Februari 2018 - Jurnal Hati

Jumat, 23 Februari 2018

Menilik Pentingnya Menggunakan Tinta Printer Epson Original


Penggunaan komputer di segala bidang dewasa ini akan membuat Anda berurusan dengan mesin printer. Printer merupakan salah satu perangkat keras outputan dari komputer untuk memberikan hasil cetakan dari apa saja yang Anda buat di komputer. Dengan mesin printer Anda bisa mencetak teks atau tulisan hingga gambar dalam berbagai pilihan warna. Tentu saja printer yang digunakan haruslah printer warna yang memiliki pilihan aneka tinta. Salah satu merk printer yang sering digunakan dan mendapat tempat di hari masyarakat adalah printer Epson. Epson dikenal sebagai printer yang awet dan serba guna karena diproduksi dalam beberapa jenis seperti jenis personal dan komersil. Namun apapun jenis printer yang digunakan, pastikan Anda hanya mengisinya dengan tinta printer Epson original.

Sebuah printer akan bisa bekerja jika memiliki tinta di dalamnya. Teks atau gambar tak akan bisa dicetak sempurna jika pilihan warna yang digunakan habis tintanya. Misalnya Anda akan mencetak teks berwarna hitam, namun karena tinta hitam di dalam printer habis, maka pasti teks tersebut akan tak tercetak atau hanya samar saja sesuai dengan ketersediaan tinta warna tersebut. Selain warna utama, jika sebuah warna tinta habis maka juga akan berpengaruh pada hasil printer yang memiliki warna turunannya. Contohnya jika warna tinta kuning habis, maka Anda akan mendapatkan warna orange yang cenderung lebih merah.

Terdapat indikator tinta di bagian pojok kanan bawah pada monitor yang terhubung dengan printer. Selain itu di printer seri tertentu juga terdapat peringatan jika salah satu tabung tinta habis atau tinggal sedikit. Yang perlu Anda lakukan ketika indikator tersebut menyala adalah mengisinya dengan tinta printer Epson. Cartridge pada printer bisa mendeteksi apakah tinta tersebut original dari Epson ataukah tidak sehingga sebaiknya Anda tidak menggunakan tinta lainnya. selain itu penggunaan tinta lain yang tidak ditujukan untuk printer Epson juga akan mengakibatkan printer rusak karena kekentalan dan bahan tinta yang tidak sesuai dengan cartridge bawaan.

Untuk mendapatkan tinta Epson original, Anda bisa membelinya di berbagai tempat penjualan misalnya:
  • Toko kelontong. 
  • Toko buku. 
  • Toko komputer. 
  • Toko online. 
Untuk cara membeli tinta yang benar adalah dengan mengetahui jenis tinta warna apa yang habis dan mencocokkannya dengan seri tinta yang digunakan. Jika Anda kesulitan mengenali seri tinta maka Anda bisa langsung mencari tinta warna tersebut yang disesuaikan dengan seri mesin printernya.

Lalu bagaimana jika Anda menggunakan tinta merk lain akan tetapi juga ditujukan untuk mesin printer Epson? Hal tersebut memang bisa dilakukan karena harga tinta buatan homemade lebih terjangkau. Akan tetapi tentu kualitasnya tak sama dengan tinta original. Selain itu penggunaannya juga akan mengakibatkan garansi printer Anda menjadi hilang karena menggunakan tinta non original. Karenanya hanya gunakan tinta original untuk mendapatkan hasil percetakan yang sempurna.

Harga tinta printer Epson original sekitar Rp, 75 ribu hingga Rp. 85 ribu untuk kemasan botol 75ml. Berhati-hatilah saat Anda akan mengisikan tinta pada cartridge. Pastikan Anda mengisikannya sesuai dengan cara yang diinstruksikan agar cartridge dan printer tidak mengalami kerusakan. Pastikan juga Anda mengisikannya di cartridge yang tepat untuk mencegah bercampurnya warna yang bisa berakibat fatal. Untuk memudahkan Anda mengisi tinta, sekarang ini sudah ada printer jenis infus sehingga Anda bisa mengisikan tinta di tabung infus yang lebih praktis.

