Sabtu, 27 Mei 2017

BS Resto, pilihan jamuan kuliner di Kabupaten Magelang


Sumpah!
Saya nggak tahu kalau ternyata ada tempat yang keren untuk menjamu tamu di dekat rumah. Selama ini saya selalu mengajak teman atau kerabat ke Jogja atau ke Magelang jika saya hendak mengajak mereka makan ke tempat yang nggak Cuma memanjakan perut namun juga memanjakan mata. Ternyata, hanya sepelemparan batu (batu raksasa) aja tu tempat yang bisa bikin kita betah berlama-lama di sana.

Tempat ini berada di Jalan Mayor Kusen km 2,4 Pabelan Mungkid, hanya sekitar dua kilometer  dari pertigaan Palbapang, salah satu jalur ke arah Candi Mendut dan Candi Borobudur. Tempat ini mungkin sudah lebih dari seribu kali saya lewati. Bagaimana tidak, jalur ini adalah jalur mondar mandir saya menuju keluarga besar dari kakek dan nenek saya. Bahkan sekedar mengunjungi peninggalan orang tua saya pun saya biasa melewati jalur ini. Benar-benar bikin tepok jidat.
Dan akhirnya saya pun punya kesempatan untuk mengunjungi tempat ini. Untuk yang pertama kali! Setiap kali lewat ngelirik sambil ngebatin, oh ... resto. Gitu doang. Nggak kepikir apa istimewanya tempat ini.


Saya datang ketika suasana resto masih sepi. Mas satpam dengan ramah menunjukkan tempat acara gathering blogger akan dilakukan. Dari luar, saya masih berpikir seperti resto yang banyak bertebaran di kawasan Jalan Mayor Kusen dengan bangunan model limasan. Namun ketika masuk ke dalam bangunan, saya langsung merasa wow meski hanya selintas pandang. Sovenir khas tertata manis di ruangan itu. Setelah mengisi daftar hadir saya pun diantar naik ke lantai atas oleh resepsionis.

Cantik dan unik. Balcony dengan plafon kain tenda dengan lampu-lampu yang redup membuat sore itu terasa romantis.  Meja dan kursi terbuat dari kayu solid serta lengkungan seperti samurai pada kursinya membuat saya betah untuk memandang pemandangan di luar sana. Jika saya menghadap ke barat, saya melihat pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro. Di sebelah selatan, saya menikmati pegunungan menoreh yang terbentuk seperti The Sleeping Buddha. Sayang, saya terlalu menikmati tempat ini sehingga tak mengambil kecantikan balcony saat berada di dalam.


Nuansa Jawa sangat terasa di BS Resto. Keramahan Mbak Eli dan Mas Tohar menjadi salah satu ciri khas orang Jawa yang ‘mrajani’ tamu—tamunya.




BS Resto juga mempunyai fasilitas gazebo yang biasanya dinikmati oleh keluarga yang ingin bersantai sambil memancing ikan. Jembatan yang terhubung ke Gazebo bisa menjadi salah satu 'photo booth' yang menarik di tempat ini. 


Tentang BS Resto

3 Maret 2009 menjadi tanggal yang bersejarah untuk BS resto karena waktu itulah restoran yang tak jauh dari Candi Mendut itu berdiri. Di atas lahan seluas 500 meter ini berdiri lima bangunan yang eksotis. Dua buah bangunan limasan kembar yang menjadi pintu masuk restoran, Area Garden, serta area Gazebo menjadi pilihan bagi kita jika ingin berkunjung dan menikmati sajian dari BS resto.  Jangan lupa jika berkunjung ke BS resto, jangan lewatkan mencuci tangan di wastafel yang terbuat dari kayu jati. Wastafel ini dinamakan wastafel Flinston, karena terbuat dari kayu utuh tanpa sambungan. Unik kan?

Varian menu di BS Resto.

Jangan khawatir dengan menu yang ditawarkan di BS Resto. Meski pengunjung BS Resto ini sebagian adalah turis mancanegara, namun masakan itu tetap lezat di lidah pecinta masakan nusantara.  Anda bisa menikmati Gurameh Dancing, Fried Prawn with butter sauce, Borobudur Tangy soup yang penyajiannya menggunakan bambu higienis untuk lebih memperkuat kesan tradisionalnya. Selain menu unggulan tersebut, BS resto juga menyediakan menu reguler yang biasanya dinikmati oleh tamu dari biro travel. 

Saat berada di BS Resto, saya dan teman-teman blogger dijamu berbagai masakan jawa yang endes surendes. 








Bagaimana menurut anda? Menggoda bukan?

Anda bisa memesan dulu untuk set menu atau buffet menu. Dengan Rp.40.000/orang  sudah bisa menikmati keindahan dan kelezatan dari BS Resto. Jangan lupa untuk reservasi lebih dulu ya di 0293 – 789325. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar ya? Terima kasih