Jurnal Hati Irfa Hudaya

Minggu, 03 April 2022

Bersahabat dengan Bumi : Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
bersahabat dengan bumi



Perubahan iklim tentu menjadi masalah bagi kita dalam sehari-hari. Rasanya, iklim dulu sangat nyaman dan terasa segar. Tapi,kenapa semakin bertembah tahun iklim berubah menjadi lebih panas, ya? Nggak hanya itu, bahkan di desa pun udara sudah tidak sesegar saat dulu. Ada apa dengan bumi ini?

Aku masih ingat, waktu aku kecil tidak banyak kendaraan dan bangunan yang dibangun di pinggir jalan. Semua masih terlihat hijau dan segar. Ketika aku berjalan melewati jalan raya, bahkan akupun mungkin bisa bermain di tengah jalan saking sepinya. Tapi, sekarang nggak mungkin banget. Banyak warung makanan dibuka, saling memadati jalanan raya. Walaupun aku tahu mereka pasti mencari nafkah, rasanya sudah terlalu banyak orang membuka warung kecilnya masing-masing dan mungkin kepadatan warga yang terus meningkat?

Kalian pasti sudah tahu tentang perubahan iklim yang menyebabkan es di kutub sana mencair. Ditambah lagi, cuaca yang kadang agak mengkawatirkan juga, ya? Sedikit-sedikit cuaca sangat terik, namun setelah itu hujan berkepanjangan yang tidak akan berhenti dalam kurun waktu yang dekat. Apalagi di Indonesia, kondisi di Indonesia pula sebenarnya dapat menyebabkan penyakit bagi manusia. Pada saat musim penghujan, tentu akan banyak bakteri dan virus yang berkembang, apalagi di tempat yang lembap. Sedangkan di saat musim kemarau, kondisi di suatu wilayah pasti akan mengalami kekeringan karena suhu bumi yang meningkat dan dapat mengakibatkan kondisi pernapasan manusia memburuk. Padahal, cuaca ekstrim juga bisa membuat daya tubuh manusia menjadi mudah sakit, kan?

Nah, sumber dari BMKG sendiri menyatakan kalau ada peningkatan temperatur rata-rata di Indonesia. Kenaikan temperatur ini punya dampak yang besar dalam pola musim. Jadi, yang harusnya musim penghujan dan musim kemarau terjadi pada saat bulan-bulan tertentu, menjadi bergeser ke bulan berikutnya.

Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada bumi saja, namun juga bagi manusia. Kenaikan suhu bumi dapat menyebabkan perubahan alam, seperti mengeringnya sumur dan kualitas air yang menurun. Kesehatan manusia bisa terganggu nih, kalau terus-terusan mengalami perubahan iklim yang ekstrem.






Padahal, perubahan iklim seperti ini bukan hal yang tiba-tiba terjadi, loh. Manusia juga ikut berperan dalam perubahan iklim. Kok bisa? Semua hal tentu ada penyebabnya, kan? Termasuk ketika manusia banyak menggunakan kendaraan yang menghasilkan karbon monoksida sehingga terjadi pencemaran udara. Nah, aktivitas yang dilakukan manusia seperti ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan gas rumah kaca dan menyebabkan suhu tubuh bumi meningkat.


bersahabat dengan bumi


Lalu, apa yang bisa kita lakuin buat mencegah perubahan iklim menjadi lebih ekstrim? Kita bisa nih, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Karena komponen yang menyebabkan peningkatan gas rumah kaca salah satunya adalah karbon monoksida, kan? Jika kita pergi ke suatu tempat yang jaraknya tidak terlalu jauh, kita bisa berjalan ke tempat tersebut tanpa harus menggunakan kendaraan. Lumayan, kan, sekalian bisa berolahraga. Lalu, kita juga bisa menggunakan tas atau kantong belanja untuk mengurangi penggunaan plastik. Jika kita tidak terlalu butuh menggunakan AC, bisa nih kita kurangi penggunaannya. Dan jika kita mampu, kita bisa melakukan reboisasi atau tebang pilih. Jadi, tebangnya tidak asal ya?

Tentu sebagai manusia, kita juga perlu banget untuk memberitahu sesama tentang perubahan iklim tersebut. Pencegahan yang dilakukan oleh kelompok lebih baik dibanding sendirian saja, kan? Kita bisa memberitahu kepada orang lain pengetahuan tentang perubahan iklim tanpa menghakiminya. Sebagai contoh, kita bisa mengajak orang lain untuk berkebun bersama, memberinya tas go green, atau mengajaknya untuk mengikuti event tentang pencegahan perubahan iklim di sosial media. Edukasi dilakukan di sosial media salah satunya mengunggah konten tentang perubahan iklim disertai tagar #UntukmuBumiku dan #TeamUpforImpact agar semakin banyak orang yang mengikuti pencegahan perubahan iklim di bumi. Walaupun hanya sedikit orang yang tertarik dengan upaya pencegahan tersebut, setidaknya sedikit jauh lebih baik daripada tidak sama sekali, kan?



Selasa, 01 Maret 2022

Glowing Bareng Wendy pakai Pond's Triple Glow Serum

 

Pond's triple glow serum yang mencerahkan kulit wajah

Assalamualaikum temans,

Setelah gelombang satu dan gelombang dua Covid saya dan anak-anak lolos. Qodarullah gelombang tiga ini kudu ngerasain terpapar virus corona varian Omicron. Saya dan si Kakak terkonfirmasi positif sementara Ayah dan Adek alhamdulillah negatif.

