebih halus dan kenyal.

Allantoin yang terkandung di dalamnya bisa melembabkan, menenangkan, dan bersifat anti-iritasi. Lalu ada Niacinamide yang membantu meminimalkan pori-pori yang membesar. Dan Grape Water bermanfaat untuk melembabkan, menenangkan dan menyegarkan kulit.


Saya memakai Brightly Essence Toner ini tanpa kapas. Langsung tuangkan ke tangan, kemudian saya ratakan dan ditepuk-tepuk ringan di wajah supaya merasuk ke dalam kulit. Saya memakainya dua kali sehari, di pagi hari setelah mandi dan menjelang tidur saat hendak memakai krim malam



Scarlett Brightly Ever After Serum




Kemasan

Kebanyakan botol produk dari Scarlett Whitening itu transparan, sehingga konsumen bisa melihat dengan jelas isi dari produk. Namun kali ini kemasan Scarlett Brightly Ever After Serum berbeda botolnya.

Botolnya matte, Warnanya cenderung nude pink. Botol tersebut memiliki tutup ulir berwarna putih yang memiliki pipet seperti botol serum pada umumnya. Fungsi pipet tentunya untuk mengambil dan menentukan berapa tetes serum itu akan digunakan.

Ada label yang menutup botol produk tersebut sehingga pengguna kurang bisa melihat dengan jelas seberapa banyak yang tersisa dalam botol yang berisi 15ml ini.

Di label itu tertulis bahan baku produk serta cara pemakaian. Selain itu juga tertera nomor BPOM. Selain simbol not animal tested ada juga simbol Green dot yang berarti kemasan ini bisa didaur ulang.


Tekstur dan wewangian.

Biasanya serum memiliki wewangian citrus atau floral. Namun berbeda dengan produk yang satu ini. Scarlett Brightly Ever After Serum tidak memiliki wewangian yang khas seperti produk lain. Plain aja. Kalau saya sih suka-suka aja. Sesuatu yang wangi buat saya lebih suka untuk parfum atau yang melekat di badan.

Tekstur Scarlett Brightly Ever After tidak berwarna, namun terlihat bening yang pekat. Serum ini terasa kental saat diteteskan diwajah. Jadi tidak langsung meluncur saat menetes di wajah. Namun saat diaplikasikan di kulit serum ini mudah meresap. Buat saya yang kulitnya kering harus ada tambahan produk lain untuk lebih melembabkan kulit kalau hendak bepergian. Akan tetapi kalau sekadar merawat diri di rumah pakai serum ini oke oke aja. Cukup melembabkan sih menurut saya.

Cara pemakaian cukup dua atau tiga tetes diaplikasikan ke pipi dan dahi. Setelah itu diratakan ke wajah sambil dipijat lembut. Biarkan meresap setelah beberapa detik.




Kandungan dan manfaat Scarlett Brightly Ever After Serum

Produk ini alcohol free dan fragrance free sehingga aman untuk kulit yang sensitif. Ada kandungan Phyto Whitening yang bermanfaat mencerahkan wajah dalam waktu singkat, aman untuk kulit dan terhindar dari iritasi. Vitamin C yang terkandung di dalamnya membantu mencerahkan kulit dan memudarkan noda di wajah seperti hiperpigmentasi, bekas jerawat, flek dan bekas luka. Niacinamide yang dimiliki serum ini membantu mengecilkan pori pori di kulit. Kemudian ada Glutathione yang fungsinya sama seperti di produk-produk sebelumnya. Dan yang terakhir adalah Lavender water yang berfungsi untuk melawan bakteri yang menimbulkan jerawat, anti peradangan, detoksifikasi kulit, menghaluskan serta meningkatkan sirkulasi darah.


Saya memakai Scarlett Brightly Ever After Serum dua hari sekali di pagi hari. Setelah menggunakan serum biasanya saya oleskan krim pagi supaya lebih lembab. Dikarenakan kulit saya kering menurut saya penggunaan serum kurang maksimal kalau tidak dibarengi dengan krim pagi supaya kulit terasa kelembabannya.



Brightly Ever After Cream Day & Night




Dari keseluruhan rangkaian Brightly Ever After Series saya paling penasaran sama Cream Day & Night nya. Awalnya penasaran karena banyak beauty vlogger yang mereview produk ini. Kekhawatiran saya pas mau nyoba jangan-jangan rame viralnya aja.




Nah ... Produk ini kan viral di kalangan anak-anak muda. Nah ... Pengen tahu aja, kira kira untuk kulit perempuan yang usianya 40 tahun ke atas tuh ngaruh nggak. Cocok atau tidak untuk kulit kering cenderung sensitif seperti kulit saya. Akhirnya menguatkan hati deh, nyobain Brightly Ever After Series ini.


