Selasa, 11 Juli 2017

Uri-cran, solusi mudah mengatasi anyang-anyangan


Assalamualaikum Temans,
Sepuluh tahun lalu, saya pernah terkena infeksi saluran kemih. Beuh ... Jangan ditanya rasanya. Yang dominan saya rasakan saat itu adalah rasa sakit di pinggang kiri sampai tembus ke depan dan keinginan untuk buang air kecil dan terus menerus. Sebenarnya saya termasuk orang yang bisa tahan terhadap rasa sakit. Namun saat itu saya sampai menangis, nggak kuat menahan rasa sakitnya.

Saat itu saya kira kena infeksi lambung. Saking sakitnya saya sampai nggak bisa bedain dominan sakit di pinggang atau di lambung. Rasanya nyiksa banget. Wakti itu saya coba untuk mengkonsunsi obat yang dijual bebas untuk infeksi lambung. Tentu saja hal itu tak menolong.

Barulah ketika saya ke dokter dan diperiksa semua gejalanya, dokter mendiagnosa bahwa saya terkena infeksi saluran kemih. Dengan penanganan yang tepat, alhamdulillah sembuh dan mencoba saran dokter untuk banyak minum air putih dan tidak menahan keinginan untuk BAK.


Sebenarnya, infeksi saluran kemih itu bisa dihindari. Sebelum rasa sakit di pinggang itu menyerang, ada gejala-gejala yang bisa kita rasakan. Salah satunya adalah anyang-anyangan. Anyang-anyangan biasanya ditandai dengan :
  1. Hasrat Buang Air Kecil yang berlebih
  2. Buang air kecil dengan volume sedikit
  3. Urine berbau menyengat dan warna lebih pekat
  4. Nyeri pada panggul
  5. Terkadang ada rasa perih saat Buang Air Kecil
  6. Stamina tidak fit dan kurang sehat
  7. Kadang disertai dengan demam

Jika tanda-tanda itu dirasakan untuk menghindari resiko tersebut ada beberapa hal yang bisa anda lakukan yaitu :
  1. Konsumsi air putih yang cukup untuk melancarkan pembuangan urin dan bakteri
  2. Hindari minum minuman ringan yang mengandung jeruk, alkohol serta kafein.
  3. Segera buang air kecil setelah berhubungan seksual
  4. Setelah BAB atau BAK membasuh kemaluan dari depan ke belakang untuk menghindari penyebaran bakteri dari anus ke vagina melalui saluran kemih.
  5. Hindari menggunakan produk kewanitaan untuk mengurangi iritasi

Jadi inget nih, cerita seorang sahabat yang aktif dengan berbagai kegiatannya. Karena sering meeting dengan klien ber jam-jam, ia sering menunda keinginan untuk BAK nya dengan alasan nanggung atau lagi serius-seriusnya. Setiap meeting, ia selalu mengkonsumsi minuman mengandung kafein karena malemnya ia melek bikin bahan untuk presentasi. Udah gitu dia jarang mengkonsumsi air putih lagi. Berbagai rasa nggak nyaman nggak dihiraukan. Setelah ngerasa makin perih saat BAK dan keinginan untuk BAK kok makin bertambah namun volume yang dikeluarkan nggak sebanding dengan hasratnya itu barulah ia  mencoba mencari solusi. Ia direkomendasikan oleh salah satu kliennya untuk mengkonsumsi salah satu produk dari Combiphar.



Produk tersebut mengandung ekstrak Cranberry yang didalamnya memiliki antioksidan  yang disebut Proantocyanidin dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi ini. Selain itu, antioksidan ini memiliki sifat anti adhesi yang membuat bakteri E-coli  tidak menempel pada saluran kemih sehingga mencegah penularan infeksi melalui penyebaran bakteri. Dan produk keren itu bernama Prive uri-cran Plus. Produk ini mudah didapatkan kok. Kata temen saya sih kemarin belinya di apotek guardian.


Lega deh, seandainya satu hari  ngalamin gejala kayak temen saya tadi. Sudah ada solusi alami meski nggak minta sakit juga. Namanya manusia kan ingin sehat ya? Tapi apa salahnya kalau hal buruk terjadi dan kita sudah menyiapkan solusinya? 

1 komentar:

  1. Ayang-ayangan emg ga enak banget dan sangat menyiksa.. tapi syukurlah sekarang ada Uricran. Minum Uricran bener-bener solusi cepat mengatasi ayang-ayangan :)

    BalasHapus

Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar ya? Terima kasih