Sayanya lumayan teler. Sementara si Kakak jauh lebih ringan kondisinya. Karena isoman berdua jadi punya kesempatan banyak ngobrol sama dia yang biasanya sibuk kuliah online. Doi lagi hobi ngobrolin Red Velvet, salah satu girl band Korea yang mau comeback 2022 ini. Jadinya tiap hari didongengin aja sama si Kakak yang sudah ngefans lama.

Kebetulan banget si Kakak tuh baru aja beli serum baru Dia emang lagi seneng-senengnya nyobain segala macam skincare. Lha kok pas banget salah satu biasnya jadi brand ambassador produk tersebut. Ya udah deh, hari-hari dia mendongeng sambil make skincare.

Kuylah ... Baca celotehannya ...


Celoteh Kakak


Aku lagi naksir banget nih, sama potongan rambut pendek ala Wendy Red Velvet. Apalagi tampilannya di MV Umpah Umpah tahun 2019 lalu. Potongan rambut itu bernama potongan Sha-ming. Kalau aku yang pakai potongan tersebut mungkin malah jadi kayak jeruk yang ditumbuhi rambut. :D.


Wendy dan Red Velvet mau comeback!

SM Entertainment sudah konfirmasi loh kalau Red Velvet mau comeback Maret 2022 besok. Siapa yang enggak sabar sama penampilan Wendy, Irene, Seulgi, Joy, dan Yeri, nih? Setelah Agustus 2021 mereka rilis album Queendom, akhirnya mereka bakal tampil di panggung lagi, plus dengan konser yang diadakan di Korea Selatan. Walaupun aku nggak bisa lihat mereka di Korea, aku masih bisa lihat mereka lewat MV dan lain-lain, kok.

Berhubung Wendy yang nama aslinya Son Seung Wan adalah biasku di Red Velvet (Sejujurnya setiap tahun biasku di Red Velvet selalu berganti. Mereka berlima cantik-cantik banget, sih. Huhu), aku selalu dukung dia dengan cara apapun. Mulai mendengarkan lagu-lagunya, baik Red Velvet atau album solonya, hingga menontonnya di SNL Korea (maafkan aku mbak kalau aku kadang liat kamu jalur ilegal). Kalau lagi lihat SNL, rasanya citra idol Wendy berganti menjadi pelawak Wendy. Kocak banget mbak bias satu ini. Nggak ketinggalan ikutan pake produk yang ngejadiin Wendy sebagai Brand Ambassador, dong. Gini nih yang namanya support idol.


Btw, tau nggak sih produk yang menjadikan Wendy sebagai Brand Ambassador?

Fyi, Pond’s resmi menjadikan Wendy sebagai BA mereka pada April 2021. Nggak nyangka banget, ya, udah mau setahun aja Wendy jadi BA mereka. Aku inget banget, dulu Wendy sempat menjadi perbincangan di kalangan Kpop Indonesia ketika Wendy resmi menjadi BA Pond’s. Gimana enggak, siapa yang enggak mau punya wajah glowing dan ayu seperti mbak Wendy ini?

Ngomongin soal Pond’s, mereka lagi ngeluarin seri terbarunya lho, Pond’s Triple Glow Series. Isinya adalah serum dan masker wajah atau sheet mask. Aku beli produk Pond’s ini, dan kurasa harganya terjangkau bagi siapa saja. Buat kalian pelajar ataupun mahasiswa yang lagi stres mikirin dosen dan skripsi juga bisa beli produk ini, kok. Harga Triple Glow Serum Mask 20 gram hanya berkisar 19k saja. Yaa, termasuk harga standar lah, untuk kategori sheet mask. Sedangkan harga Bright Beauty Triple Glow 7,5 gram berkisar 18k. Murah, kan? Serum ini berbentuk sachet untuk memudahkan kita untuk membawa dimana saja dan dapat dibeli di Indomaret.

Pond's triple glow series serangkaian produk penncerah wajah



Karena aku lebih suka pakai sheet mask dari pada peel off dan masker lainnya yang harus meracik adonan, aku seneng banget waktu Pond’s ngeluarin Pond’s Triple Glow Serum Mask ini. Serum dan serum mask ini menjadi serum terbaik yang pernah dikeluarkan oleh Pond’s. Triple Glow Serum ini menggabungkan tiga kekuatan terbaik, dan mampu bekerja 60x lebih efektif dari Vitamin C. Triple Serum Mask ini punya tekstur yang ringan dan agak kental dibanding serum lainnya, sehingga mudah meresap dan melembapkan dan mengenyalkan wajah serta menjadikan wajah menjadi lebih sehat.

Pond's triple glow series



Aku biasanya pakai sheet mask di malam hari. Soalnya, bisa ditinggal tidur. Hehe. Sheet mask yang aku pakai bakal meresap dan bakal mencerahkan, melembutkan, dan melembapkan kulitku. Serum Pond’s ini bukan serum untuk memutihkan, tetapi serum pencerah wajah. Percuma kalau kulitnya putih tapi pucet dan nggak terawat. Bagiku, wajah cerah dan terlihat sehat jauh lebih baik, kan?

Wajah cerah dan senyum di wajah bakal lebih menarik perhatian orang kalau kita adalah orang yang selalu merawat diri dan ramah kepada siapapun. Jangan lupa menjaga makan dan olahraga ya, kalau kita gak mau wajah yang sudah dirawat mahal-mahal, malah breakout karena makanan yang kita makan.