Kemasan

Kemasan Brightly Ever After Cream Day & Night ini mirip banget. Dua-duanya menggunakan wadah kaca matte berbentuk jar berwarna nude pink dan bertutup warna putih. Isinya pun sama, seberat 20gr. Yang membedakan keduanya adalah labelnya. Brightly Ever After Day Cream menggunakan label berwarna putih dan pink. Sementara itu Brightly Ever After Night Cream labelnya full pink warnanya.

Namun jika dilihat dari dusnya, kita bisa langsung melihat perbedaan Brightly Ever After Cream Day & Night. Untuk Day Cream dusnya cenderung berwarna putih dengan satu sisi warna pink. Sementara itu untuk dus Night Cream berwarna nude pink dan dusty pink.

Seperti kemasan lain Brightly Ever After Cream Day & Night menyematkan simbol no tested animal, green dot, dan 6m yang artinya pemakaian untuk 6 bulan sejak produk itu dibuka segelnya. Di label tertulis bahan baku produk, cara penggunaaan serta cara penyimpanan. Tak lupa nomor BPOM nya pun sudah tertera.


Tekstur dan aroma




Bicara tentang aroma, saya suka produk yang aromanya lembut cenderung tak berbau. Makanya saya suka Brightly Ever After Cream Day & Night karena memiliki aroma tumbuh-tumbuhan meski nggak beraroma jejamuan juga. Dan itu soft banget.

Tekstur Night Cream lebih kental dan padat dibandingkan Day Creamnya. Kalau Day Cream nya tuh creamy banget. Lebih mudah dicolek dan diaplikasikan ke wajah. Warna night cream cenderung lebih pekat dibanding day cream.

Dua-duanya sama-sama mudah meresap, namun tak lantas cepat kering. Lembabnya tuh awet dan membuat kulit terasa lebih kenyal. Apalagi night creamnya. Saya bangun tidur aja, wajah saya masih terasa ada minyaknya meskipun wajah saya tipenya kulit kering.

Saya mengaplikasikan day cream setelah mandi pagi. Sebelumnya saya memakai Brightly Essence toner dan Brightly Ever After Serum. Brightly Ever After Day Cream menyempurnakan perawatan wajah saya di pagi hari.




Kandungan dan Manfaat Brightly Ever After Cream Day & Night

Brightly Ever After Cream Day mengandung Gluthathione, Rainbow Algae, Hexapeptide-8, Rosehip Oil, Poreaway, Triceramide dan Aquapeptide glow.

Rainbow Algae berfungsi untuk meningkatkan kecerahan dan mengurangi ketidaksempurnaan pigmen. Ada Hexapeptide-8 bermanfaat untuk mengurangi kerutan di wajah. Kaya asam lemak esensial, antioksidan dan penyembuhan luka merupakan manfaat dari Rosehip oil sehingga bisa menyamarkan bekas luka kecil yang ada di wajah.

Poreaway salah satu kandungan di Day Cream ini memiliki manfaat untuk mengencangkan pori-pori. Sementara itu Triceramide membantu melembabkan, anti penuaan dan anti kerut. Kandungan yang terakhir adalah Aquapeptide glow untuk meningkatkan hidrasi kulit dan membuat kulit lebih bersinar


Brightly Ever After Cream Night

Gluthathione, Niacinamide, dan Natural Vitamin C adalah kandungan bahan bermanfaat yang ada di hampir semua produk Brightly Ever After Series. Bahan-bahan itu juga ada di Brightly Ever After Cream Night.

Selain tiga bahan itu Brightly Ever After Cream Night juga memiliki kandungan yang sama dengan Brightly Ever After Cream Day yaitu Hexapeptide-8, poreaway dan Aquapetide glow. Nah, yang menjadi pembeda, night cream ini mengandung Green Caviar yang mampu membantu kulit untuk melawan dehidrasi.

Yang pasti Brightly Ever After Series ini tidak menggunakan mercury, hydroquinon, atau zat berbahaya lain untuk kulit. Jadi nggak perlu khawatir kan?


Setelah pemakaian Brightly Ever After Series selama dua minggu




Baru kali ini saya merasa hepi dengan perubahan di wajah saya. Meski perubahannya nggak sedrastis orang lain yang memakai rangkaian perawatan wajah dari Brightly Ever After Series. Mungkin dikarenakan usia yang membutuhkan berbagai macam perawatan lebih banyak dan lama atau faktor X lainnya.

Perubahan yang saya rasakan adalah komedo di sekitar hidung hilang. Bersih. Lalu pori-pori di pipi saya yang awalnya besar-besar banget, sekarang lebih mengecil.

