Maret 2021 - Jurnal Hati

Kamis, 18 Maret 2021

TIGA HAL PENTING TENTANG SCARLETT WHITENING BODY CARE



Assalamuaikum temans,

Punya anak usia remaja itu membuat ibu harus selalu update terhadap apa yang sedang ngehype saat ini. Mulai dari musik, film, topik obrolan yang seru bagi remaja, fashion, kosmetik, sampai dengan media sosial. 

Meskipun di masa pandemi, anak remaja ini pun tetap minta uang saku dong. Mereka memilih dompet digital dan uang elektronik sebagai tempat menyimpan uang saku.

Mereka tetep aja jajan. Cuma jajannya bukan lagi makanan atau snack seperti jika sekolah tatap muka. Kalau anak cowok belanja hal-hal yang terkait dengan gadget atau gaming, kalau anak cewek suka sekali hal-hal yang terkait dengan kecantikan. Termasuk anak saya.

Setelah beberapa bulan lalu ia seneng beli masker wajah. Dua minggu yang lalu datanglah paket baru yang ia pesan. Ternyata itu adalah paket bodycare dari Scarlett Body Whitening. Saat datang pengiriman produk ini menggunakan box yang reuseable. Saat di-unboxing ternyata produk ini masing-masing terbungkus dengan bubble wrap sehingga aman dari benturan. Nggak adalah cerita produk rusak saat sampai di tangan

Paket tersebut berisi Romansa Body Scrub, Pomegrante Brightening Shower Scrub dan Freshy Fragrance Brightening Body Lotion. Anak saya ternyata membeli paket bodycare dari Scarlett ini di toko online karena produk ini tidak dijual offline. 


HARGA DAN UKURAN.

Produk ini bisa didapatkan per item atau per paket. Jika hanya ingin membeli satu item saja produk ini bisa didapat dengan harga 75.000 untuk Body Scrub seberat 325gr, Brightening Shower Scrub atau Fragrance Brightening Body Lotion 300 ml. 


Jika ingin mendapatkan paket 5 item maka kita bisa mendapatkan paket produk dari Scarlett dengan harga Rp. 300.000,-. Paket lima item tersebut boleh memilih variasi campuran apapun. Anak saya sih beli paket isi tiga item seharga Rp. 195.000,-. Lumayan kan?


REVIEW SCARLETT WHITENING BODY CARE BY FELICYA ANGELISTA


Sebelumnya kudu disclaimer dulu nih. Setiap pemakaian produk dari Scarlett ini hasilnya bisa berbeda-beda, tergantung kulit masing-masing. Nggak bisa juga disamaratakan. Saya dan anak saya juga beda hasilnya kok setelah pemakaian selama dua minggu. 


1. Romansa Body Scrub




Kemasan
Sekali pandang, kemasan dari produk ini kelihatan girly banget. Dengan warna dasar putih dan peach kemasan dan gambar floral membuat Body Scrub Romansa terlihat catchy. 

Kemasan Body Scrub Romansa ini cukup besar dibanding produk lain. Pas dibuka ternyata isinya full. Beberapa kali beli produk body scrub selalu ada ruang kosong meski dua atau tiga milimeter dari segel penutupnya. 


Tekstur produk
Tekstur body scrub ini hampir mirip dengan tekstur body butter hanya saja tidak berminyak banget. Lebih mirip sama body cream deh. Ada butir butir scrub yang halus banget dan mudah dibalurkan. Karena butiran scrub yang halus itu makanya body scrub ini nggak sakit kalau diaplikasikan di kulit. 

Cara pemakaiannya ya kayak kalau kita luluran gitu. Setelah diaplikasikan ke seluruh tubuh, tunggu hingga dua menit atau agak kering. Baru kemudian gosok perlahan. Lembut aja. Kotoran-kotoran langsung rontok deh. Setelah itu bilas dengan air sampai bersih. Lumayan lama bilasnya sih kalau saya, karena kalau cuma sekali dua kali masih terasa licin dan air bilasan masih kelihatan berdaki.


