Kamis, 17 Maret 2016

Cara Mengenali Keaslian Onderdil Motor

Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang sangat mudah digunakan. Selain praktis dan dapat membawa kita menuju tujuan, sepeda motor menjadi kendaraan yang digemari di masyarakat karena lebih bersifat pribadi tanpa harus berbagi dengan orang lain seperti di angkutan umum. Maka tak heran perawatan motor  yang maksimal dilakukan oleh pemilik kendaraan roda dua ini agar awet dan enak dipakai. Setiap bulan biasanya pemilik akan melakukan servis pada kendaraannya. Selain itu juga mengganti oli apabila kilometer di speedometer telah menunjukkan angka tertentu serta melakukan perawatan lainnya di bengkel. Namun apabila tidak melakukan perawatan dengan baik, biasanya sepeda motor akan cepat rusak pada bagian tertentu dan harus mengganti onderdil motor tersebut.


Memang harga onderdil asli pasti akan sangat mahal dibanding dengan yang tidak original. Akan tetapi banyak pengguna motor yang tidak peduli. Berpikir bahwa asalkan motor bisa digunakan dan tidak macet tanpa memikirkan dampak ke depannya. Mahalnya harga onderdil yang menjadi salah satu alasan mengapa pemilik motor tidak peduli akan kerusakan yang akan ditimbulkan nanti apabila menggunakan sparepart seadanya.

Mahalnya harga sparepart asli inilah yang digunakan bagi sekelompok orang untuk melakukan manipulasi terhadap onderdil motor yang tidak original atau asli untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Untuk itu pembeli atau pemilik motor harus jeli dalam membeli sparepart motor. Meskipun di bengkel besar sekalipun. Usahakan untuk selalu melakukan pengecekan agar tidak tertipu. Apabila mengganti onderdil di bengkel mintalah untuk menunjukkan barang tersebut kepada anda terlebih dahulu, karena tak jarang para montir juga melakukan kecurangan.

Untuk itu, sebagai pembeli sudah seharusnya kita pintar dalam memilih sparepart. Berikut adalah caramelihat keaslian onderdil  yang anda beli:

  1. Sparpart asli selalu menggunakan kardus, lalu onderdil di bungkus dengan plastik lagi di dalam kardus, sedangkan onderdil palsu hanya menggunakan bungkus plastik.
  2. Lihat pada label depan jumlah dan jenis sparepart di pisah. Sedangkan yang palsu penulisannya disambung.
  3. Terdapat kode jual sesuai dengan tahun sepeda motor tersebut dikeluarkan.
  4. Tulisan “diedarkan oleh” diapit oleh keterangan sparepart dengan pengedar sparepartnya, sedangkan untuk yang palsu tidak diapit, tapi berada di sebelah pengedar sparepart.
Kecurangan-kecurangan seperti ini sering kali terjadi. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan yang besar dengan modal yang kecil. Semua tergantung dari pengertian dan pemahaman konsumen sejauh mana mengerti tentang membedakan onderdil motor yang asli dan yang palsu. Namun tidak perlu pesimis, masih banyak juga penjual yang jujur dan menjual barang sesuai dengan apa yang dikatakan. Apabila asli berkata asli, namun jika palsu akan berkata tembakan. Semoga bermanfaat untuk Anda yang ingin membeli onderdil!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar ya? Terima kasih