Desember 2019 - Jurnal Hati Irfa Hudaya

Senin, 23 Desember 2019

Roru Gulung Abon, Pendatang Baru dari Semarang Roru Cake

Assalamualaikum temans, 

Semarang itu rajanya roti, kue atau bakery di Jawa Tengah. Beberapa kali merasakan produk berbahan terigu ini tak ada yang menyamai cita rasa cake, roti atau bakery seenak buatan toko-toko kue di Semarang. Makanya dulu saat adik saya nikahan, saya menggunakan lapis legit buatan salah satu toko kue dan bakery di Semarang lho sebagai sajian di stall snack. Jadi saat saya mendapatkan undangan dari Semarang Roru Cake langsung deh, cus ke Semarang, meski kudu naik motor 2,5 jam supaya tepat waktu sampai Jalan Sriwijaya. 


Dulu saya mengenal Roru cake adalah kue kekinian yang dimiliki oleh artis dari ibukota. Sempat mendapatkan cerita dari teman-teman yang sudah mencoba dan memberikan testimoni yang memuaskan. Penasaran juga sih, secara beberapa kue dengan konsep yang sama ternyata dari segi rasa kurang memuaskan. Ditambah lagi banyak kue kekinian itu gulung tikar, dan menyisakan beberapa yang masih bertahan di berbagai kota di Indonesia. 



Semarang Roru Cake termasuk kue kekinian yang bertahan cukup lama. Ditambah saat ini sudah tak menggandeng artis sebagai salah satu owner atau brand ambassadornya. Acung dua jempol untuk Semarang Roru Cake yang berani mengubah konsep dan branding. Hal ini menunjukkan keseriusan dari owner sendiri untuk menciptakan inovasi baru untuk menjadikan Roru Cake ini sebagai oleh-oleh khas Semarang. 

Saya termasuk salah satu orang yang sering belanja kue jika berlibur di Semarang. Kemasan travel pack jadi pilihan karena mudah dibawa, dan bisa dicemil di jalan. Yang kita kenal selama ini yang namanya kue ya pasti manis. Namun inovasi terbaru dari Semarang Roru cake ini bikin penasaran deh. Inovasi terbaru dari Semarang Roru Cake adalah Roru gulung abon. 



Begitu sampai di Semarang Roru Cake yang berada di Jalan Sriwijaya saya disambut oleh karyawan Semarang Roru Cake yang ramah. Mereka sibuk menata tester yang bisa kita ambil kapan saja. Saya yang belum sarapan tentu saja gelap mata nyobain beberapa produk yang cepet banget habis begitu disajikan. Ada chocomaltine yang krenyes-krenyes, oreo redvelvet dan tiramisu yang manis tapi nggak bikin eneg. Dan yang paling banyak saya ambil adalah Roru Gulung Abon yang gurih dengan limpahan abon yang buanyaaaaakkk. 




Dalam acara launching Roru Gulung Abon ini diperkenalkan owner yang saat ini berusaha untuk membuat inovasi inovasi terbaru dari Semarang Roru Cake yaitu Afiansyah Harahap, Very Hananto, Febriano Lazuardy dan Hafiz Khairul Rizal.



Menurut Afiansyah Harahap, selain memunculkan varian baru yaitu Gulung Abon, Semarang Roru Cake membuat packaging baru varian yang sudah ada menjadi travel pack sehingga harga bisa ditekan. Meski begitu bahan yang dipakai tetap saja bahan premium sehingga tak mengubah kualitas sama sekali. 


Harapan dari Afiansyah Semarang Roru Cake ini menjadi cake yang fun, diminati oleh masyarakat dan ditunggu varian- varian barunya. Semarang Roru Cake akan mengembangkan varian-varian baru ke depannya. Semarang Roru Cake akan menampung masukan dari masyarakat dan melihat animo masarakat terhadap varian-varian yang sudah ada. Ke depannya Semarang Roru Cake akan mempertimbangkan segala varian dan disesuaikan dengan lidah masyarakat Semarang supaya makin dikenal sebagai oleh-oleh dari Semarang. Selain varian rasa manis di varian kue, Semarang Roru Cake akan memberikan alternatif kue yang memiliki rasa asin dan gurih seperti Roru Gulung Abon. 

Kalau melihat foto-foto di bawah ini, kalian pilih yang mana? 






Minggu, 15 Desember 2019

HP Spectre x360: Standar Baru Laptop untuk Performa dan Keamanan

Assalamualaikum temans, 

Bagi saya yang termasuk pekerja digital, untuk piranti untuk bekerja sering kali nggak mikirin desain yang keren. Yang penting performa lumayan, dan masih masuk budget aja. Berbeda sekali dengan anak-anak saya saat memilih perangkat digital memikirkan desain yang stylish di luar performa yang mumpuni. Beda generasi beda kebutuhan ya? 