Keharuman dan wewangian
Karena nggak setiap hari memakai Romansa Body Scrub, jadi saya inget banget kalau wanginya nempel. Saya pakai Romansa Body Scrub di pagi hari, siangnya masih ada loh wanginya meskipun harumnya menipis. Meskipun banyak berkegiatan di rumah tak lantas membuat wanginya menghilang. 

Menurut saya harumnya feminin banget. Wanginya floral ditambah manisnya permen membuat perpaduan keharuman Body Scrub ini terasa lembut di indra penciuman. Suami saya aja bisa membaui wanginya saat saya lewat dalam radius tiga meter. 


2. Pomegrante Brightening Shower Scrub




Kemasan
Botol Scarlett Brightening Shower Scrub ini kelihatan tebal dan tidak mudah penyok. Dengan kemasan seperti ini kalau buat traveling kayaknya aman deh. Botol ini tertutup cukup rapat dengan tutup flip flop. 

Kalau biasanya tutup flipflop kalau sudah dibuka pertama kali sering kali jadi kurang kuat dan rapat. Tapi tutup Scarlett Brightening Shower Scrub ini cukup kuat dan rapat sehingga tidak khawatir rusak atau isinya bocor. Botol kemasannya bening, sehingga bisa melihat teksturnya yang berbentuk gel dengan warna transparan dengan scrub beads warna warni. Cantiiiiikkk ...

Di tutup bagian atas dan bagian depan botol terdapat sebuah tulisan “SCARLETT” yang tercetak dengan huruf emboss. Ini menjadi salah satu ciri keaslian dari produk Scarlett Whitening Body Care. Lalu di botol itu tertempel label yang cukup besar dengan pilihan font yang unik. Tulisannya pun cukup besar dilihat. Seandainya Scarlett Whitening ini dijual bebas tentu akan memudahkan konsumen mengenali produknya saat berada di toko. 

Selain label ada hologram yang menunjukkan keaslian produk. Ada juga waktu kadaluarsanya sehingga pemakai nggak khawatir lagi memakai produk yang sudah expired. 


Tekstur produk
Tekstur dari Scarlett Brightening Shower Scrub ini memiliki tekstur seperti gel. Warnanya yang cantik disertai dengan scrub beads nya warna biru dan merah kelihatan kontras dengan Pomegrante Brightening Shower Scrub yang warnanya ungu transparan. 

Secara penampakan sih scrub beads nya terlihat lebih besar dibanding produk lain. Tetapi jika dituangkan terasa jika butiran scrubnya lebih sedikit. 

Waktu saya cobain pakai shower puff busanya banyak lho. Beda banget dengan body shower lain yang mengandung scrub. Saya sih seneng ya, mandi dengan busa yang melimpah. Rasanya mandi beneran deh, kerasa segernya.

Setelah mandi pakai Scarlett Brightening Body Shower saya merasa kesegarannya awet. Kulit juga nggak kering, terasa lebih lembab dibanding saat saya pakai sabun yang biasa saya pakai.


Keharuman dan wewangian
Kesan pertama kali menghirup aroma Pomegrante Brightening Shower Scrub ini yang terbayang adalah wangi buah-buahan yang fresh. Wangi wangian ini bikin mood naik deh karena terasa segar dihirup di pagi hari. 

Begitu memakai produknya mulai terasa wanginya seperti buah dicampur daun mint. Aromanya segar campur semriwing di tubuh sehabis mandi. Kesegarannya pun awet. Seandainya nggak pergi keluar tanpa menggunakan roll on atau body mist saya rasa cukup aman deh, tanpa ada bau kurang sedap meski tetap berkegiatan di rumah. 



3. Freshy Fragrance Brightening Body Lotion




Kemasan
Sama seperti shower scrub, Scarlett Brightening body lotion ini memakai botol bening yang memudahkan pengguna melihat seberapa banyak body lotion itu di dalam botol. Di botol body lotion ini pun terdapat sebuah tulisan “SCARLETT” yang tercetak dengan huruf emboss dan hologram sebagai bukti keaslian produk ini. 