Karena mencerahkan wajah itu tidak bisa instan, kita juga harus rajin merawat wajah kita, dong. Nggak hanya pakai sabun wajah, tetapi juga dengan skincare lain. nggak harus setiap hari kok, kita pakai Pond’s Triple Glow Serum Mask ini. Biasanya, aku pakai sheet mask dua sampai tiga kali seminggu. Kecuali kalau aku lagi mager, ya. Kalau mager sih, malah kadang nggak pakai sheet mask :D.

Nah, serum mask ini bisa mencerahkan dalam dua minggu saja. Makanya, jangan terburu-buru kalau pakai skincare, ya. Bisa jadi produknya belum bekerja secara optimal. Tapi, nggak semua orang juga cocok dengan suatu produk, kan. Untungnya, aku cocok dengan hampir semua produk yang ada. Makanya, menurutku serum mask ini membantuku banget buat merawat wajahku.

Nah, sekarang, kita ngobrolin kandungan yang terkandung di Triple Glow Serum dan Triple Glow Serum Mask ini, yuk!

1. Gluta Boost-C 
Gluta Boost-C dapat mencerahkan kulit karena mengandung glutathione, antioksidan yang dikenal mampu mencerahkan kulit. Formula unik Gluta Boost-C efektif menyamarkan flek hitam, untuk wajah tampak cerah dan warna kulit merata.

2. Vitamin B3+ 
Vitamin B3+ dapat melembutkan dan menyamarkan pori untuk wajah tampak mulus.

3. Hyaluronic Acid 
Hyaluronic Acid dapat melembapkan dengan menyerap mendalam ke setiap lapisan epidermis kulit untuk wajah tampak lembap berkilau.


Tuh, kandungannya dibutuhin banget sama kulit kita. Masa sih nggak mau pakai produk yang harganya tipis tapi manfaatnya banyak? Cus ah ... glowing bareng Mbak Wendy yuk. Kan udah ada tuh di Indomaret terdekat.


My love is like waaterrr~

Btw, lagu solo Wendy yang berjudul Like Water dan When This Rain Stop paling enak kalau didengarkan ketika sedang ingin menggalau di malam hari. Apalagi kalau pake JBL, serasa ikut konsernya. Jangan lupa pakai triple glow serumnya. Biar berasa adem kayak lagunya Mbak Wendy. 

Senin, 22 November 2021

Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Prestasi Anak


Saat SMP, si Kakak termasuk anak underachiever. Prestasi belajarnya sering kali berada di level tiga terbawah. Saya geregetan banget menghadapi Kakak saat itu. Memberikan motivasi belajar nggak ada kurangnya. Memberikan fasilitas untuk les di luar sekolah pun saya berikan. Namun tetap saja saat lulus SMP nilai Ujian Nasionalnya berada di urutan 20 terbawah paralel.

Akhirnya, si Kakak tidak bisa bersekolah di tempat yang diinginkan karena saat itu nilai UN masih menjadi acuan. Ia bersekolah di tempat yang jauh dari rumah dengan prestasi sekolah yang biasa-biasa saja. Saat kelas 10 nggak kurang-kurangnya saya memberikan motivasi supaya kejadian di masa SMP tak terulang lagi.

Sampai satu kejadian besar terjadi dan melibatkan Kakak. Saya pun dipanggil oleh pihak sekolah untuk menyelesaikan masalah dan mencari solusi. Awalnya saya denial dengan keadaan ini. merasa diri saya adalah ibu yang gagal, nggak bisa mendidik anak dengan baik.

Saya pun mencari solusi. Salah satunya saya menemui psikolog. Ternyata bukan hanya Kakak yang harus diperbaiki kondisinya. Ternyata saya juga. Semua hal yang terjadi bersumber pada hambatan emosi yang terjadi di antara saya dan Kakak. Dan itu tidak saya sadari. Saya merasa komunikasi saya dengan Kakak berjalan baik. Saya mengira Kakak terbuka dengan saya. Ternyata hubungan saya dan Kakak tak semulus yang saya kira.

Banyak rahasia yang tersimpan dalam diri Kakak yang saya tak tahu. Banyak sikap dan perilaku saya yang menyakiti hati Kakak tanpa saya sadari. Apalagi lisan saya yang terkadang kurang terkontrol. Pelan-pelan saya dan Kakak pun sama-sama memperbaiki diri.

Sejak kejadian itu hubungan saya dan Kakak jauh lebih baik. Kakak menjadi lebih terbuka meski saya harus banyak berusaha. Sebagai orang tua saya juga harus lebih pintar mengerem mulut supaya tak terlontar kata-kata yang membuat Kakak menjauh dari saya. Berusaha untuk menjaga kondisi. Hingga pelan-pelan Kakak mulai berprestasi.

Nilai akademiknya melesat jauh. Selama enam semester berada di SMA ia tak lepas dari peringkat 10 besar. Ia pun memiliki prestasi non akademik yang membuat sekolahnya memenangkan kejuaraan di tingkat kabupaten. Tak berhenti di situ saja. Ia pun berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Tak hanya nilai akademiknya yang berkembang. Ia menjadi pribadi yang dewasa. Jauh melebihi ekspektasi saya. Buat saya itu sebuah anugerah yang tak terkira.