Karena saya memakai jilbab dan sering menggunakan motor untuk mobilitas tentunya ada belang di sebagian wajah saya yang tertutup jilbab. Nah, dengan pemakaian Brightly Ever After Series ini sekarang nggak belang sekali. Warna kulit makin cerah meskipun vlek-vlek di pipi belum terlihat memudar. Namanya juga penggunaan baru dua minggu kan?

Lalu kulit wajah saya jauh lebih lembab dibanding sebelumnya. Memang belum mulus banget, namun sudah nggak terasa kasar lagi. Tentunya kalau pemakaian diteruskan sampai sebulan saya yakin efeknya juga jauh lebih bagus.

Masalah kerutan saya nggak berharap banyak sih. Namanya juga sudah usia jelang setengah baya. Ya wajar kalau belum berefek banyak. Setidaknya lebih banyak kandungan di Brightly Ever After Series yang bekerja di wajah saya kan?

Overall, saya puas dengan produk ini. Dua kali nyobain produk dari Scarlett Whitening ternyata bikin nagih. Nggak rugi deh membeli rangkaian produk ini. Mumpung lagi ada diskon 20% nih di Scarlett Whitening online store nya. Paket box Brightly Ever After Series yang harusnya dibeli dengan harga 375 k bisa kalian dapetin dengan harga 300k aja. Mayan kan? Cus deh klik ke https://linktr.ee/scarlett_whitening untuk ngedapetin Brightly Ever After Series nya Scarlett Whitening.













Sabtu, 28 Agustus 2021

Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Wujud Nyata Indonesia Inklusif

Indonesia inklusif


Assalamualaikum Temans, 24 Agustus 2021 lalu saya mengikuti live streaming youtube yang diadakan oleh NLR Indonesia dan KBR (Kantor Berita Radio) yang bertema Yang Muda Yang Progresif untuk Indonesia Inklusif. Acara yang disiarkan ulang oleh 100 jaringan radio di seluruh Indonesia ini dimulai pukul 09.00 - 10.00 WIB.

Webinar Yang Muda Yang Progresif untuk Indonesia Inklusif

NLR Indonesia



Narasumber kali ini adalah Mbak Widya Prasetyanti, Program Development & Quality Manager NLR Indonesia serta Mbak Agustina Ciptarahayu Founder & CEO PT. Botanina Hijau Indonesia.

Fyi, Botanina adalah produsen produk kesehatan dan kecantikan. Sesuai namanya, Botanina memproduksi produk kecantikan dan self-care menggunakan bahan alami atau organik untuk menjaga kesehatan badan dalam jangka panjang.

Dalam webinar tersebut Mbak Tina, panggilan akrab founder & CEO PT Botanina Hijau Indonesia ini menegaskan bahwa Botanina berkomitmen untuk memberi peluang bagi mereka penyandang disabilitas. Kesempatan supaya bisa memberikan andil positif untuk kemajuan hidup dan usaha terkait.

Mbak Tina bercerita bahwa salah seorang karyawan yang selama ini menjadi tangan kanannya dalam produksi menyandang disabilitas juga yaitu low vision. Namun ia memiliki penciuman yang sangat tajam.

Selain di sisi produksi, Botanina pun memiliki karyawan disabilitas dalam divisi lain. Salah seorang karyawan yang bertugas mengemas produk adalah seseorang yang biasa disebut autis. Namun ia memiliki fokus dan kecermatan yang sangat tinggi. Alhasil pengemasan produk sebagai paket merchandise dikerjakan dengan sangat rapi mirip dengan paket ala Jepang.

Mbak Tina menyadari bahwa Tuhan itu Maha Adil. Saat Ia memberikan keterbatasan pada seseorang, di sisi lain menganugerahkan kemampuan istimewa.

Salut banget nih buat Botanina yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berkarya. Satu bukti bahwa dunia usaha pun bisa kok membantu pembangunan inklusi di Indonesia. Yang terpenting adalah karya, kecuali satu pekerjaan membutuhkan mobilitas tinggi sehingga membutuhkan kondisi fisik yang prima. Akan ada nilai tambah yang bisa ditawarkan ke pasar jika ada kisah kisah menarik dibalik sebuah produk. Dan angkat topi setinggi tingginya buat Botanina yang memberikan apresiasi. Semua orang bisa berpartisipasi dalam kerja sama dan menitikberatkan pada skill.


Widya Prasetyanti selaku Program Development & Quality Manager NLR Indonesia dalam webinar ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas lain pun sudah semestinya mendapat peluang yang sama agar bisa berkiprah. Selain untuk memajukan hidupnya juga memberikan sumbangsih positif bagi lingkungan sekitar.