Kemasan botol Freshy Fragrance Brightening Body Lotion berbentuk pump. Dengan botol bentuk pump ini akan memudahkan kita akan menggunakan produk seberapa banyak tanpa khawatir akan berlebihan dalam menuangkan produknya. 

Scarlett Brightening Body Lotion aman dibawa untuk traveling. Selain karena bentuknya pump sehingga nggak khawatir tutup terlepas karena kurang rapat nutupnya produk ini dilengkapi dengan lock & unlock. 

O ya, mungkin saya yang nggak update dengan produk yang lagi ngehype di kalangan anak muda. Saya amaze lho, ada kemasan botol yang bentuknya pump dilengkapi dengan lock dan unlock. Mau makai tinggal diputar ke kiri. Selesai tinggal diputar ke kanan dan langsung terkunci. Nggak khawatir mbleber kemana-mana dong. 


Tekstur Produk
Tekstur dari Fragrance Brightening Body Lotion tuh lembut banget. Begitu dioles ke kulit langsung meresap sehingga nggak terasa licin. Meski kulit saya berjenis kulit kering tapi produk Scarlett ini tetap membuat kulit saya lembab. 

Saya nggak terlalu banyak membutuhkan produk ini untuk melembabkan kulit. Untuk sekali tekan pump nya bisa saya gunakan untuk pengolesan tangan dan kaki. Kelembabannya pun bertahan lama. Pemakaian selama enam jam pun masih terasa lembab dan lembutnya.

Biasanya saya memakai produk ini setelah mandi. Kulit selain terasa lembab juga halus karena serangkaian body care dari Scarlett Body Whitening yang lainnya juga.


Keharuman dan wewangian
Ada yang bilang wanginya Freshy Fragrance Brightening Body Lotion itu kayak Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne yang harganya sekitar 2,5 juta. Wanginya lembut banget. Kayak wangi buah pir bercampur floral dan sedikit wangian kayu yang halus. Menurut saya sih wanginya manis dan menenangkan. 

Hampir setiap hari saya memakai Freshy Brightening Body Lotion, dan lebih sering saya gunakan di malam hari. Satu waktu saya pakai mulai pagi karena hendak keluar rumah. Dari mulai jam 06.00 - 15.00 berkegiatan di luar rumah. Sering cuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Waktu saya coba cium punggung tangan saya masih nempel lho wanginya produk ini meskipun tipis. Awet banget kan wanginya?


HASIL PENGGUNAAN SCARLETT WHITENING BODY CARE


Sejujurnya saya nggak berharap banget untuk memiliki kulit yang lebih putih dibanding sekarang. Untuk ukuran orang Jawa, kulit saya dan anak saya sudah lebih terang dibanding orang lain. 

Namun memakai produk ini kulit saya dan anak saya jadi lebih cerah. Setelah penggunaan selama 2 minggu ada perbedaan meski nggak begitu menyolok. Untuk kulit saya yang cenderung kering, setelah dua minggu pemakaian jadi terlihat lebih sehat dan segar. Nggak kelihatan bersisik, jadi terlihat lebih lembab. 




Kalau diaplikasikan pada kulit anak saya ada perubahan pada warna kulit. Ya, kulitnya memang lebih putih meski sebenarnya kulit anak saya pun sudah terlihat lebih putih dibandingkan teman-temannya. 


Over all, saya sih puas ya nyobain produk dari Scarlett Whitening ini. Body Scrub, Body Shower dan Body Lotionnya mengandung glutathione dan vitamin E yang bermanfaat untuk mencerahkan, melembabkan dan memberikan nutrisi untuk kulit. Produk ini sudah terdaftar di BPOM dan telah tersertifikasi halal. Jadi nggak ada keraguan ya untuk muslimah yang ingin memakai produk ini?




Melihat logo Not tested animal di kemasan produk ini juga memberikan kepastian bahwa produk ini tidak diujicobakan pada binatang. Satu point bagus untuk Scarlett Whitening. 