Ternyata mendorong anak untuk berprestasi tak hanya melalui fasilitas yang disediakan ataupun sekadar memotivasi. Ada hal-hal lain di luar itu yang bisa mendorong anak untuk berprestasi. Salah satunya komunikasi yang efektif.

Selain komunikasi yang positif orang tua juga perlu memastikan bahwa anak tercukupi nutrisinya dengan baik sehingga badan anak pun sehat dan terjaga staminanya. Begitu juga dengan imun tubuhnya yang harus terjaga apalagi dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini.

Mendampingi anak belajar pun menjadi faktor bagi orang tua dalam mendorong anak-anak berprestasi. Saat anak-anak merasa kesulitan ia tahu bahwa orang tuanya bisa diandalkan. Jikalau tak menemukan jawaban yang benar, setidaknya ada diskusi antara anak dan orang tua sehingga anak tidak merasa diabaikan.

Saya tak ingin kecolongan yang kedua kali. Terhadap Adek saya lebih bisa mengontrol sikap. Apalagi Adek laki-laki. Mau tak mau saya harus lebih banyak belajar lagi supaya anak-anak nyaman dan merasa aman dekat orang tuanya.

Dalam pembelajaran di masa pandemi ini mau tak mau segala fasilitas pembelajaran harus disiapkan. Mulai dari telepon seluler maupun laptop harus tersedia. Meski tak harus mahal, namun dua peralatan itu memang sangat dibutuhkan saat ini. Dan saya pun bersiap hunting pembelajaran online untuk Adek karena ia merasa belum cukup mendapatkan pembelajaran dari sekolah yang terbatas.




Pembelajaran Online

Saat ini pembelajaran online begitu banyak pilihan. Satu sama lain memiliki kelebihan dan kekurangan. Saya yakin semua yang ditawarkan bagus. Tinggal preferensi anak yang menentukan bimbingan belajar online yang mana yang nyaman menurutnya.

Beberapa waktu lalu saya membuka website salah satu bimbingan belajar online. Namanya Kelas Pintar. Kelas Pintar menggunakan pendekatan personal melalui metode penyampaian materi yang disesuaikan dengan karakter anak. Anak yang memiliki pola pembelajaran visual, audio maupun kinestetik terakomodasi semuanya.

Yang jarang ditemukan di pembelajaran online lain Kelas Pintar ini mengintegrasikan murid, guru dan orang tua. Bimbingan belajar online ini berfokus untuk menguatkan dan mensinergikan peran guru, sekolah dan orang tua dalam proses pembelajaran siswa dalam sebuah platform.

Platform ini merekam proses belajar siswa untuk digunakan sebagai bahan analisa bagi guru, orang tua dan sekolah dalam memahami karakter, potensi, dan kesulitan siswa dalam belajar.

Ada berbagai solusi yang ditawarkan bagi anak. Ia bisa masuk kelas reguler. Ia pun bisa bertanya pada guru di Kelas Pintar. Dengan mudahnya ia bisa mengakses ribuan soal untuk pembelajaran. Ia pun bisa belajar menggunakan android TV jika sudah berlangganan paket soal.

Untuk guru pun ada solusi untuk kemudahan belajar mengajar. Ada paket untuk penjelasan materi menyeluruh dalam bentuk audio visual, video animasi dan e-book. Ini akan memudahkan guru dalam mencari bahan ajar untuk murid-muridnya di masa pandemi.

Semoga kita dimudahkan dalam mendampingi anak-anak supaya bisa lebih berprestasi ya?

Minggu, 07 November 2021

Mempersiapkan Anak Memasuki Dunia Kerja
aplikasi siap kerja



Setiap anak pasti akan tumbuh dan dewasa. Tak selamanya akan selalu berada di sisi orang tuanya. Dan tugas orang tua mempersiapkan anak untuk memiliki karakter tangguh sehingga saat dewasanya nanti ia akan menjadi anak yang mandiri dan tangguh. Mandiri secara finansial dan kuat secara mental. Ia juga harus memiliki kemampuan bertahan dan daya saing yang akan menjadi bekal hidupnya kelak.

Apa saja sih yang harus dipersiapkan oleh orang tua untuk melatih anaknya mempersiapkan masa depannya?

1. Pantang menyerah
Seringkali orang tua memiliki pendapat bahwa si anak harus memiliki kehidupan yang bahagia dengan fasilitas yang serba ada. Orang tua tak ingin si anak mengalami susahnya orang tua di masa lalu saat ingin memiliki sesuatu begitu sulit. Padahal sesuatu yang mudah didapat tidak akan mendidik anak memiliki jiwa pantang menyerah. Sesuatu yang selalu tersedia akan menjadikan anak manja dan hanya bisa merengek saat ingin memiliki sesuatu.

2. Sederhana
Pernah melihat anak yang selalu memiliki barang dengan kualitas terbaik dan dengan mudahnya akan berganti karena bosan?
Hal itu dikarenakan orangtua memanjakan anak dan tak mengenalkan gaya hidup sederhana. Sederhana bukan berarti harus sama dengan orang lain yang tak memiliki apa-apa. Namun bisa berperilaku yang sesuai dengan kebutuhan utamanya. Jika anak dikenalkan dengan pola hidup sederhana maka ia pun terdidik menjadi anak yang hemat dan tidak boros karena mampu menyisihkan yang ia miliki untuk ditabung.