Senin, 19 Februari 2018

Teluk Kiluan, destinasi wisata di Sumatera yang ingin saya kunjungi
Assalamualaikum Temans,
Saya tuh waktu kecil takut banget sama yang namanya laut dan pantai. Kebetulan saya tinggal di daerah pegunungan dan waktu itu selalu mendapat referensi tentang laut dan pantai kok mengerikan terus. Tiap baca surat kabar ada yang meninggal waktu berenang di laut lah, ada yang terseret ombak lah, kapal yang oleng di laut membuat saya takut jika diajak ke pantai. 

Saat sudah dewasa dan beberapa kali bareng keluarga atau teman main ke pantai, pandangan saya berubah. Apalagi saat melihat Pantai Indrayanti dengan pasir putihnya. Mindset saya pun berubah. Saya jadi pengen lagi main ke pantai.

Ngomongin air, laut dan pantai saya pengen banget deh ke Teluk Kiluan. Teluk Kiluan merupakan obyek wisata pantai yang terletak di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Di sana saya pengen banget menikmati udara pantai yang bersih, menikmati pemandangan laut yang berdekatan dengan bukit. 


source : yopiefranz.com


Apa saja yang ingin saya lakukan di Teluk Kiluan?

Menikmati atraksi lumba-lumba

source : telukkiluan.com

Saya penasaran banget dengan tempat ini karena pengen naik perahu di tengah laut sambil menikmati lumba-lumba yang berenang bebas di lautan. Saya nggak suka pake banget melihat sirkus dengan berbagai macam hewan yang dikaryakan dan menjadikan mesin uang oleh sebagian orang yang mengambil manfaat secara kurang terpuji dari hewan-hewan yang harusnya hidup bebas di habitatnya.

Di Teluk Kiluan ini kita bisa menikmati atraksi lumba-lumba secara natural. Ada dua jenis lumba-lumba yang hidup di sana. Spesies pertama lumba-lumba hidung botol atau bahasa latinnya Tursiops Truncatus. Lumba-lumba ini dengan badan lebih besar, berwarna abu-abu, namun pemalu. Yang kedua adalah Stenella Longirostris atau biasa disebut lumba-lumba paruh panjang. Tubuhnya lebih kecil dan senang melompat. Kawanan lumba-lumba liar ini menyelam bebas di laut. Mereka ramah terhadap manusia dan senang mendekat jika ada kapal atau perahu yang melintas di laut.



Berenang di Laguna Gayau

source : telukkiluan.com

Laguna Gayau terletak di Balik Bukit Teluk Kiluan. Tempat ini seperti sebuah kolam renang raksasa dengan air yang berwarna biru. Tempat ini terbentuk oleh kontur alam bebatuan dan air di laut di tempat tersebut. Laguna Gayau, lubang batu karang tersebut, berukuran panjang kurang lebih lima meter. Kalau melihat tempatnya saya bisa membayangkan jika berwisata ke sana bersama anak-anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain air dan jeprat jepret tempat yang indah dan eksotis ini.


Snorkeling

source : telukkiluan.com

Snorkeling di Teluk Kiluan ini bisa kita nikmati di Pulau Kelapa, sekitar 15 menit berperahu dari Teluk Kiluan. Lokasi spot snorkeling ini tak jauh dari pantai di Pulau Kelapa. Kita bisa menikmati berbagai jenis ikan hias yang menarik. Tak ketinggalan kita bisa menjumpai bintang laut yang berwarna biru. Di tempat ini posisi terumbu karangnya dangkal. Hal ini membuat kita harus berhati-hati karena kita bisa menabrak atau menginjaknya. 


Menikmati sunset

Kayaknya romantis ya bisa menikmati sunset di sebuah pantai? Merasakan embusan angin dan menikmati temaram senja kayaknya jadi catatan penting deh buat saya seandainya saya bisa sampai ke Teluk Kiluan. Sekalian bisa nengokin ponakan-ponakan di Bandar Lampung. Seru kali ya kalau bisa ramean mengunjungi Teluk Kiluan?

Bagaimana dengan kalian Mara dan Erina? Destinasi wisata mana yang pengen banget kalian kunjungi?



Kamis, 08 Februari 2018

Dilan 1990, nasehat ringan untuk remaja milenial

Akhirnya saya terdilan juga. Setelah seharian saya berkegiatan tanpa jeda, namun melihat wajah Kakak yang kelelahan karena kegiatan menjelang UNAS membuat seorang ibu rela mengusahakan sebuah senyum supaya esok pagi ia bersemangat menghadapi esok hari.