Mbak Widya mewakili NLR Indonesia menegaskan pentingnya pendampingan terhadap Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) Ada 3 pendekatan yang digunakan oleh NLR yaitu :

1. zero transmission (nihil penularan)

2. zero disability (nihil disabilitas)

3. zero exclusion (nihil eksklusi).

NLR Indonesia berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi perbaikan taraf hidup penyandang kusta. Memberikan dorongan agar mereka bisa sembuh, mendapatkan layanan kesehatan dan hak ketenagakerjaan baik formal maupun dalam skema kewirausahaan.

Mbak Widya juga mengingatkan bahwa 11% dari 16.000 kasus baru kusta per tahun diderita oleh anak berumur 15 tahun ke bawah. Oleh karena itu Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) menjadi prioritas karena dampak penyakit ini cukup signifikan terhadap kehidupan si penderita. Terlebih bagi pemuda. Andai dibiarkan, mereka bisa kehilangan kepercayaan diri sehingga kehilangan kesempatan kerja untuk berkarya.

Selain pendampingan terhadap pasien kusta NLR juga menyediakan kesempatan magang bagi OYPMK di kantor NLR Indonesia. OYPMK pun mendapatkan pelatihan menjadi konselor. Hal ini dilakukan supaya mereka bisa melakukan peer counseling atau konseling bagi teman sebaya yang menderita penyakit ini untuk tetap semangat dan bangkit membangun mimpi.


Kisah seorang OYPMK


Ini adalah cerita mengenai salah seorang pemuda yang bergabung dalam webinar tersebut. Namanya Gaby. Ia berasal dari NTT. Ia pernah menyepelekan penyakit kusta. Gaby tak memiliki pengetahuan yang memadai terhadap penyakit ini.

Saat menyadari kondisinya sampai mengalami lumpuh ringan. Dari NLR Indonesia inilah Gaby makin mengenal kusta.

Kusta adalah penyakit yang menyerang sistem syaraf. Penyakit ini menyebabkan kemampuan fisik terbatas. Dalam kondisi lumpuh otomatis aktivitas pun jadi terhambat.

Gejala yang dialami ada bercak keputihan menyerupai panu atau bercak kemerahan. Bercak kurang terasa atau kebas, tidak berkeringat, rambut sekitar kulit rontok, tidak gatal. Jika mengalami hal demikian maka sebaiknya mengunjungi puskesmas terdekat untuk berkonsultasi.

Saat ini Gaby sedang menjalani terapi di sebuah yayasan sosial. Ia sudah mulai bisa berjalan sendiri walaupun belum stabil. Ia menyadari bahwa kondisi fisik sangat dibutuhkan untuk mencari penghidupan tanpa membebani orang lain. Sambil menunggu pemulihan, Gaby pun kini tengah belajar menenun untuk membangun skill dan kepercayaan diri.

Harapan Bagi Penyandang Disabilitas

Harapan penyandang disabilitas


Kusta bisa disembuhkan. Masih banyak kok harapan untuk bisa kembali sehat seperti semula. Yang terpenting adalah tidak berputus asa apalagi menyerah. Bisa kok bersama memperjuangkan inklusivitas dengan menolak stigma negatif dan diskriminasi bagi OYPMK dan penyandang disabilitas lainnya.

Untuk itu NLR Indonesia membuka diri bekerja sama dengan kampus atau sekolah untuk mengedukasi publik tentang kesadaran mengenai kusta. Bisa langsung menghubungi kontak NLR yang saat ini berada di 34 kota/kabupaten di 13 provinsi. Bukan hanya edukasi mengenai OYPMK, namun disabilitas lain pun bisa tergantung konteks persoalan yang ada di tiap wilayah.

NLR Indonesia bisa jadi jembatan kesenjangan informasi mengenai skill tenaga disabilitas atau bursa pekerja difabel yang tersedia. Hal ini perlu diketahui oleh pengusaha juga. Tak ada salahnya mereka aktif dalam kegiatan non profit untuk membangun networking dan penjajakan bagaimana penyandang disabilitas sangat bisa menjadi tenaga yang terampil di perusahaan.

Perusahaan lain bisa mencontoh Botanina. Para penyandang disabilitas pun memiliki perannya masing-masing dalam kemajuan usaha perusahaan. Mbak Tina pun mengajak entitas usaha lain bisa memberikan peluang bagi para difabel yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Inilah saatnya saling memberikan energi positif dan memperluas kesadaran. Agar penyandang disabilitas pun mendapatkan hak setara dengan yang lain terutama dalam layanan kesehatan dan ketenagakerjaan.