3. Kemandirian
Sebelum mereka memasuki fase mandiri secara finansial, anak harus dilatih melakukan apapun sendiri. Mulai dari kebutuhan fisiknya secara bertahap dan mandiri secara pemikiran. Anak tak harus selalu menuruti saran orang tua. Namun ia memiliki pilihan dan tentunya setiap pilihan ada resiko yang harus ditanggung.

4. Mulai dari nol
Memulai itu tak ujug-ujug berada di tengah. Semuanya dimulai dari bawah. Hal yang sama ditanamkan pada anak bahwa menjadi pemimpin itu harus merasakan menjadi bawahan. Untuk mencapai puncak seseorang itu harus merangkak dari bawah. Ia juga harus dikenalkan dengan kegagalan. Karena setiap fase kegagalan akan membentuk karakter gigih. Mulai kenalkan anak dengan pekerjaan yang simpel dengan menggunakan otot sampai pekerjaan yang harus memeras otak.

5. Menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan spiritual dan emosional.
Anak yang pintarnya luar biasa akan timpang saat tak dibekali dengan agama dan akhlak atau budi pekerti. Anak yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual tentunya akan memantik kecerdasan lain yaitu kecerdasan emosional. Anak yang dibekali tiga kecerdasan tersebut akan memiliki value di dirinya. Ia akan mengedepankan integritas dan kejujuran di dirinya. Tak hanya mengejar ambisi semata. Ia juga mampu mengendalikan emosi sehingga menjadi pribadi yang kuat tak mudah patah oleh emosi negatif.

6. Ilmu dan praktek
Setiap orang tua pasti memiliki ilmu dan kehidupan yang luar biasa. Saat anak siap menerima, maka transferlah keilmuan orang tua dan kenalkan anak dengan apa yang bisa ia praktekkan. Jika orang tua sendiri tak memiliki ilmu yang cukup, maka kenalkan anak untuk bisa mendapatkan ilmu dan praktek dari mana saja. Apalagi di era digital seperti saat ini begitu banyak start up. Kursus online ada dimana-mana. Tak harus yang berbayar. Kursus online gratis bisa ditemukan di banyak tempat sekarang.


Berkenalan dengan Aplikasi QuBisa

kursus online gratis


Saat ini saya memiliki anak yang sudah memasuki bangku kuliah. Karena pandemi, perkuliahan pun masih dilakukan secara online. Apakah itu merupakan cara belajar efektif dengan pembelajaran online saja?
Kalau saya yang merupakan generasi X ya merasa bahwa pembelajaran tatap muka itu ya perlu banget. Apalagi perkuliahan yang mengharuskan mahasiswa berpraktek contohnya saja fotografi.

Berbeda dengan pendapat anak saya yang merupakan generasi Z. Menurutnya sekarang tuh belajar gak ribet. Semua bisa dipelajari melalui online. Lagi pula untuk meningkatkan kemampuan tuh nggak hanya melalui perkuliahan saja. Mahasiswa perlu upskilling dan reskilling sehingga mampu mengenali potensi yang ada dalam dirinya. Proses itu akan membuat mahasiswa lebih maju dan berkembang karena sudah menyiapkan diri lebih dini untuk menghadapi dunia kerja nantinya.

Lantas Saya pun dikenalkan pada sebuah aplikasi belajar online. Menurutnya ini adalah sebuah aplikasi siap kerja yang memberikan banyak pandangan positif. Karena ia tahu saya bermain sosial media ia pun menyarankan saya untuk membuka aplikasi tersebut dan memilih kelas online cara meningkatkan personal branding.
Aplikasi tersebut adalah QuBisa.



Tentang QuBisa

QuBisa merupakan platform untuk pendidikan dan pembelajaran. Sekarang ini semua orang ingin mendapatkan informasi yang cepat dan praktis termasuk di dunia pendidikan. Dan QuBisa hadir untuk memberikan wadah bagi mereka yang ingin update pengetahuan dan meningkatkan kemampuan dengan berbagai kursus dan kelas yang bisa dinikmati banyak orang.

QuBisa memberikan tempat bagi lulusan baru atau profesional muda untuk upskilling dan reskilling supaya menjadi orang yang kompeten dan kompetitif. Dengan pendidikan dan pelatihan yang diberikan oleh QuBisa diharapkan pengguna aplikasi siap kerja ini menemukan Road Map karier sesuai pasion mereka.

Belajar Gak Ribet kok pakai aplikasi QuBisa. Coba deh buka di jelajah QuBisa

aplikasi siap kerja



Ketrampilan Sukses Milenial (KSM)
Program ini akan membantu pengguna menguasai kemampuan personal dan berbagai bidang karir yang dibagi berbagai kategori yaitu Kemampuan dasar, Agilitas, Kepemimpinan, Inovasi, dan Pengembangan diri

Ketrampilan Digital Milenial (KDM)
Ketrampilan Digital Milenial ini akan membantu pengguna menguasai topik digital terkini dari pemula sampai ahli yang terbagi dalam beberapa kategori yaitu Perkembangan Digital, Produktivitas Digital, Analisis Data Digital, Komunikasi dan Kolaborasi Digital, Keamanan Informasi Digital, dan Publikasi Konten Digital.

