Minggu, 21 Mei 2017

Tren Millenial untuk JNE : I Love Monday


Dulu, saat saya masih kuliah saya suka melihat perempuan-perempuan yang bekerja di perbankan. Perempuan-perempuan gesit itu bekerja dengan cekatan meski berada dalam balutan pakaian resmi. Blazer yang sesuai dengan corporate colour tampak begitu menyenangkan dipandang.

Saat memasuki dunia bekerja, saya pun diwajibkan memakai pakaian resmi pula karena pekerjaan saya sebagai account executive di perusahaan media cetak perwakilan Semarang. Tentu dong, blazer pun menjadi andalan saya. Bertemu dengan orang-orang yang notabene sebagai pengambil kebijakan membuat saya tak bisa sesuka saya memakai pakaian yang berwarna warni. Padahal saya suka banget sama warna-warna yang cheerfull. Apalagi saat itu dianjurkan menggunakan warna-warna yang elegan sehingga saya pun harus rela meninggalkan warna-warna favorit.


Saat itu saya berasa tua banget dengan warna-warna abu-abu, coklat, dan hitam. Merasa bukan diri saya yang sebenarnya. Saya harus menjaga image perusahaan. Apalagi saat berada di perwakilan, tugas saya tak hanya sebagai pemburu iklan, namun juga menjalin relasi dengan stake holder perusahaan seperti perhotelan, dan media lainnya. Saat itu saya merasa dalam balutan pakaian resmi bukan diri saya yang sebenarnya.  

Sekarang, saya tak perlu lagi memakai blazer saat bekerja. Sesuka-suka saya memakai baju warna warni. Mau yang gonjreng dan menyolok mata pun saya berani. Nyaman banget rasanya memakai baju yang sesuai dengan karakter pribadi saya yang ceria.

Berpakaian sesuai karakter memang membuat nyaman pemakainya. Hal itu ternyata diterapkan oleh JNE sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian, logistik dan pengiriman kilat. Dengan program “I Love Monday” JNE menerapkan casual dress code bagi karyawan back office untuk memberikan semangat baru dalam beraktivitas.



Tentang hal ini Presiden Direktur JNE M. Feriadi mengatakan, “Mulai bulan April 2017, setiap hari Senin karyawan back office bebas mengenakan pakaian casual dan mengekspresikan karakter diri masing-masing dalam penampilannya, tentunya tetap dalam etika maupun norma perusahaan. Hal ini menjadi langkah sederhana namun efektif dalam menambah keceriaan suasana kantor dan kenyamanan dalam aktifitas bekerja, terutama di hari Senin. Saat ini diawali dengan penerapan bagi karyawan di kantor pusat, selanjutnya casual dress code setiap hari Senin akan dijalankan juga oleh karyawan back office JNE di seluruh Indonesia”.

Hal ini tentu saja disambut positif oleh karyawan JNE yang rata-rata berusia di antara 20 sampai 40 tahun. Mereka termasuk kategori Generasi Millenial. Perubahan JNE yang telah 26 tahun fokus di bidang pendistribusian barang ini menjadi satu hal yang tentu saja menyenangkan.
Bukan hanya program I love Monday saja yang di terapkan. Tren millennial pun ternyata turut mengubah kebiasaan dalam aktivitas pengiriman paket. 5 sampai 10 tahun yang lalu, pengiriman JNE didominasi oleh pengiriman paket pribadi. Saat ini aktivitas pengiriman paket telah mengikuti perkembangan e-commerce.

Oleh karena itu JNE pun berinovasi dalam pengembangan jasa layanan maupun program serta acara untuk lebih mempertahankan kepercayaan yang memang sudah tinggi dari konsumen.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman ekspres dan logistik, partisipasi JNE tak hanya berkaitan dengan hal-hal yang terkait dengan perekonomian saja. Perkembangan teknologi telah membuka peluang bagi setiap generasi untuk melakukan aktivitas pengiriman paket yang semakin mudah dengan adanya internet. Dalam hal ini  JNE pun telah mempunyai peran di bidang lain seperti olahraga, pendidikan, sosial, budaya, dan sebagainya.

Perubahan dan perkembangan saat ini memang menuntut kreativitas dan inovasi dalam berkarya. Jika sebuah perusahaan memlilih untuk bertahan dengan budaya dan karya yang statis, maka ketertinggalan akan semakin nyata di depan mata. Padahal inovasi dan pengembangan kreativitas tak hanya dilakukan untuk hal-hal yang besar saja. Hal-hal kecil seperti menciptakan suasana lingkungan yang nyaman dan ceria sudah cukup membuat perubahan besar dalam diri masing-masing karyawan.

Antusiasme karyawan sangat tinggi dalam program “I Love Monday” di JNE. Karyawan di cabang pun meminta pemberlakukan casual dress code setiap hari Senin di seluruh Indonesia. Beberapa orang karyawan sampai membeli baju baru supaya dalam mengekspresikan karakter personal makin maksimal dalam penampilannya di awal pekan. Ketika kepercayaan diri bertambah ternyata akan menstimulasi kreativitas yang berdampak pada peningkatan produktivitas dan performa berkinerja. 

Always do the best, ya JNE.






6 komentar:

  1. Sebenarnya enakan pakai seragam, gak bingung mau pakai baju apa esok. Tapi kalo 6 hari kerja seeagaman bakal bosen jugak. Hahahaa

    BalasHapus
  2. semoga makin oke pelayanannya. Apalagi ramadhan dan hari raya gini, musim belanja on line

    BalasHapus
  3. keren inovasinya, semoga bikin semangat bekerja sehingga meningkatkan kinerja dan pelayanan makin oke..

    BalasHapus
  4. Iya seragam mah enak, gak usah mikir besok pake baju apa, kalau kaya kantorku gak seragam jadi boros baju, i love monday berarti money day, artinya harus giat bekerja biar dapet uang ya kan 😊

    BalasHapus
  5. JNE mengerti lah kebutuhan karyawannya yg pengen poto2 OOTD an pakai casual dress 😁😁

    BalasHapus

Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar ya? Terima kasih