“Aku butuh refreshing,” katanya sambil membaringkan tubuhnya sehabis maghrib.

“Mau nge-Dilan?” tanya saya. Mata kakak langsung bersinar. 

Lantas satu jam kemudian kami sudah mengantri di sebuah bioskop di mall di Magelang. Antrian sudah tak terlalu panjang. Mungkin karena nonton pas week days dan malam pula, cineplex pun tak terlalu rame.

Fix. Ini memang film untuk bernostalgia. Barengan saya nonton banyak para bapak dan ibu sepantaran saya. Namun tak ketinggalan anak-anak usia Kakak dan Adek pun lumayan banyak. Kalau para bapak dan ibu ingin bernostalgia dengan setting cerita di tahun 90-an, maka remaja-remaja ini pun bernostalgia dengan pemeran dalam film Dilan 1990.

Siapa nggak kenal Iqbal Dhiafakhri Ramadhan? Mantan anggota Coboy Junior yang dari awal kemunculannya memang dielu-elukan anak SD jaman itu. Bahkan Adek yang saat itu masih TK pun suka dengan Coboy Junior. Jangan ditanya bagaimana Kakak. Antusiasnya nonton film ini saya kira karena wajah pemeran Dilan yang cuteness overload. Jangan lupa, di film itu ada Debo, salah satu mantan idola cilik yang berasal dari Sukabumi yang punya suara jernih. Saya ingat saat itu ia selalu diantar oleh Kakak atau Mamangnya. 

Film ini membuat penonton betah dan tak mengeluarkan ponsel meski sekedar nge-cek WA doang. Saya bernostalgia dengan masa remaja saya. Saya dulu juga membaca buku serial Olga yang ditulis oleh penulis favorit abadi, Hilman Hariwijaya. Milea membaca buku itu di angkot maupun di kamarnya. Lantas melihat kamar Dilan yang memajang majalah Hai, saya pun tersenyum mengingat jaman itu sering saling meminjam dengan teman saya. Saya pinjem majalah Hai nyariin lirik lagu yang lagi hits saat itu, dan temen saya minjem majalah Aneka saya jika pengen baca cerpen. 

majalah tahun '90-an. Ada yang tahu siapa model di majalah tersebut? :D


Tak ketinggalan poster ‘billboard’ dimana saya pun pernah memasangnya di dalam kamar saya. Tak ketinggalan wardrobe untuk milea. Celana selutut dengan suspender. Jeans model baggy. Bener-bener hits di waktu itu.

Senyum saya pun tambah lebar dengan beberapa kesamaan setting film itu dengan kisah masa lalu saya. Riung Bandung, ITB dan nama guru privat Milea. Sama euy sama si mantan yang kuliah di situ dan rumahnya di daerah itu juga. Hahahaha ...

Di sepanjang film sering banget ucapan ‘aaawww’ dari depan atau belakang saya saat ada kata atau hal romantis yang dilakukan oleh Dilan. Si Kakak senyum-senyum penuh arti sementara Adek berbisik di telinga saya,” Dilan itu bikin gemes banyak orang.”

Bener banget kata si Adek. Saya yang udah emak-emak aja terbaper mendengar kalimat-kalimat yang dikatakan oleh Dilan. Seperti ada ribuan kepakan sayap kupu-kupu yang tiba-tiba mengunjungi dada. Hati saya pun terasa hangat. Mungkin sudah lama fakir rayuan gombal. Hahaha ...


Emak pun ikut terbaper, Nak :D


Nggak ada habisnya kalau ngomongin film terbaper tahun ini. Namun di satu sisi ada hal-hal yang menjadi catatan ringan untuk saya. Catatan untuk menasehati anak-anak saya yang sudah remaja. Dari awal berangkat saya sudah katakan pada anak-anak bahwa hal-hal di depan kita ada yang memang bisa dijadikan tuntunan, namun banyak juga yang hanya bisa kita jadikan tontonan.

Bukan hanya yang bisa menjadi tontonan saja tak bisa diambil manfaatnya. Hal buruk malah lebih banyak yang bisa diambil pelajarannya untuk manusia. Supaya manusia bisa jauh lebih baik dari apa yang dihadapi.