Produk ini nggak dijual bebas. Kalau pengen ngedapetin produk yang terjamin keasliannya bisa ke online shop nya di shopee. Bisa langsung klik ke https://shopee.co.id/scarlettofficialshop untuk mengetahui info lebih lengkap. 

Selasa, 02 Maret 2021

Scabies : Mengobati dan Pencegahannya pada Anak


Anak-anak termasuk dalam golongan paling rentan terhadap penyakit. Tak terkecuali dengan penyakit kulit. Banyak orang masih saja abai terhadap kulit mereka. Banyak anggapan bahwa penyakit kulit itu bisa sembuh secara sendirian. 

Padahal yang namanya penyakit kan mau seringan apapun ya harus diobati kalau sudah masuk dalam tubuh. Sesuatu yang ringan namun diabaikan lama-lama kan akan memperparah. Bisa jadi dampak dalam tubuh tidak begitu terasa. Namun tetap saja mengganggu. 

Salah satu penyakit kulit yang sering menyerang anak anak adalah scabies. Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu kecil disebut sarcoptes scabiei. Kutu ini tak bisa dilihat dengan mata telanjang. Kutu ini bisa menyebabkan gatal yang intens membuat anak-anak rewel karena tak nyaman. 

Gejala yang timbul saat anak terkena scabies adalah :
1. Gatal parah. Biasanya gatal itu memburuk pada malam hari atau setelah mandi air panas.
2. Terdapat bentol atau lepuhan pada kulit tempat kutu bersembunyi.
3. Kulit kemerahan dan muncul ruam.
4. Kulit bersisik atau berkerak. 

Gejala tersebut baru biasanya muncul sekitar 4-6 minggu setelah kutu tersebut menyerang kulit anak. 

Coba cek anak-anak anda. Biasanya bentol scabies di anak berusia dua tahun ke atas muncul di tangan, sela-sela jari, pergelangan tangan, pinggang, paha, pusar, daerah selangkangan, dan ketiak. Sementara pada anak di bawah dua tahun benjolan sering kali timbul di kepala, leher, telapak tangan, dan telapak kaki. 


Mengobati scabies pada anak 

Jika anak anda mengalami gejala tersebut segera bawa ke dokter untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan. Biasanya untuk memastikan diagnosis, dokter akan melihat kondisi kulit anak untuk menemukan tanda-tanda scabies. 
Setelah dipastikan anak anda terkena scabies biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan seperti di bawah ini:
1. Krim dan lotion yang mengandung permethrin, lindane, sulfur, atau crotamiton.
2. Obat antihistamin untuk membantu meringankan rasa gatal.
3. Obat ivermectin untuk scabies yang luas dan berat.
4. Antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri pada kulit anak-anak 

Biasanya pengobatan ini membutuhkan waktu kurang lebih empat sampai enam minggu sampai penyakit ini sembuh dan gejalanya hilang. Yang perlu diingat jangan menghentikan pengobatan tanpa anjuran dokter. 

Pencegahan Scabies pada Anak 

Penyakit scabies adalah penyakit kulit yang mudah menular ketika seseorang yang sehat mengalami kontak langsung pada bagian kulit yang mengalami scabies. Tidur berdekatan atau menggunakan alat pribadi bersama dengan pengidap scabies pun bisa menjadi jalan penularan. 

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah scabies pada anak yaitu: 

1. Memperhatikan lingkungan bermain anak
2. Cuci bersih barang milik anak dengan bersih. Jika barang-barang milik anak pernah dipakai bersama orang lain segeralah dicuci dengan air panas untuk menghilangkan kutu penyebab scabies.
3. Menjaga kebersihan lingkungan bermain anak dengan sering menyapu lantai dan mengepel lantai dengan pembersih lantai.
4. Jika memiliki hewan peliharaan perhatikan juga kebersihan hewan dan kandangnya. Scabies juga bisa ditularkan melalui hewan. O ya, ada baiknya hewan peliharaan pun diberikan vaksin supaya kesehatannya terjaga 

Jika artikel ini belum memberikan informasi yang dibutuhkan, ada baiknya anda membuka www.halodoc.com. Website ini memberikan begitu banyak informasi kesehatan. Mulai dari penyakit yang sangat ringan sampai penyakit berat akan anda temukan informasi yang lengkap beserta solusinya. 

