Senin, 24 Oktober 2016

Sisi Lain Seorang Selebritis


Assalamualaikum temans,

Alhamdulillah, saya sudah merasa lebih lega ketika tanggungan PR mulai selesai pelan-pelan. Meski pake baper dan drama sedikit, setidaknya naskah yang saya kerjakan bersama beberapa teman sudah membuat saya sedikit merdeka. 

Jadi, hari ini pengen menulis sesuatu yang ringan aja. Postingan saya kali ini latepost yang amat sangat. Sudah agak basi. Tapi saya pengen ngobrolin sisi lain dari sebuah keglamoran.

Tanggal 16 Oktober 2016 yang lalu, saya ikutan acara Lunch With Dude Harlino, Sharing & innovating. Sebuah cerita success story dari Dude Harlino yang sekarang membuka usaha kuliner di Jogja bersama partnernya. Kesan pertama saya, dia orang yang ramah. Saat bertemu dengan suami, ia mengulurkan tangan untuk bersalaman terlebih dulu.

Ia bercerita tentang karirnya sebagai pemain sinetron dan juga sebagai pebisnis. Cukup menarik. Ia pintar memilih diksi dalam berbicara. Ada interaksi juga dengan peserta acara. Dan bagi saya, satu jam tak terasa lama. Mungkin karena ‘vitamin A’ nya itu ya? J


Buat saya, ada hikmah dalam setiap perkataannya. Dalam setiap usaha selalu ada ikhtiar yang tak terputus.  Dan di setiap perjalanan kehidupan anak manusia, tak pernah lepas dari kata ridho, restu, dan doa dari orang tua.

Saya menggarisbawahi tentang sebuah bakti anak kepada orang tua. Seorang Dude, adalah laki-laki yang sangat patuh pada orang tuanya. Ia tak ingin melawan orang tuanya. Meski apa yang dikehendaki orang tuanya tak sesuai dengan apa yang ia inginkan, ia tetap mendahulukan .
Saat ia kuliah, ia sudah tahu bahwa passionnya ada di dunia panggung. Ketika orang tua menginginkan ia lulus kuliah terlebih dahulu, ia pun memberikan nilai yang baik untuk orang tuanya. Ketika ia ijin untuk menekuni dunia akting dan orang tuanya berkeberatan, ia pun bekerja sebagai karyawan kantor maupun bank. Ia tak pernah memangsa orang tuanya memberi ijin, meski keinginannya untuk bekerja  di dunia seni peran semakin menguat.

Ketika ia merasa sudah cukup sebagai pekerja kantoran, ia pun kembali meminta restu orang tua. Saat orang tua meridhoi, barulah pelan-pelan ia mencoba masuk ke dunia yang ia inginkan. Meski tak mudah. Meski bukan hal yang ringan ia pun banyak mengikuti audisi. Setelah satu tahun berusaha akhirnya pelan-pelan apa yang ia inginkan terwujud. Sampai ia mendapatkan jodoh dari lingkungan yang sama.

Allah memberikan hak manusia tepat dalam waktunya. Hidup ini tak pernah lepas dari takdir yang telah diukir Allah untuk kita sebagai manusia. Quote bagus yang dikatakan oleh Dude Harlino. Saya pun makin respek terhadap abang kinclong yang satu ini. Dibalik semua kesuksesannya. Ia tak pernah melupakan hadirnya Yang Maha Kuasa dalam setiap kehidupannya.

Dan sebagai penutup acara, photo session takkan terlupa. Saya pun tak pernah melupakan suami saya bisa senorak itu. Ia bolak balik minta difotoin sama si Dude karena menurut Pak Suami foto sebelumnya kurang bagus, kabur, atau mata Dude nggak ngeliat ke kamera.
Haduuuuhhh .... *tepok jidat

12 komentar:

  1. Saya setuju sekali : di balik kesuksesan seorang anak, ada doa dan ridho orang tua.
    Terima kasih sharingnya Mbak Irfa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mb Ira sudah berkunjung dan menjejak ya

      Hapus
  2. Aku selalu sukaaa liat poto2 Dude sama alyssa, kaya adeeem gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mi, si Icha kalem gitu ya? Koyo aku :P

      Hapus
  3. Ahahahha...bapak2 ada jg yg ngefans sama dude ternyata

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal waktu diminta anterin aja dibilang mending ke angkringan drpd ikutan. Begitu disalamin si Dude, udah mirip sama ibu-ibu penggila sinetron hahha ... Nuwun mbakMun, sudah menjejak

      Hapus
  4. ngademin postingannya Mba. Dan si bapak ternyata ngefans juga sama Dude, wkkwkwkw.
    Semoga terus menjadi figur yang baik untuk masyarakat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Dan biarlah si bapak ngefans si Dude daripada ngefans sama awkarin :D
      Makasih udah berkunjung yaa

      Hapus

  5. Wah..ada dude, smg semakin shalih dan menjadi inspirasi buat banyak orang dalam kebaikan..Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Makasih udah berkunjung ya mbak

      Hapus
  6. Sangat inspiratif ya mbak :)
    Makin ke sini tambah alim, salut deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa ... kinclong segalanya deh. Makasih ya mbak, udah menjejak :)

      Hapus

Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar ya? Terima kasih