Dari Dilan, remaja sekarang bisa belajar tentang bagaimana menjadi gentleman. Laki-laki yang pemberani namun sopan terhadap orang tua. Ia juga berani bertanggung jawab terhadap hal buruk yang ia lakukan. Kasih sayang tak hanya bisa diungkapkan dengan kata-kata. Hal sederhana pun bisa membuat orang lain menaruh respek pada kita. Contohnya, saat Milea sakit, Dilan mengirim tukang pijit untuk memijit Milea. Namun laki-laki tak harus gahar meski untuk mempertahankan harga diri. Saya nggak setuju sih, kalau remaja yang mukul gurunya meski sesalah apapun guru itu. Itu dilakukan oleh Dilan saat Pak Suripto menarik kerah bajunya. Jaman saya SMA dulu mana ada murid yang berani mukul? Ditatap tajam oleh seorang guru aja langsung nunduk, nggak berani ngapa-ngapain.

Nge-gang, tawuran, sepertinya sudah tak ada lagi di kota kecil saya. Namun di tahun 90-an, saya tahu ada geng-gengan, dengan muka gahar seperti yang ada di film Dilan. Setahu saya dulu ada dua geng besar di Jogja dan sekitarnya. Joxzin dan Kizruh. Banyak banget coretan dengan dua kata itu di tembok-tembok di pinggir jalan raya. Itu pengingat bagi Adek, bahwa itu bukan hal yang pantas untuk ditiru. Hanya akan melukai. Dan hal terburuk bisa saja terjadi jika terlibat dalam hal-hal seperti itu. Dan itu catatan bagi kita para orang tua untuk memilihkan lingkungan yang baik bagi anak-anak kita. Tapi saya penasaran deh, apa ya latar belakang Dilan yang pintar, romantis dan dekat dengan ibunya bisa punya lingkungan seperti itu?

Dari Milea, remaja sekarang bisa belajar menjadi anak yang mandiri. Ia punya harga diri ketika Benny, pacarnya yang berasal dari Jakarta melecehkan dengan sebutan yang tak pantas ia langsung memutuskan hubungan.  Milea menutup hati untuk orang yang tak bisa memperlakukannya dengan baik. Ia juga patuh akan kata-kata ayah dan ibunya. Tak ada perlawanan meski ia tak menyukai apa yang dikatakan orang tuanya. 

Namun ada catatan penting saya untuk Kakak dengan karakter Milea ini. Jangan pernah terbuai oleh kata-kata manis. Milea membuka diri dengan kehadiran Dilan sementara ia masih mempunyai relasi dengan Benny. Dalam hal ini, Kakak pun belajar tentang sebuah kesetiaan meski sebenarnya kurang tepat juga. Sebagai perempuan, sekuat apapun perasaan kita, cobalah untuk menahan diri untuk tak terbuka dengan apa yang kita rasakan. Perasaan perempuan terhadap laki-laki yang belum halal adalah aurat. Maka jaga perasaan yang kita punya supaya tak meliar. Dan perasaan itu akan sangat indah jika dipersembahkan untuk laki-laki yang dihalalkan untuk kita.

Film ini juga sebagai pengingat bagi saya. Saya punya anak laki-laki dan perempuan. Dalam urusan anak-anak berelasi, saya kok sepertinya nggak akan deket-deket dengan mereka yang menyukai Kakak atau Adek. Saya nggak akan seterbuka Bunda Dilan sampai mengantarkan Milea pulang dan bertemu dengan Ibu Milea. Apalagi sampai mengajak seorang remaja perempuan masuk ke kamar anak laki-laki kita. Runyam urusannya nanti.

Saya juga takkan mengijinkan Kakak berdua saja dengan lawan jenisnya kalau nggak terpaksa banget. Apalagi sampai malam. Saya akan marah besar jika Kakak main lama di rumah teman laki-laki meski di sana ada keluarganya. Saya takkan membiarkan anak saya dikenal sebagai pacar seseorang. Saya hanya mau anak saya dikenalkan sebagai istri sah dari seorang laki-laki yang bertanggung jawab terhadapnya dunia dan akhirat. (Jadi dalem banget obrolannya)



Lalu apakah film ini aman untuk remaja? Kalau saya sih film ini tetap memerlukan bimbingan orang tua. Daripada melepaskan anak-anak nonton bareng temennya, saran saya sih lebih baik orang tua menemani jika anak-anak ingin nonton film ini. Supaya pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak mereka bisa segera terjawab. Seperti saat Adek bertanya,”Jaman dulu kok kalau motoran nggak pake helm ya?”

