Sabtu, 27 Mei 2017

Borobudur Silver, pilihan kerajinan perak berkualitas


Seumur hidup, sama sekali saya nggak pernah menginjakkan kaki saya ke toko-toko kerajinan perak, baik yang dulu banyak bertebaran di sekitar Jalan Mayor Kusen Pabelan Mungkid ataupun di Kota gede Yogyakarta. Bayangan saya ketika membaca art silver ya toko yang menjual perhiasan dari perak. That’s it. Saya sendiri nggak terlalu suka dengan perhiasan, baik untuk menghias rumah ataupun perhiasan yang biasa dipakai oleh perempuan. Kalau toh punya, saya lebih suka menyimpannya sebagai tabungan.


Workshop Room

Ketika saya punya kesempatan untuk mengunjungi  Borobudur Silver, saya dan teman-teman blogger pun diajak untuk melihat pengerjaan pembuatan perhiasan dari perak. 


Alamak ... saya kalau diminta untuk mencoba melakukan sedikit saja pengerjaan itu dadah-dadah ke kamera aja deh kayak tayangan variety show perhororan itu. Pengerjaan perhiasan yang butuh ketelatenan tingkat tinggi dan hanya bisa dibuat oleh orang-orang yang sudah expert di bidangnya.


Setelah desain perhiasan perak itu selesai, dilakukanlah finishingnya. Awalnya perak yang terlihat masih doff dibersihkan dengan cara direbus menggunakan air yang dicampur dengan tawas. 


lerak

Setelah cukup waktu, perhiasan itu diangkat, dikeringkan kemudian digosok menggunakan lerak supaya lebih terlihat kilaunya.

Showroom Artshop


Setela melihat pengerjaan perhiasan, kami pun diajak untuk mengunjungi showroom dari Borobudur Silver. Jika anda mengunjungi Artshop Borobudur Silver, anda tak perlu bingung mencari dimana perhiasan atau kerajinan tangan yang anda inginkan. 


Di Borobudur Silver semua barang telah dipisahkan dan ditempatkan pada etalase masing-masing perhiasan. Nyamannya lagi ada petunjuk yang terletak di dinding dimana perhiasan yang anda inginkan di tempatkan.



Saya yang biasanya cuek sama perhiasan aja bisa ijo nih mata ngeliat perhiasan-perhiasan cantik yang berjejer. Seperti memberi kode untuk dibawa pulang. Dan saya pun terpesona dengan miniatur-miniatur candi, kereta kencana, dan masih banyak lagi di sana.


Borobudur Silver tak hanya menyediakan kerajinan dari perak saja. Bagi pecinta kartu pos tersedia banyak pilihan di sana.


Penghargaan yang diraih Borobudur Silver 

Kualitas Borobudur Silver tak perlu diragukan lagi. Berbagai penghargaan telah diraih. Di tahun 2002 – 2005 Borobudur Silver meraih Grand Award Jewellery IGDS dan IGDS Award. Tahun 2005 – 2006 mendapatkan penghargaan Best Desain  dari Dewan Kerajinan Nasional, Merit Award Top 10 Jewellery Hongkong, Best Contemporary Jewellery Indonesia. Di tahun 2007 ada tiga penghargaan yang diraih yaitu Gold Award IGDS, Live Broadcast with Jupiter TV-Tokyo, Achieving ISO 9001-2000. Di tahun 2008 Best Special Craftmenship Indonesia At The Palace didapatkan dan di tahun 2010 mendapatkan SNI Label.

Sejarah Borobudur Silver

Borobudur Silver awalnya berdiri di Yogyakarta sejak 1989. Artshop yang beralamat di Jalan Menteri Supeno 41 Yogyakarta tersebut menyediakan kerajinan tangan yang berkualitas tinggi dengan arga yang kompetitif turis pasar lokal maupun manca negara.

Karena perkembangan wisata yang berkembang cukup pesat, Ibu Selly, pemilik Borobudur Silver pun membuka jaringan di area yang dekat dengan destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi oleh turis lokal maupun manca negara yaitu Candi Borobudur.


Seiring dengan permintaan mitra kerja Borobudur Silver pun menyiapkan artshop yang representatif dengan tempat  parkir yang bisa menampung kunjungan dari grup besar. Bukan hanya itu saja, namun perkembangan desain perhiasan yang menarik serta kekinian turut memberikan andil akan perkembangan Borobudur Silver.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar ya? Terima kasih