Assesment
Dengan Asesment dari QuBisa pengguna bisa mengukur seberapa kekuatan pemahaman terhadap ketrampilan digital dan ketrampilan sukses milenial saat ini.

belajar gak ribet
hasil asessment saya



Goes to Kampus
QuBisa bersama pusat karir yang berada di berbagai perguruan tinggi bekerjasama dalam mempersiapkan mahasiswa yang kompetitif dan siap menghadapi masa depan. Diharapkan mereka bisa meningkatkan kompetensi di lingkungan kerja yang makin menantang ini.

Microlearning
Salah satu cara belajar efektif secara online adalah dengan menggunakan microlearning. Instrukturnya adalah para ahli di bidangnya. Didukung dengan visualisasi yang menarik tentunya membuat para peserta merasa senang dan fokus pada apa yang disampaikan.

Tak hanya terkait dengan karir dan pekerjaan misalnya cara meningkatkan personal branding. Namun hal-hal terkait dengan keluarga dan relationship pun tersedia. Bagaimana menjadi orang tua yang baik, komunikasi efektif dengan pasangan, dan masih banyak hal lain yang terkait dengan hubungan antar manusia.

Pengguna Aplikasi QuBisa bisa memaksimalkan belajar dengan kelas terpopuler, Kelas siap kerja, kelas pengembangan karir, kursus, webinar, juga sertifikasi. Meski nggak semua produknya kursus online gratis. Kalau toh berbayar juga nggak nyekik leher kok. Masih sangat terjangkau kalau menurut saya.


Cara menggunakan Aplikasi QuBisa
1. Mudah banget kok kalau kalian ingin menggunakan Aplikasi QuBisa ini.
2. Unduh Aplikasi di app store atau Play Store
3. Jika belum memiliki akun daftar dahulu di aplikasi QuBisa.
4. Jika sudah memiliki akun bisa langsung login dan langsung tampil halaman muka aplikasi ini
5. Pilih kelas yang diinginkan dan klik daftar
6. Banyak pilihan kelas yang bisa diikuti baik gratis maupun berbayar

Buat orang yang menuju setengah baya seperti saya aplikasi ini termasuk mudah digunakan. Tak harus melalui proses yang ribet sehingga saya pun cukup nyaman menggunakannya. Video yang dipergunakan di setiap kelas pun tak harus panjang-panjang sehingga tak membosankan. Cukup asyik mendengar dan melihat video pembelajaran ini.


Pengalaman mengikuti kelas di Aplikasi QuBisa

Saya memilih mengikuti Kelas Optimasi Whatsapp Bisnis untuk jualan online dengan instruktur Michael Pranajaya, founder Matrix Asia Consulting. Selama 10 tahun beliau aktif di dunia training & Development.

cara belajar efektif



Ada 12 video yang bisa kita lihat dan dipelajari untuk mengoptimalkan aplikasi yang biasa digunakan untuk berkomunikasi. Video itu membahas tentang bagaimana dunia menggunakan sosial media. Jika ingin serius menggunakan WA bisnis maka harus mengenali berbagai macam fitur yang tak dimiliki oleh WA biasa. Dalam video tersebut pun diajari waktu terbaik untuk mengunggah jualan menggunakan WA bisnis. Selain itu juga diajari waktu waktu terbaik jika ingin menggunakan facebook.

Michael mengenalkan fungsi e-catalog dan memberikan contoh bagaimana menggunakan e-catalog pada aplikasi WA bisnis. Bahkan tutorialnya pun ada. Menurut saya sih meskipun simpel tapi bermanfaat banget. Apalagi bagi saya yang memiliki rencana membuat usaha online.

Dari sini saya pun belajar bahwa hal kecil pun perlu kita pelajari karena hal besar berawal dari sesuatu yang kecil ataupun simpel.


Yang diperoleh saat menggunakan QuBisa

aplikasi siap kerja



Buat saya upskilling dan reskilling melalui Aplikasi QuBisa begitu nyata. Bahkan bagi saya yang mendekati usia matang pun masih merasa perlu mendapatkan ilmu karena belajar itu sepanjang hayat. Belajar tak harus berpindah tempat itu sungguh memudahkan. Dan ternyata saya menikmati itu.

Kita bisa memilih apa yang kita butuhkan melalui aplikasi belajar online ini. Seandainya tak memiliki dana berlebih bisa kok memilih yang gratis. Pilihannya pun cukup banyak. Dengan Aplikasi QuBisa saya mendapatkan ilmu dan wawasan baru. Bahkan keterampilan yang mungkin selama ini saya remehkan meski saya tak memahami. Saya seperti memiliki berbagai gelas kosong saat belajar bersama instruktur yang memberikan pemahaman dengan jelas dan mudah dipahami.

Saya perlu berterima kasih. Di usia seperti sekarang ternyata masih bisa belajar berbagai macam pengembangan diri dan keterampilan melalui aplikasi. Banyak orang di usia saya yang sudah malas untuk belajar karena merasa sudah cukup. Dan semangat untuk belajar adalah sebuah rahmat bagi saya.