Anda pun bisa mengunduh halodoc melalui aplikasi di ponsel anda. Banyak fitur bermanfaat yang bisa anda gunakan. Tak hanya informasi ataupun saran kesehatan. Konsultasi dengan dokter secara jarak jauh pun bisa anda lakukan. 

Yuk, lakukan tindakan preventif bagi kesehatan. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?




Senin, 01 Maret 2021

Harapan tahun ini : menjadi rekanan ISC sebagai penyedia produk



Assalamualaikum temans,

Sedih nggak sih, pandemi sudah setahun, tapi virusnya masih ada di sekitar kita? Kalau dulu awal pandemi rasanya masih di awang-awang, kayaknya nggak mungkin nyamper jauh sampai pedesaan. Nggak tahunya,tuh virus deket banget sama kita. Di tempat saya aja, samping kanan, kiri dan belakang rumah semuanya sudah terpapar covid. 

Masalah kesehatan begitu memprihatinkan. Belum lagi kalau bicara tentang perekonomian. Banyak banget masyarakat yang kehilangan mata pencaharian. 

Dulu jalan menuju arah rumah saya sepi pedagang. Paling ada satu atau dua pedagang, itu pun penduduk sekitar dan sudah lama mencari nafkah lewat jual beli. Namun hampir setahun ini pinggir jalan itu penuh pedagang. Hampir setiap 20 meter ada pedagang yang mencoba mengais rezeki. Apapun ada di jalan itu. Tak hanya makanan, jualan pakaian pun ada, dan semuanya dijual dengan harga yang kompetitif. 




Sayangnya, tak semuanya mendapatkan peruntungannya. Banyak sudah pedagang yang datang dan pergi atau mengganti dagangan. Kalau yang memiliki modal lumayan sih mungkin nggak terlalu khawatir. Yang kasihan justru pedagang-pedagang kecil yang modalnya mungkin nggak sampai jutaan. Bahkan ratusan ribu pun tak sampai. Prihatin juga. Yang bisa saya lakukan salah satunya ya membeli aja jualan mereka. Niatnya bukan jajan. Nglarisi aja. Siapa tahu uang yang saya belanjakan itu ternyata memang dibutuhkan banget. 


Usaha dari rumah

Saya pernah juga kok ngerasain hidup yang prihatin banget. Ketika suami resign dari pekerjaan di kantor lama. Dengan modal seadanya saya dan suami kulakan emping kemudian kami packing kecil-kecil. Lalu kami titipkan ke warung-warung. Waktu itu kami belum paham bagaimana mengemas produk dengan kemasan yang lebih bagus. Istilahnya orang jawa 'waton.' seadanya. Alhasil emping manis jualan kami jarang dilirik orang. 

Sedih itu ketika suami pulang bawa uang hanya cukup untuk belanja sayur dan lauk untuk makan sehari. Padahal kebutuhan dan perut itu nggak bisa nunggu. Namun kami yakin, Tuhan nggak bakalan diem aja. Pasti rezeki akan dilimpahkan di waktu yang tepat. 

Benar saja. Bersamaan dengan suami bekerja di kantor sekarang. Mulai jualan hanya di kala Ramadhan dan menjelang idul fitri. Setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kami pun memutuskan hanya mengemas emping manis dalam ukuran 250gr saja. Secara harga pun tidak terlalu memberatkan. Dan yang penting nggak harus ditaruh di toples karena bisa dicemil rame-rame dan dalam sehari bisa langsung habis. 

Cobaan datang saat pandemi datang. Lebaran kemarin kami hanya menjual 25% dari jumlah yang terjual tahun sebelumnya. Namun lagi-lagi Tuhan memberi jalan yang nggak disangka. Setelah lebaran kami dipertemukan dengan produsen-produsen cemilan dalam skala kecil. Akhirnya terkumpullah produk-produk teman yang kami pasarkan. Produk-produk tersebut kami jual dengan merk Mas Fay, seperti emping manis kami. 