Rabu, 07 Februari 2018

Ulasan Seputar Alasan dan Keuntungan dari Berjualan Pulsa Online


Saat ini memiliki bisnis tambahan bisa menjadi pekerjaan sampingan yang bisa menambah penghasilan sehingga membuat Anda lebih bisa untuk membeli barang yang diinginkan atau yang dibutuhkan. Salah satu bisnis sampingan yang bisa anda pilih adalah bisnis jual beli pulsa. Bisnis pulsa ini bisa dilakukan secara offline ataupun online. Akan tetapi, bisnis pulsa online saat ini bisa memberikan sedikit peluang yang lebih luas dibandingkan dengan berjualan secara offline.

Ada beberapa alasan mengapa Anda harus berbisnis pulsa secara online. 

Pertama adalah karena target sasaran pasar yang lebih luas. Jika Anda hanya berjualan pulsa secara offline, maka sasaran pasar Anda hanya ke orang-orang tertentu atau hanya orang yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Sedangkan jika berjualan secara offline, Anda bisa mendapatkan konsumen yang lebih bervariasi misalnya dari tempat tinggalnya yang jauh dari tempat Anda.

Kedua adalah tidak perlu repot-repot memikirkan tempat. Umumnya, orang yang berjualan pulsa tidak perlu memikirkan menyewa tempat yang luas kecuali jika Anda tidak hanya ingin membuka counter dengan layanan atau produk yang lebih banyak. Sedangkan jika Anda menjual pulsa secara online, otomatis Anda hanya menyediakan pulsa dengan nominal tertentu yang disediakan oleh provider sehingga Anda tidak perlu repot menyediakan tempat untuk menyimpan kartu perdana ataupun produk lainnya misalnya headset kecuali jika Anda juga membuka toko offline yang menjual produk yang sama yaitu pulsa dan beragam produk lainnya misalnya casing hp.

Ketiga adalah bisa dilakukan siapa saja. Untuk bisa menjual pulsa online, tidak perlu keahlian khusus untuk melakukannya. Anda hanya perlu melakukan sesuai petunjuk dari agen utama dan melakukan prosedur yang ditentukan, misalnya kapan harus transfer dan kapan permintaan pulsa tersebut harus dibatalkan, sebelum akhirnya konsumen bisa mendapatkan pulsa sesuai dengan yang diminta. Karena kemudahan pengoperasiannya tersebut membuat Anda bisa mengalihkan tanggung jawab pengiriman pulsa ke orang kepercayaan Anda misalnya ke kakak atau adik Anda karena Anda sedang tidak bisa melakukannya.

Keempat adalah keuntungan yang menjanjikan. Tidak seperti bisnis lainnya yang akan memberikan Anda keuntungan dalam jumlah besar dalam jangka waktu yang singkat. Bisnis pulsa tidak memberikan keuntungan dalam waktu singkat namun memberikan keuntungan yang konstan. Banyak orang yang membutuhkan pulsa sehingga setiap harinya setidaknya pasti ada orang yang akan meminta untuk dikirimkan pulsa. Dari keuntungan yang kecil tersebut namun sedikit demi sedikit jika transaksi terjadi setiap harinya maka bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar.

Kelima adalah resiko yang kecil. Bisnis pulsa baik secara offline atau secara online termasuk sebagai salah satu bisnis yang beresiko kecil sehingga Anda tidak perlu khawatir mengenai resiko kerugian atau bangkrut dengan nominal yang cukup besar bahkan di awal bisnis tersebut dibangun. 

Keenam adalah Anda lebih hemat biaya dan waktu. Hal tersebut disebabkan bisnis pulsa secara online ini bisa dioperasikan dimana saja dan kapan saja Anda mau asalkan Anda memiliki koneksi internet yang cukup stabil. Sehingga, jika ada permintaan pengiriman pulsa, Anda bisa langsung memprosesnya hingga pulsa tersebut sampai di nomor konsumen tersebut.

Ketujuh adalah modal yang minim. Anda bisa membuka usaha pulsa online dengan modal yang kecil dan kemudian menjualnya kemudian dari pengelolaan keuangan yang baik bisa membantu Anda untuk menjalankan bisnis tersebut dan menambah produk yang bisa Anda jual misalnya dari yang sebelumnya hanya bisa melakukan top up sebanyak Rp 200 ribu menjadi Rp 500.000.