For Your Information, ada kompetisi blog yang bertema “Memulai Karir Lebih Percaya Diri bersdama Aplikasi Siap Kerja QuBisa.” Ada total hadiah sebanyak 10 juta rupiah untuk para pemenang. Jangan sampai kelewatan ya? Deadline nya sampai tanggal 10 Desember 2021. Masih lama sih, tapi jangan ditunda-tunda. Ntar kelewat lagi.

qubisa



#AplikasiSiapKerja

#AplikasiBelajarOnline

#BelajarGakRibet

#BlogCompetitionQuBisa

#AkuBisaKamuBisa

Kamis, 14 Oktober 2021

Mitigasi Iklim : Berawal dari hal-hal yang kecil



Assalamualaikum temans

Sebagai remaja 90 an dan saat ini sudah memiliki anak usia muda, saya pun harus mampu mengimbangi pemikiran dan pengetahuan mereka. Kalau toh tak bisa sejajar, setidaknya saya nggak kudet-kudet amat dengan apa yang sedang ngehype. Kalau toh saya nggak bisa ikutan Lalisa dance challenge, setidaknya saya tahu kalau kurama hewan sahabat Naruto telah meninggal dan jadi trending topic di twitter. Saya juga tahu kalau Naruto sudah punya anak. Jadi nggak cuma mengenal Naruto dengan ikat kepala ijo saat anak-anak saya masih duduk di bangku SD.

Menjadi seorang ibu dengan dua anak usia 17 dan 15 tahun, saya kudu banyak diskusi dengan mereka. Nggak selalu memberikan nasihat. Namun lebih banyak menyediakan telinga dan menggali pemahaman. Bukan lagi dogma dan doktrin karena akan selalu mendapatkan bantahan atau pertanyaan kritis. Mereka sudah memiliki mindset dan pendapat yang pastinya berbeda satu sama lain.

Obrolan kami di rumah random banget. Mulai hal-hal receh yang mengundang gelak tawa namun juga isu-isu yang berkembang di masyarakat di dalam negeri atau di dunia. Contohnya politik di dalam negeri atau perubahan iklim dunia.

Mereka terpikir bahwa dunia sudah menua. Sudah seharusnya manusia memperlakukan dunia dengan hati-hati. Hal-hal yang bisa dilakukan sendiri atau dalam kelompok kecil dalam mitigasi iklim. Karena mereka meyakini bahwa hal besar itu berawal dari hal kecil. Wih ... #MudaMudiBumi ini sepertinya sudah memahami apa yang harus dilakukan ya?


Mitigasi iklim ala anak-anak saya

Kita semua tahu bahwa tiga negara penyumbang emisi gas rumah kaca adalah Amerika Serikat, Cina dan Indonesia. Sayangnya perubahan iklim ini tak banyak disadari oleh masyarakat baik di negeri kita sendiri atau masyarakat dunia. Berbagai macam usaha untuk mengurangi resiko terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca telah banyak dicoba oleh pemerintah maupun kelompok pecinta lingkungan. Melakukan yang terbaik .

Sebenarnya ada hal-hal nyata yang bisa dilakukan. Tak hanya sekedar slogan semata. Hal-hal nyata itu di mulai dari rumah. Sepertinya it is #TimeforActionIndonesia.

Apa aja sih yang dilakukan oleh anak-anak saya sebagai implementasi dari slogan yang sering digaungkan oleh banyak orang yaitu #UntukmuBumiku?


Menggunakan alat yang bisa dipakai ulang

Sedari mereka bersekolah di PAUD saya membiasakan mereka untuk tidak jajan di luar. Selalu membawa jajanan dan minuman dari rumah. Ternyata hal itu terbawa hingga sekarang. Anak saya yang kuliah sering membawa botol minum kemanapun pergi. Dan si bungsu membawa botol minum serta makan siang dari rumah sebelum adanya pandemi. Dengan membawa alat makan yang bisa dipakai berulang kali tentunya mengurangi sampah non organik yang sulit diurai oleh tanah.


Menghemat listrik.

Ini adalah hal kecil yang sering terlupakan. Sepertinya hal kecil ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat umum. Ada beberapa hal yang kami lakukan saat berada di rumah. Contohnya mematikan lampu saat matahari sudab muncul. Mencabut charger HP atau laptop saat tak dipakai.


Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor terutama untuk bepergian jarak pendek. 

Kami biasa berjalan kaki. Selain menghemat bahan bakar dan mengurangi polusi. Dengan jalan kaki kami bisa berolahraga kardio untuk menyehatkan jantung.


Selain hal-hal kecil yang bisa kita lakukan di rumah ada lagi nggak sih supaya mitigasi iklim berjalan dengan baik? Ya ada dong. Bisa kok mempersiapkan anak-anak muda ini untuk berperan dalam mitigasi iklim.


Mengajak anak muda untuk agribisnis.

Tak banyak kita temui anak muda yang belajar tentang pertanian, perikanan maupun peternakan. Anak-anak muda saat ini lebih tertarik untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan teknologi. Padahal agribisnis kalau ditekuni juga bisa memberikan penghidupan yang layak selama menekuninya.

Sebuah angin segar kala menemui anak-anak muda saat ini berbisnis tanaman hias. Aglonema sedang naik daun sementara itu permintaan tanaman anggrek pun masih stabil di daerah saya.


Pengelolaan bank sampah

Tentang bank sampah ini sudah banyak yang melakoninya. Di daerah saya bank sampah dikelola oleh ibu-ibu di sebuah kampung. Meski punya berbagai kesibukan namun di tempat itu pengelolaan sampah dilakukan.


Membuat rumah yang banyak bukaan sehingga cahaya mudah masuk

Jika saya masih punya kesempatan untuk membangun rumah kembali, pengen banget saya membuat rumah dengan dapur dan ruang makan di tempat terbuka. Ada taman kecil yang berfungsi sebagai pemanis dan memberikan oksigen yang lebih banyak bagi pengguna rumah. Kebayang nih, indahnya rumah dengan banyak bukaan. Paling nggak bisa hemat listrik karena cahaya mudah masuk sehingga tak harus memberikan penerangan tambahan di siang hari.


