Mewujudkan Ide Kreatif Tak Hanya Sekadar Mimpi - Jurnal Hati

Kamis, 16 November 2017

Mewujudkan Ide Kreatif Tak Hanya Sekadar Mimpi



Saya dan Kakak hobi banget berkhayal. Suka banget bikin drama satu atau dua babak. Senangnya ngobrol sama remaja begini adalah ide-ide yang keluar meski sering halu tapi bener-bener di luar dugaan. Imaginasi liar namun kreatif. Sering ngetawain, tapi juga merenung. Iya ya, andai saja kehaluan Kakak itu bisa terealisasi.

Contohnya aja gini. Banyak teman Kakak yang mengeluh sulitnya curhat dengan orang tua. Mulai karena orang tua yang nggak asik, orang tua yang otoriter, sampai orang tua yang nggak punya waktu untuk putra putrinya karena kesibukan yang menggunung.  Otomatis pelarian teman-temannya adalah bermain gadget. Karena menurut remaja-remaja ini gadget lebih asyique dibandingin orang tua. Segala aplikasi yang sudah terpasang di gadget lebih bersifat hiburan.

“Ada nggak ya, Nda, aplikasi di ponsel bisa nggantiin peran orang tua yang sibuk atau nggak asik?”

Nah ...loh ... Bingung kan?


Sebagai orang tua tentu saja ini adalah sebuah tamparan keras. Bagaimana mungkin remaja berandai-andai menggantikan peran orang tua dengan gadget? Ini mirip dengan menginginkan robot menjadi tenaga kerja yang tak bisa beristirahat bukan?

Sejenak saya menarik napas sebelum bertanya. Rasanya nge-jleb ketika ada ide liar yang tentu saja saya tentang habis-habisan jika hendak direalisasikan. Sebagai orang tua nggak rela dong, kehangatan dan cinta orang tua digantikan oleh aplikasi.

“Emang aplikasinya kayak apa sih sampai bisa mengganti peran orang tua?” tanya saya.

Ia pun menggambar khayalannya.

“ Yang asyik dong. Jadi ntar di aplikasinya ada pilihan mau ngobrol sama ayahnya atau ibunya. Terus ada pilihan temanya. Misalnya mau ngobrolin tentang olah raga, makanan, cita-cita, traveling, ya paling enggak yang sering kita obrolin gitu deh Nda. Kayak gini lho,” katanya sambil menunjukkan rancangan aplikasi khayalannya.



Diam-diam saya mengelus dada.

“Emang Kakak kepengen di ponsel ada aplikasi kayak gitu?”

“Lha kan ini ceritanya berkhayal to, Nda? Kalau aku sih ngapain pegang ponsel kalau pake aplikasi kayak gitu? Nggak bisa dipeluk-peluk, nggak bisa dimintain uang saku, nggak bisa ketawa bareng,” katanya sambil meluk saya erat-erat.

Ampun deh ... Kalau saya mah, jangan sampai ada yang punya pikiran kayak gitu lantas bikin aplikasinya. Tetapi bikin saya merenung. Seandainya benar ada anak yang pinter banget teknologi informasi namun ruh nya kering karena tak ada peran orang tua dalam hidupnya. Lantas ia membuat aplikasi yang saya obrolin sama Kakak begini gimana?

Peran orang tua bagaimana pun jangan digantikan oleh apapun. Makanya sebagai orang tua saya belajar terus biar bisa nemenin anak, biar dianggap asyik sama anak sehingga nggak ada yang bisa nggantiin saya dalam hidup mereka.

Manusia kreatif selalu punya ide-ide unik yang kadang menguap begitu saja. Sayang banget kalau kreativitas tersebut hanya mandeg di gagasan. Sebuah ide jika tidak diwujudkan akhirnya hanya menjadi mimpi semata. Padahal kita sebagai manusia diwajibkan oleh Tuhan untuk selalu berusaha.