Karena terkumpul beberapa produk akhirnya sosmed kami yang tadinya menggunakan emping mas Fay sebagai nama akun akhirnya kami ganti. Warung Mas Fay adalah akun tempat kami berjualan online. 




Bersyukurnya kami, saat ini kami berjualan setiap hari. Meski masih mengandalkan customer di kantor suami. Tapi kami punya dua reseller untuk produk-produk kami. Alhamdulillah. Meski sedikit-sedikit setidaknya dari warung online ini kami memiliki pendapatan lain. 

Sejujurnya kami tak hanya ingin berhenti di sini. Pengen sekali bisa bergabung dengan rantai penjualan besar. Kalau kami bisa menjadi supplier, tentunya produsen-produsen kecil rekanan kami pun bisa ikut berkembang dan tentunya memiliki pendapatan yang lebih dibanding saat ini. Emping manis pedas, emping asin, usus goreng, kacang bawang, puyur (emping singkong), slondok, peyek lombok, tape ketan dan cobek batu bisa menemukan peminatnya dengan jangkauan yang lebih luas. 



Dan mungkin ini jalan Tuhan juga ketika saya membaca tulisan teman tentang ISC Globe. 



Indo Supply Chain Globe

Mungkin saya yang kudet selama ini tidak mengenal ISC Globe, sebuah perusahaan penyedia barang-barang kebutuhan dasar seperti beras, minyak dan barang kebutuhan lainnya. PT Indo Supply Chain (ISC), yang berkantor pusat di MTH Square, Jakarta Timur, didirikan di tahun 2017. ISC memiliki visi yang menarik yaitu membantu masyarakat untuk mendapat kehidupan yang lebih baik.

ISC memberikan alternatif solusi untuk mendapatkan produk serta sumber penghasilan dari penjualan langsung produk produk kebutuhan dasar dengan dasar kemitraan dan semangat gotong royong. 

Siapapun bisa bergabung sebagai mitra. Hanya dengan modal minim kita bisa bergabung dan bersama mengembangkan bisnis ini. Yang istimewa lagi, bisnis ini bisa diwariskan. 

Pada tahun 2018 PT Indo Supply Chain meluncurkan aplikasi mobil (Mobile Application) ISCGlobe untuk mempermudah proses kemitraan. Calon mitra usaha bisa dengan mudah melakukan pendaftaran secara daring baik melalui aplikasi mobil atau website. 

Tak hanya pendaftaran mitra saja, pemesanan produk pun bisa dilakukan secara daring. Sampai akhir tahun 2020, ISC terus memperluas jangkauan area pengiriman ke beberapa kota seperti Karawang, Tasikmalaya, Cirebon, Pekalongan, Yogyakarta, Solo, Sidoarjo dan Malang.

Ini yang paling menarik bagi saya. ISC tidak hanya fokus pada pengembangan bisnisnya saja. ISC memiliki misi membantu perkembangan UKM lokal di Indonesia. Saat ini ISC telah bekerjasama dengan puluhan UKM sebagai penyedia produk ISC. UKM yang menjadi supplier ISC tersebar di Pulau Jawa dan Bali. 

Inilah yang dinamakan dengan prinsip gotong royong yang menjadi semangat bagi ISC dalam mengembangkan usaha. Cocok banget dengan prinsip masyarakat di Indonesia bukan?

Dengan mengenal ISC ini saya jadi memiliki harapan. Kita nggak pernah tahu darimana pintu rezeki dibukakan oleh-Nya. Pengen juga bisa menjadi rekanan ISC sebagai penyedia produk. Saya yakin produk-produk saya kompetitif kok dari segi kualitas produk dan harga. 

Setelah menulis ini saya langsung hubungi ISC ah. Setidaknya kalau peluang menjadi penyedia produk kecil, masih bisalah menjadi mitra bisnis tanpa modal. Lumayan juga kan, belanja dengan jumlah nggak banyak bisa dapet komisi?