Kalau kata anak saya, "Saya bersumpah akan menjaga bumi ini mulai dari hal-hal yang kecil. "

Itu bukan hal yang gampang dilakuin juga lho. Karena nggak semua orang bisa ngelakuin yang dilakukan oleh anak-anak saya juga. Kita nggak bisa mengharapkan orang lain bersikap sama seperti yang kita inginkan. Yang bisa kita kerjakan adalah memulai dari diri sendiri.

Yuk ... Jaga bumi ini dimulai dari yang paling mudah.



















Sabtu, 25 September 2021

Manfaat serta perbedaan Vitamin D2 dan D3
Vitamin D3



Beberapa hari lalu saya harus ke dokter karena ada radang sendi di tangan. Namanya ibu rumah tangga ya repot kalau sampai ada masalah di sendi tangan. Sekitar seminggu saya nggak bisa ngapa-ngapain.

Saat ke dokter saya diberikan obat anti radang, anti nyeri dan vitamin tulang. Bayangan saya vitamin untuk tulang pastinya vitamin D. Ternyata dokter meresepkan suplemen kalsium untuk saya.

Menurut satu artikel yang saya baca kalsium dan vitamin D itu sama-sama menjaga kesehatan tulang. Dan saya baru tahu jika Vitamin D itu bermacam-macam ya? Yuk kita kenali apa saja sih Vitamin D ini.

Vitamin D adalah vitamin yang diperlukan untuk menguatkan gigi dan tulang. Vitamin D adalah jenis vitamin yang larut dalam lemak.

Bentuk vitamin D itu ada dua, yaitu vitamin D2 (ergokalsiferol) dan D3(kolekalsiferol)


Perbedaan

Letak perbedaan Vitamin D2 dan D3 adalah sumber makanan yang berbeda. Vitamin D2 berasal dari tanaman. Sementara itu Vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari. Vitamin D3 juga dapat ditemui dari hewan.


Cara kerja dan efektifitas.

Vitamin D3 terbentuk secara lebih alami di dalam tubuh. Manfaat Vitamin D3 dapat meningkatkan kalsifediol (vitamin D yang ada didalam tubuh) daripada vitamin D2. Setiap satu dosis vitamin D3 hampir dua kali lebih efektif meningkatkan kadar kalsifediol daripada vitamin D2. Kadar kalsifediol yang tinggi menandakan bahwa simpanan zat gizi tubuh tercukupi. Ketika berjemur di pagi hari, tubuh mengolah vitamin D secara alami dan kebanyakan berbentuk vitamin D3. Vitamin D3 lebih efektif membantu tubuh menyerap mineral kalsium lebih cepat. Vitamin D3 juga dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular, depresi, hingga kanker kulit.


Manfaat vitamin D

1. Mengobati dan mencegah penyakit rakitis dan osteomalacia. Rakitis adalah kelainan pertumbuhan tulang pada anak-anak, sedangkan osteomalacia adalah kelainan pada tulang yang membuat tulang menjadi lunak dan mudah patah.

2. Mencegah osteoporosis. vitamin D3 dapat mengurangi resiko patah tulang.

3. Mencegah perburukan gangguan ginjal. Penyakit ginjal dapat membuat fungsi ginjal dalam menghasilkan vitamin D terganggu. Untuk menambah vitamin D dalam tubuh, penderita gangguan ginjal disarankan untuk mencukupi vitamin D3 dari makanan atau suplemen

4. Mengobati gangguan kelenjar paratiroid. Kelenjar ini bergungsi mengatur kadar kalsium di dalam tubuh. Saat hormon ini dihasilkan, tubuh menghasilkan lebih banyak vitamin D untuk menyerap kalsium lebih banyak. Jika fungsi kelenjar paratiroid terganggu, maka jumlah vitamin D dan kalsium dalam tubuh akan berkurang


Asupan vitamin D yang disarankan

Kebutuhan vitamin D bagi pria maupun wanita adalah 15 mikrogram atau setara dengan 600 IU. Sedangkan lansia disarankan untuk mencukupi vitamin D sebanyak 20 mikrogram atau 800 IU.

Jumlah ini bisa dipenuhi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D. Apabila ingin mengonsumsi suplemen vitamin D3, dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis gizi untuk menyesuaikan kondisi kesehatan.


Sumber makanan vitamin D

Sumber makanan vitamin D2 berasal dari tanaman contohnya jamur yang terkena sinar uv (jamur shitake) dan makanan yang diperkaya dengan vitamin ini.

Sebenarnya sumber vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari langsung. Namun Vitamin D3 juga dapat dijumpai di makanan yang berasal dari hewan, seperti salmon, tuna, dan tongkol, minyak ikan dan minyak hati , telur, susu dan olahannya, seperti keju dan yoghurt.

Semuanya sudah tersedia di bumi ini. Namun sayangnya ada banyak orang yang tidak bisa mendapatkan vitamin D secara alami. Contohnya saja seseorang yang menderita penyakit lupus atau orang-orang yang bekerja di dalam ruangan sehingga sangat minim mendapatkan vitamin D3. Jika sudah berkonsultasi dengan dokter tentang asupan vitamin D3, bisa beli ke toko obat terdekat ataupun toko obat online