Mewujudkan ide kreatif dengan mengikuti  IWIC 11


Saat ini mau tua maupun muda nggak bisa lepas dengan apa yang dinamakan ponsel pintar. Informasi dan kebutuhan aplikasi bisa didapatkan melalui ponsel pintar ini. Ponsel pintar menjadi barang wajib yang harus dimiliki oleh semua orang. Tentu saja dengan semakin berkembangnya teknologi maka kebutuhan terhadap informasi dan aplikasi pun semakin bertambah.


Nah ... bagi teman-teman yang punya ide kreatif yang berkaitan dengan teknologi informasi, ada event keren nih. Indosat Ooredoo kembali mengadakan program IWIC 11. Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest ini merupakan lomba ide aplikasi mobile (mobile apps) Tujuan diadakannya IWIC 11 ini adalah untuk memotivasi masarakat Indonesia supaya tak hanya menjadi pengguana saja, namun juga menjadi inisiator, ideator dan pencipta aplikasi mobile. IWIC memberikan kesempatan untuk menciptakan aplikasi mobile yang bisa digunakan banyak orang, mampu menyelesaikan masalah sehari-hari, meningkatkan dan memperkaya kualitas hidup masyarakat bahkan bisa bersaing dengan produk digital di dunia global saat ini.

Kategori apa saya yang ada di IWIC 11?




Ide aplikasi di kompetisi IWIC 11 bisa diperuntukkan semua kalangan. Siapapun boleh ikutan. Mau anak-anak, remaja, masih pemula banget dibidang teknologi informasi, ataupun yang sudah profesional sekalipun. Mau laki-laki, perempuan, masih gadis ataupun sudah ibu-ibu pun boleh mengikuti IWIC 11 ini. Ide aplikasi pun luas banget. Bisa ide yang dijadikan hiburan doang, semacam games atau tontonan, ataupun yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari misalnya masak memasak. Boleh juga tentang media sosial yang bisa digunakan oleh segala macam usia, bahkan ide aplikasi untuk kebutuhan khusus sekalipun.

Kenapa sih harus ikut IWIC 11?


Tahu nggak sih,  IWIC 2017 ini sudah yang ke sebelas kalinya? IWIC merupakan program tahunan yang diadakan oleh Indosat Ooredoo sejak 2006. Nah ... sejak 2016 kompetisi ini sudah bertaraf internasional lho! Nah ... tunggu apa lagi? 


Jajal deh kemampuan teman-teman yang punya ide brilian untuk bikin aplikasi yang keren. Kalau ikutan, teman-teman bisa mendapatkan kesempatan ide dan aplikasi yang dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, teman-teman juga punya kesempatan untuk mendapatkan bimbingan dari ahlinya untuk mengembangkan ide aplikasi. Teman-teman juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi berbagai perusahaan dalam pengembangan ide dan aplikasi. Dan yang paling menggiurkan kalau menurut saya adalah kesempatan untuk bertemu investor untuk melanjutkan pengembangan ide aplikasi ini. Wow banget kan?

Ratusan juta telah menanti teman-teman sebagai penghargaan untuk ide aplikasi terbaik dalam kompetisi ini. Deadline nya sebentar lagi loh. Buat teman-teman yang berminat segera deh daftarin diri. Untuk mendapatkan info yang lebih lengkap dan jelas klik di sini yak?

11 komentar:

  1. Waaah menarik aku tak ngayal sik 😁😁

    BalasHapus
  2. Nah yang ngayal itu aku gak bisa nulisnya mbak 😀

    BalasHapus
  3. wah menarik ya kl bisa mengantarkan ide aplikasi mobile yg ramah anak.

    BalasHapus
  4. Sayang DL hari ini..gabisa ikutan deh..belom nemu idee...

    BalasHapus
  5. Aku juga ada bikin startup macem giniii. Tp sayangnya udah dilombaim ke yg lain heheu :(((

    BalasHapus
  6. Aku lagi mikir buat bikin aplikasi apaaa gitu, hihi

    BalasHapus
  7. Idenya kakak keren..

    Aku jd tertohok nih, anak masih kecil aja sering kalah krn sibuk ��

    BalasHapus
  8. betul ya ide bsia muncul kalau suka berkhayal sepertinya

    BalasHapus

Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar ya? Terima kasih