Produsen pun menjawab keinginan dari pengguna dengan meningkatkan berbagai fasilitas dan performa produk sehingga pengguna pun memiliki banyak alternatif pilihan dari sekian banyak merek yang hadir di pasaran. Dengan pengguna yang memiliki pengetahuan digital yang fasih tentunya mereka akan banyak membandingkan antara tuntutan kebutuhan, eksklusif, serta harga yang sepadan dengan produk. Produk-produk premium pun kini menjadi incaran bagi para profesional muda, pekerja digital, maupun para remaja kreatif. 

Beberapa hari yang lalu di Roaster and Bear, Harper Yogyakarta Hewlett Packard Indononesia meluncurkan laptop terbaru HP Spectre x360.



HP Spectre x360 merupakan PC konvertibel terkecil di dunia. Saya yang 10 tahun ini menggunakan laptop keluaran HP Indonesia ya semangat dong pengen tahu apa lagi yang bisa dijadiin wishlist tahun depan. 

HP Spectre x360, performa tanpa kompromi 




Melihat warnanya saja, saya sudah jatuh cinta pada pandangan pertama. Naksir berat sama warna hitamnya yang matte. Ngebayangin aja kalau anak-anak juga bakal naksir berat sama warna ini. Laptop berjenis convertible PC ini desainnya keren abis. Memiliki berat 1,3 kg dan bentuknya hanya 16,9mm dengan bezel display tipis nyaris borderless nggak bisa dianggap enteng loh. Layarnya yang berukuran 13,3 inchi bisa diputer sampai 3600. Menggunakan layar Amoled 4K dan FHD IPS dengan perlindungan Corning Gorilla Glass disematkan pada layar HP Spectre x360. 


Di kesempatan ini Hansen Wijaya, Consumer PC Lead Hewlett Packard Indonesia dan Catur Nugroho, Product Knowledge Hewlett Packard Indonesia memaparkan ketangguhan seri terbaru dari HP untuk kebutuhan serbaguna dari produk tersebut. 

HP Spectre x360 ini 13% lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya dengan rasio screen-to-body sebesar 90%. Tentunya dengan performa yang lebih meningkat. Dengan warna nightfall black dengan aksen copper luxe dan natural silver, tak ketinggalan juga desain gem-cut yang memikat. 

Posisi port USB-CTM sengaja dibuat miring. Hal ini didesain demikian supaya memberikan pengaturan kabel yang lebih baik dan menyamankan konsumen. 

HP Spectre x360 teranyar ini memiliki kinerja berlipat dibanding genre sebelumnya. Peningkatan performa ini didukung oleh prosesor quad core 10th Gen intel i7-1065G7. Processor ini berkecepatan 1,3GHz dan mempunyai kecepatan maksimal 3.9Ghz dengan bantuan intel Turbo Boost Technology. 



Dengan RAM 16 GB DDR4 bisa lancar jaya nih rendering video kalau mau bikin video pendek. Main game pun nggak ngelag mulu meskipun HP Spectre x360 ini bukan laptop gaming. Bisalah diadu dengan produk laptop gaming milik kompetitor. 

HP Spectre x360 dilengkapi dengan Intel Wi-fi 6 (802.11ax) dengan kecepatan transfer file hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan Wi-Fi 5. Hal ini membuat koneksi tetap stabil meskipun berada di area hotspot yang digunakan bersama. 

Kalau punya penyimpanan data sampai dengan 1TB ini kira-kira apa yang bisa kita lakukan ya? Kalau saya sih bisa menyimpan data-data penting atau foto-foto pekerjaan lebih banyak dan transfer data yang lebih baik. Nah, HP Spectre x360 ini memiliki tempat penyimpanan data sebesar itu. Kalau anak saya autodownload film kayaknya nih. 

Untuk battere, HP Spectre x360 ini bisa bertahan sampai 22 jam. Atau kalau pengen mager dan rebahan bisalah nonton film sampai 16 jam. Asyiknya lagi, laptop ini sudah fast charging loh. Dari 0% sampai battere terisi 50% nya cukup 30 menit doang. 

Laptop convertible ini juga dilengkapi dengan fitur HP webcam kill switch yang menjaga pengguna dari peretasan dengan tombol on/off untuk mematikan fungsi webcam saat tidak digunakan. Selain itu ada fasilitas tombol khusus untuk menyalakan dan mematikan mikrofon. 

Untuk keamanan dan kenyamanan, pengguna dengan mudah dapat menggunakan Windows Hello untuk login dengan fitur standar seperti kamera IR terkecil HP dan pemindaian sidik jari yang terletak di papan keyboard

Harga HP Spectre x360

Jadi, kalian mau pilih yang mana?